Menu

Mode Gelap
Penunjukan Ketua MUI Neglasari Tuai Polemik, Mekanisme Organisasi Dipertanyakan Cegah Penyalahgunaan Wewenang, Bapas Jakbar Tanamkan Nilai Anti Korupsi ke Seluruh Jajaran Pinda Resmi dilatik Sebagai Perangkat Desa Kresikan Bupati Humbahas Resmi Buka TMMD ke-129 Tahun 2026, Percepat Pembangunan Jalan Sijarango–Pusuk II Pemdes Pakisrejo Dukung Penuh Kegiatan Posyandu “Rancangan Acara Press Conference peluncuran Buku Prabowonomics “,

News

 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.Merupakan tema HUT Bayangkara ke 80 “) 1 JULI 2026 Di gelar di Cikeas Bogor

badge-check


					 80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.Merupakan tema HUT Bayangkara ke 80 “) 1 JULI 2026 Di gelar di Cikeas Bogor Perbesar

Dr.(cand)Iramdan M.Pd, wasekjend bid pendidikan TOT PPnk 196 lemhannas RI (Kiri)Bersama Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo saat ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (kanan ).

 

Jakarta, Juli, Liputan Nusantara (LN), Hari Bhayangkara diperingati bukan sekadar sebagai hari ulang tahun seremonial, melainkan untuk mengenang terbitnya Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946 yang menyatukan kepolisian daerah menjadi satu kesatuan nasional di bawah pemerintahan pusat. Tugas mulia Polri sejak awal kemerdekaan tetap konsisten, yakni menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih.
Mengutip rilis resmi dari situs Humas Polri, pada perayaan HUT ke-80 Bhayangkara tahun 2026 ini, tema besar yang diangkat adalah “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Esensi tema ini memuat pesan mendalam mengenai komitmen Polri dalam memperkuat profesionalisme, mengedepankan pelayanan yang humanis, serta memperkokoh kepercayaan publik (public trust) melalui tindakan nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Semarak HUT Ke-80 Bhayangkara

Anggota Polri dari Korps Brimob melakukan atraksi terjun payung pada peringatan
HUT Ke-80

Panglima TNI Hadiri Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara, Perkuat Sinergi TNI-Polri.

Dr.(cand) Iramdan, M.Pd, Sahabat lama penulis di Pasca Sarjana UNINDRA , yang menjadi wakil sekjen bidang Pendidikan TOT PPnk 1096 Lemhannas RI yang juga menjadi dosen devinitif Universitas Indra Prasta. Jakarta, mengatakan kepada penulis, kita akan membahas dua peristiwa penting yaitu. 1) Hari Juang Polri 21 Agustus Peristiwa: Mengenang Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945 di Surabaya.Makna: Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin, sebagai Komandan Polisi Istimewa, menyatakan bahwa kesatuan Polisi Istimewa (cikal bakal Brimob) telah menjadi bagian dari Kepolisian Republik Indonesia yang merdeka. Ini merupakan bentuk pernyataan kesetiaan Polisi terhadap NKRI. Hari Juang Polri diperingati setiap tanggal 21 Agustus. Peringatan ini ditetapkan untuk mengenang peristiwa bersejarah saat Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin membacakan Proklamasi Polisi di Surabaya pada 21 Agustus 1945, yang menyatakan kesetiaan Polisi Istimewa kepada Republik Indonesia.
Mengenal Sejarah Hari Juang Polri
tanggal 17 Agustus 1945) melaksanakan sidang kedua pada tanggal 19 Agustus 1945, yang membahas tentang pembagian Provinsi, pembentukan Komite Nasional Daerah, penetapan 12 Departemen dan berdasarkan usul Oto Iskandar Dinata, menetapkan status polisi supaya segera dimasukkan ke dalam kekuasaan pemerintah Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin sebagai Komandan Polisi Istimewa Surabaya bersama dengan beberapa anggota pada tanggal 20 Agustus 1945 melaksanakan rapat untuk membahas kedudukan polisi pasca proklamasi Kemerdekaan RI. Dari hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa pada tanggal 21 Agustus 1945, polisi menyatakan sikap kesetiaannya kepada negara Republik Indonesia dengan menyusun teks Proklamasi Polisi.
Pada tanggal 21 Agustus 1945, Inspektur Polisi Kelas I Muhammad Jasin memimpin apel pagi di halaman Markas Polisi Istimewa Surabaya, dan membacakan teks Proklamasi Polisi yang diikuti oleh seluruh anggota, kemudian memberikan perintah agar melaksanakan pawai siaga untuk menunjukkan kekuatan dan kesiapan tempur menghadapi reaksi Jepang serta menempelkan pamflet Proklamasi Polisi.
Lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengesahkan Keputusan Kapolri Nomor 95/I/2024 tentang Hari Juang Polri tanggal 22 Januari 2024 dan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1325/VII/2024 tanggal 12 Agustus 2024 tentang Tata Upacara Hari Juang Polri.
(2)Ramdan melanjutkan, Peristiwa kedua kata dia ialah, Hari Bayangkara : yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, yang menandai hari lahir Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Peringatan ini lanjut dia, sekaligus merayakan momentum perjalanan, dedikasi, dan pengabdian institusi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.Pada tanggal 1 Juli, Polri melaksanakan berbagai perayaan, seperti upacara resmi dan syukuran.
Peringatan HUT Bhayangkara ini secara resmi ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 11 Tahun 1946. Anda dapat mengunjungi laman resmi Website Resmi Polri untuk membaca lebih lanjut mengenai sejarah dan komitmen pengabdian kepolisian.
sejarah pembentukan Polri?
Apa yang Dimaksud dengan Hari Bhayangkara? – Pada 1 Juli 1946, Republik Indonesia memperingati HUT ke-78 Bhayangkara. Peringatan ini ditetapkan berdasarkan Perpres Nomor 11 Jul 2026 — Tanggal satu Juli 1946 kemudian diperingati sebagai Hari Bhayangkara. diperingati setiap tanggal 1 Juli sebagai momentum untuk mengenang perjalanan, pengabdian, dan komitmen Kepolisia…Website Resmi PolriTampilkan semua Hari Bayangkara 1 Juli Tanggal satu Juli 1946 kemudian diperingati sebagai Hari Bhayangkara.
Hari Bhayangkara Ke-80 Digelar di Cikeas, Prabowo Pimpin Upacara yang Libatkan 9.000 Peserta
Tepat pada Rabu (1/7/2026) hari ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi memperingati Hari Bhayangkara yang ke-80. Momentum seabad kurang dua dekade ini menjadi ajang refleksi nasional untuk mengapresiasi dedikasi, pengorbanan, serta rekam jejak panjang korps baju cokelat dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Hari Bhayangkara sendiri diperingati bukan sekadar sebagai hari ulang tahun seremonial, melainkan untuk mengenang terbitnya Penetapan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946 yang menyatukan kepolisian daerah menjadi satu kesatuan nasional di bawah pemerintahan pusat. Tugas mulia Polri sejak awal kemerdekaan tetap konsisten, yakni menegakkan hukum, serta melindungi, mengayomi, dan melayani seluruh lapisan masyarakat tanpa tebang pilih.
Mengutip rilis resmi dari situs Humas Polri, pada perayaan HUT ke-80 Bhayangkara tahun 2026 ini, tema besar yang diangkat adalah “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”. Esensi tema ini memuat pesan mendalam mengenai komitmen Polri dalam memperkuat profesionalisme, mengedepankan pelayanan yang humanis, serta memperkokoh kepercayaan publik (public trust) melalui tindakan nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.(Ring-o )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Rancangan Acara Press Conference peluncuran Buku Prabowonomics “,

15 Juli 2026 - 13:58 WIB

“Piala Dunia FIFA 2026 Perempat Final, 🇫🇷 Prancis vs 🇲🇦 Maroko Jumat 10 Juli 2026, pukul 03.00 WIB

14 Juli 2026 - 00:44 WIB

Sepak Bola dan Dongeng Kebaikan

9 Juli 2026 - 13:02 WIB

 “Acara Peluncuran Buku Prabowonomics 6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center ( JICC)”

8 Juli 2026 - 13:55 WIB

Tampak Janggal !!! Juru Sita Eksekusi Pengadilan Negeri Jakarta Barat Laksanakan Eksekusi Lahan Tanah Kosong dengan Konstatering (pencocokan batas objek tanah yang tidak jelas).

8 Juli 2026 - 04:16 WIB

Trending di Jakarta