Menu

Mode Gelap
Menjelang Libur Panjang, UPTD SDN Pondok Betung 01 Gelar Pentas Seni dan Budaya Bupati Hasbi Resmi Lantik 8 Kepala Desa PAW di Lebak, Dorong Percepatan Pembangunan Desa Polsek Sobang Polres Lebak Gotong Royong Bersama Warga Membangun Jembatan Gantung Merah putih Presisi di Kec. Sobang Kab. Lebak  “To Samarinda with Love To Samarinda with Love”Oleh: Adharta Ketua Umum KRIS Hotel Fugo, Selasa9 Juni 2026 Nusantara Konferensi Doa Dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 Indonesia Perlu Unity dan Doa di Gelar tgl Balik Papan dan IKN Kalimantan Timur UPTD SDN Pondok Cabe Udik 01 Lepas 55 Siswa dalam Acara Pelepasan Penuh Makna

Uncategorized

Nonce Thendean Bantah Tudingan, Mobil Hibah KPM Masih di Pengurus dan BPKB Aman*

badge-check


					Nonce Thendean Bantah Tudingan, Mobil Hibah KPM Masih di Pengurus dan BPKB Aman* Perbesar

 

Kab.Tangerang,Liputannusantara .id-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Demokrat, Nonce Thendean, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya menyalahgunakan kendaraan hibah milik Kelompok Pemberdayaan Masyarakat (KPM).Selasa(2/6/26)

Nonce menilai informasi yang beredar merupakan fitnah tanpa dasar. Ia merasa dirugikan oleh pemberitaan sejumlah media yang kemudian dijadikan dasar laporan dan sorotan LSM GMPRI.

“Yang diberitakan itu sama sekali tidak benar. Saya dituduh menggunakan mobil hibah tersebut, mengambil BPKB-nya, hingga menyebabkan kerugian negara Rp1,5 miliar. Semua tuduhan itu tidak berdasar,” tegas Nonce.

Nonce menjelaskan, kendaraan hibah berupa mobil APV yang dipersoalkan masih berada di tangan pengurus KPM di Perumahan Bukit Tiara, Pasir Jaya. Ia mempersilakan media dan pihak terkait melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan keberadaan mobil dan dokumen BPKB.

“Silakan datang ke KPM. Cek sendiri mobilnya masih ada atau tidak. Lihat juga BPKB-nya, apakah pernah berpindah tangan. Semua bisa diverifikasi,” ujarnya.

Politikus Demokrat itu juga menyoroti angka kerugian negara Rp1,5 miliar. Menurutnya, perhitungan itu tidak logis karena bantuan Pemkab Tangerang hanya berupa kendaraan fisik tanpa anggaran perawatan. Nilai mobil APV juga jauh di bawah angka yang dituduhkan.

“Bagaimana bisa sampai Rp1,5 miliar? Kalau ada yang menghitung + biaya perawatan tahunan, itu asumsi mengada-ada,” katanya.

Nonce mengakui pernah membantu pengurus KPM membayar pajak kendaraan. Namun itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, bukan berarti ia menguasai kendaraan tersebut.

“Mereka mengeluh kesulitan bayar pajak. Sebagai anggota dewan saya bantu meringankan beban. Itu kepedulian, bukan penguasaan,” jelasnya.

Ia berharap media lebih cermat dan melakukan konfirmasi sebelum memberitakan. Nonce siap membuka seluruh data terkait kendaraan hibah tersebut untuk meluruskan informasi di masyarakat.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah menggunakan kendaraan itu dan tidak pernah mengambil BPKB-nya. Semua bisa dibuktikan dengan fakta di lapangan,” pungkasnya.

(Neny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Libur Panjang, UPTD SDN Pondok Betung 01 Gelar Pentas Seni dan Budaya

11 Juni 2026 - 15:04 WIB

Bupati Hasbi Resmi Lantik 8 Kepala Desa PAW di Lebak, Dorong Percepatan Pembangunan Desa

11 Juni 2026 - 06:56 WIB

Nusantara Konferensi Doa Dalam Rangka Hari Doa Nasional 2026 Indonesia Perlu Unity dan Doa di Gelar tgl Balik Papan dan IKN Kalimantan Timur

11 Juni 2026 - 01:22 WIB

HUT Bhayangkara Ke-80, Kodim 0510/Tigaraksa Perkuat Sinergi Polri-Ojol

10 Juni 2026 - 13:19 WIB

Bupati Tangerang Salurkan Tekad dan Langkah, Kobarkan Semangat Tangerang Semakin Gemilang, Menuju Juara Umum PORDA Dan PEPAPERDA Banten 2026.

10 Juni 2026 - 12:11 WIB

Trending di Uncategorized