Menu

Mode Gelap
Calo Penerimaan Polri Syaratkan 1 M, Ditangkap Polda Banten* Rembug Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Ngrejo tahun 2026 Natal Bersama Polda Banten 2025, Kapolda Tekankan Semangat Pelayanan Presisi dan Dukungan Program Ketahanan Pangan* “Peluncuran Modul Pendidikan Laudatosi” Disporabudpar Kab. Tangerang Musrenbangdes Desa Tanggunggunung membahas dan Menyepakati Rancangan RKP Desa dan RKPD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2027″

Advertorial

BPBD Kota Tangerang Menggelar Rapat Pembahasan lndeks Ketahanan Daerah Dan Forum Kepengurusan Resiko Bencana

badge-check


					BPBD Kota Tangerang Menggelar Rapat Pembahasan lndeks Ketahanan Daerah Dan Forum Kepengurusan Resiko Bencana Perbesar

Liputan Nusantara, Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus berbenah dan berfokus pada respon cepat terhadap penangganan bencana banjir maupun kebakaran.

Disisi lain, BPBD Kota Tangerang menggelar rapat pembahasan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tahun 2025 sebagai langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah terhadap potensi bencana.

Kegiatan yang berlangsung di Kota Tangerang ini diikuti oleh jajaran internal BPBD serta perwakilan perangkat daerah terkait.
Pembahasan difokuskan pada evaluasi capaian IKD tahun sebelumnya, identifikasi indikator yang masih perlu ditingkatkan, serta penyusunan rencana aksi lintas sektor guna mendorong peningkatan nilai ketahanan daerah pada tahun 2025.

Dalam forum tersebut, BPBD juga menekankan pentingnya optimalisasi peran FPRB sebagai wadah kolaborasi multipihak yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat.

“Sinergi ini dinilai krusial untuk memperkuat upaya mitigasi, kesiapsiagaan, serta pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan, ” ujar
Kepala BPBD Kota Tangerang, Mahdiar S.STP, selasa (16/12/25).

Dia menyampaikan bahwa pembahasan IKD dan FPRB merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi dan berbasis data.

“Melalui penguatan IKD dan pengaktifan FPRB, kami berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki peran nyata dalam menurunkan risiko bencana dan melindungi masyarakat,” terangnya.

Hasil rapat ini diharapkan menjadi dasar penyusunan program dan kebijakan penanggulangan bencana tahun 2025, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar Kota Tangerang semakin tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Makin Mudah! Pemkot Tangerang Luncurkan Sobat Dukcapil Versi 2

8 Desember 2025 - 13:38 WIB

Posyandu Mawar Dari Kelurahan Cipondoh lndah, Cetak Sejarah Meraih Peringkat 1 Nasional Bidang Kesehatan

4 Desember 2025 - 04:39 WIB

Sugiharto: Investasi Menjadi Kunci Utama Dalam Menggerakan Ekonomi Lokal Sekaligus Membuka Lapangan Kerja Baru

2 Desember 2025 - 06:16 WIB

Pemkot Tangerang Wujudkan Kepedulian untuk Disabilitas dan Veteran di Momen Hari Pahlawan 2025

13 November 2025 - 08:22 WIB

Festival Cisadane 2025: Perayaan Kebersamaan dan Budaya di Jantung Kota Tangerang

13 November 2025 - 00:57 WIB

Trending di Advertorial