Singapura – 22 Desember 2013: Air mancur Merlion menyala di malam hari di Singapura.
Jakarta, Juli, Liputan Nusantara (LN), Negara Singapura didirikan oleh Sir Stamford Raffles sebagaimana disebutkan dalam buku Nusantara Sejarah Indonesia karya Bernard Hubertus Maria Vlekke. Raffles pernah menjadi Gubernur Jenderal untuk Hindia Belanda yang kini dikenal sebagai Indonesia.
Dilansir dari Britannica Encyclopedia, Singapura mulanya dihuni oleh banyak nelayan serta bajak laut. Di mana berfungsi sebagai pos terdepan untuk Kerajaan Sriwijaya.

Berdasarkan prasasti Jawa dan catatan Cina yang berasal dari abad ke-14, nama Pulau Singapura disebut sebagai Tumasik atau Temasek. Kata tersebut berasal dari bahasa Jawa “tasek” yang artinya laut.
Mengenal Prinsip Pemerintahan Thomas Stamford Raffles di Indonesia
Kala itu, seorang penguasa Kerajaan Chola India Selatan, Rajendra Chola 1, menyerang pulau tersebut di tahun 1025. Kemudian, pada 1068 Kerajaan Chola melakukan serangan kedua kalinya.


Penyematan Rompi KRIS oleh bapak Adharta (baju batik) kepada Bapak Dahlan Iskan ex Menteri BUMN (kiri) sebagai simbol dukungan dalam Program Stunting

Rajendra menamai kota tersebut sebagai Singapura yang berarti Kota Singa. Adapun menurut sejarah Melayu, Singapura didirikan oleh Sri Tri Buana. Beliau merupakan seorang pangeran Sriwijaya yang dikatakan salah mengira harimau sebagai singa. Oleh karenanya, muncullah penamaan Singapura.
Kemudian di tahun 1275, Raja Kertanegara sebagai penguasa Kerajaan Singasari kemungkinan menyerang Temasek ketika menyerbu Pahang di Pantai Timur Semenanjung.
Dalam puisi apik Jawa Nagarakrtagama yang ditulis 1365, dikatakan jika Temasek merupakan salah satu penaklukan Kerajaan Jawa di Majapahit.
Sayangnya, pada abad ke-14 Temasek mengalami kerusakan dan digantikan oleh Malaka.
Sir Thomas Stamford Raffles yang berasal dari Perusahaan Hindia Timur Britania (British East India Company) tiba di Singapura pada Januari 1819. Saat itu, Raffles menjumpai perkampungan kecil yang berada di muara sungai Singapura.
Singapura berubah menjadi wilayah yang berkembang pesat di bawah pemerintahan Kolonial Inggris. Bahkan, mereka membangun pelabuhan yang sangat strategis.
Dahulu, sebelum kedatangan Inggris, negara Eropa yang telah tiba di Singapura adalah Portugis dan Belanda. Bahkan, belanda sempat memonopoli perdagangan rempah-rempah.
Singapura sebagai wilayah kekuasaan Inggris dikukuhkan lewat perjanjian Inggris dan Belanda pada tahun 1824.
Perjanjian itu membagi Kepulauan Melayu menjadi dua kawasan, yakni utara yang terdiri dari Pulau Pinang, malaka dan Singapura menjadi wilayah Inggris. Sementara itu, kawasan sebelah selatan berada di bawah kekuasaan Belanda.
Buat orang Amerika hari ini adalah Independence dan dan di rayakan oleh semua warga Amerika baik di negarany maupun di luar Amerika termasuk Singapura
Saya mendarat di Singapura menyebrang dari Batam dengan Majestic Ferry Teringat 25 tahun lalu saya juga tiba di Singapura 4 Juli 2001 Malamnya di undang duta besar amerika untuk Singapura Mr Steven J Green. Kita banyak berdiskusi tentang Indonesia masa depan
Hari ini sempat kirim ucapan selamat ke sahabat saya Mr. Jonathan Kapla Tanggal 4 Juli 2026
Juga kita rayakan sebagai Hari Zoonosis Sedunia (World Zoonoses Day). Diperingati untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia (contohnya rabies) oleh WHO. Mengingatkan awal Pandemi Saya 4 Juli 2020, Masuk rumah sakit HUSADA untuk di rawat karena positif Covid 19 Namun di malam hari Bapak Budi Gunadi Sadikin Memindahkan saya ke RSPP Simprug di rawat khusus di bawah tim yang di pimpin Dr Fathema Djan Dan 7 dokter lengkap 28 hari di rawat dalam kondisi cukup parah Saya bersyukur bisa melewati masa kritis. Namun setelah keluar RSPP seminggu kemudian masuk lagi RS Husada. Akibat obat obat lambung saya terjadi perdarahan berat
Tiga kali kena Covid-19 Dengan segala jenis Vaksinasi masih saja kena juga Kenangan 4 Juli 2021 kita rame rame di RS Husada. Olapun merayakan Ulang Tahun Pertama 26 Juni 2021 di Rumah sakit Husada
Selama Pandemi saya sempat keluar negeri khususnya ke Singapura dan Shanghai dalam penanganan bantuan ke Negara Indonesia Melalui BNPB Badan Nasional Penanggulangan Bencana Bekerja sama dengan BUMN Seperti Pelindo 2 bapak Arief Suhartono sebagai dirut
Bapak Ririek Dirut Telkom Bapak Irfan Dirut Garuda Dan beberapa direksi BUMN lainnya.
Luar biasa bantuan penerbangan dari Shanghai Guangzhou dan beberapa kota dari China
Bersama juga Bapak Henry Lie dengan Sriwijaya Air Singapura berperan strategis dalam penanganan Covid-19 Bersama teman teman MOH dan asistensi para Dokter. Walaupun di Singapura sendiri mengalami kesulitan akibat tekanan Covid 19
Tahun 1980 saya menderita penyakit cukup aneh hampir 2 tahun saya mengalami kelumpuhan parah tidak bisa jalan tidak bisa berbuat apa apa. Beberapa Rumah Sakit dan Dokter di Indonesia belum bisa menemukan penyakit saya Singapura memiliki ke inikan sendiri
Saya di larikan ke Singapura Oleh kakak Saya Bapak Risal Ongkosaputra Dari satu dokter di pindah ke dokter lain dan mereka saling berkomunikasi akhirnya bertemu dengan Dr JA Tambyah Dan akhirnya di pastikan masuk Rumah Sakit Mount Elisabeth Orchard
Disana saya banyak berkenalan dengan tim medis dan para ahli tentang penyakit Dan penyakit saya pun bisa disembuhkan dan saya kembali normal seperti saat ini Harus di akui bagaimana Dokter disini bekerja 1980 Kita masih harus banyak belajar di Sungapura Dan saya bersyukur bisa disembuhkan di Singapura
Malam ini saya bersama anak cucu menikmati pemandangan sepanjang jalan Orchard
Manusia ramai sekali Dipenuhi anak anak Muda Generasi muda menguasai Lokasi Restauran semua penuh. Saya mau beli Yogurt harus antri lebih 50 meter Toko toko cukup rame
Mal juga rame Apakah hanya malam minggu saja saya kurang tau Paling tidak kondisi kota cukup baik Bisnis baik dan nyaman Kita melihat Singapura lebih siap menghadapi Krisis Global Walau negara kecil tentu lebih rawan karena tidak. Memiliki reaources Kuliner jadi salah satu tujuan saya Mencari makanan khas Singapura, Makanan India,Makanan Chineese Maupun makanan Melayu Singapura
Bagaimanapun aku masih suka kota yang penuh kenangan Membesarkan saya dan memberikan kesempatan saya belajar
I love you Singapura tutup Adharta (Ring-o)















