Menu

Mode Gelap
Menjelang Libur Panjang, UPTD SDN Pondok Betung 01 Gelar Pentas Seni dan Budaya Bupati Hasbi Resmi Lantik 8 Kepala Desa PAW di Lebak, Dorong Percepatan Pembangunan Desa Polsek Sobang Polres Lebak Gotong Royong Bersama Warga Membangun Jembatan Gantung Merah putih Presisi di Kec. Sobang Kab. Lebak  “To Samarinda with Love To Samarinda with Love”Oleh: Adharta Ketua Umum KRIS Hotel Fugo, Selasa9 Juni 2026 Nusantara Konferensi Doa Dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 Indonesia Perlu Unity dan Doa di Gelar tgl Balik Papan dan IKN Kalimantan Timur UPTD SDN Pondok Cabe Udik 01 Lepas 55 Siswa dalam Acara Pelepasan Penuh Makna

Uncategorized

Viral Ancaman Wartawan, Ayah Ken Ken Datangi Media dan Sampaikan Permintaan Maaf

badge-check


					Viral Ancaman Wartawan, Ayah Ken Ken Datangi Media dan Sampaikan Permintaan Maaf Perbesar

 

 

Tangerang ,Liputannusantara.id– Kasus viral pria bernama Ken Ken yang dijuluki “Bang Jago” usai videonya beredar luas di media sosial akhirnya mendapat respons dari pihak keluarga. Ayah Ken Ken, Sutari, mendatangi sejumlah jurnalis di Tangerang untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung, Rabu (20/5/2026).

Dengan raut wajah penuh kegelisahan, Sutari mengaku menyesalkan persoalan yang menyeret nama anaknya hingga menjadi sorotan publik. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada insan pers yang merasa tersinggung atas ucapan anaknya dalam video yang dinilai bernada ancaman terhadap wartawan.

“Saya sebagai orang tua meminta maaf sebesar-besarnya kepada wartawan, khususnya jurnalis di Tangerang, yang merasa tersinggung atas ucapan anak saya,” ujar Sutari.

Sutari menegaskan dirinya tidak membenarkan tindakan sang anak. Namun, di balik polemik yang terjadi, ia juga mengkhawatirkan kondisi keluarga, terutama dua anak perempuan Ken Ken yang masih bersekolah.

Menurutnya, anak-anak tersebut belum memahami persoalan yang sedang terjadi. Ia khawatir sorotan publik terhadap kasus ini dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun kehidupan sosial mereka di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.

Di tengah proses hukum yang berjalan, Sutari berharap permohonan maaf yang disampaikannya dapat diterima dan situasi kembali kondusif. Ia juga berharap peristiwa ini menjadi pelajaran agar tidak terulang di kemudian hari.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, membenarkan bahwa pihak keluarga datang ke sekretariat sebagai tamu untuk menyampaikan permohonan maaf.

Ia menyatakan bahwa sebagai tuan rumah, pihaknya menerima kedatangan tersebut dengan baik, terlebih tujuan kedatangan adalah untuk menyampaikan itikad baik.

“Kami pada dasarnya sudah memaafkan. Apalagi yang datang adalah orang tua yang secara langsung menunjukkan itikad baik dan menyampaikan permohonan maaf kepada sejumlah jurnalis,” ujar Herwanto yang akrab disapa Bang Wanto.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa persoalan hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Terkait proses hukum, tentu sudah ada pihak yang menangani. Namun secara kemanusiaan, kami membuka ruang penyelesaian secara baik,” tambahnya.

Bang Wanto juga mengingatkan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menyampaikan pernyataan, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan atau dianggap sebagai bentuk intimidasi terhadap wartawan.

“Wartawan bekerja dilindungi undang-undang dan menjalankan tugas jurnalistik untuk kepentingan publik. Kami berharap ke depan tidak ada lagi pernyataan ataupun tindakan yang bernada intimidatif terhadap jurnalis,” tegasnya.

Ia berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara baik tanpa menimbulkan dampak lebih luas, khususnya terhadap keluarga yang tidak terkait langsung, termasuk anak-anak.

Di sisi lain, kalangan jurnalis juga mengapresiasi langkah keluarga yang dinilai menunjukkan tanggung jawab moral. Zahdun, wartawan media online, menyebut permintaan maaf tersebut sebagai langkah positif.

“Kami menghargai itikad baik dari pihak keluarga. Ini langkah yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Irfansyah, jurnalis media online, yang menilai pendekatan humanis penting dalam meredam situasi.

“Kami mengapresiasi sikap kooperatif dari pihak keluarga. Ini menunjukkan kesadaran untuk memperbaiki keadaan,” kata Irfansyah.

Meski demikian, keduanya menegaskan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan serta menghindari tindakan intimidatif dalam bentuk apapun.

Sementara itu, Ken Ken saat ini telah diamankan di Polresta Tangerang dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait video viral yang memicu reaksi dari kalangan jurnalis.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa selain proses hukum, penyelesaian persoalan juga membutuhkan itikad baik, tanggung jawab moral, serta komunikasi yang bijak dari semua pihak.
(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Libur Panjang, UPTD SDN Pondok Betung 01 Gelar Pentas Seni dan Budaya

11 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bupati Hasbi Resmi Lantik 8 Kepala Desa PAW di Lebak, Dorong Percepatan Pembangunan Desa

11 Juni 2026 - 06:56 WIB

Nusantara Konferensi Doa Dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 Indonesia Perlu Unity dan Doa di Gelar tgl Balik Papan dan IKN Kalimantan Timur

11 Juni 2026 - 01:22 WIB

HUT Bhayangkara Ke-80, Kodim 0510/Tigaraksa Perkuat Sinergi Polri-Ojol

10 Juni 2026 - 13:19 WIB

Bupati Tangerang Salurkan Tekad dan Langkah, Kobarkan Semangat Tangerang Semakin Gemilang, Menuju Juara Umum PORDA Dan PEPAPERDA Banten 2026.

10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Trending di Uncategorized