Menu

Mode Gelap
500 METER DIBAYAR 10,8 MILIAR! U-DITCH ASAL CEPLOK, PELEBARAN 30M DIDUGA FIKTIF  10,8 MILIAR BUAT 500M?? 1 METER 21 JUTA! WARGA: “INI PROYEK ABAL-ABAL” THE PRABOWONOMICS INSTITUTE / THE PRINT “PASAL VS PASAR: KAMI PILIH KONSTITUSI” KETUM GGI DWI PRAYITNO BERSILATURAHMI KE DPW BANTEN, PERKUAT SOLIDITAS DAN AKSI NYATA DI DAERAH Pemkot Tangerang Selaraskan Program Daerah dengan Kebijakan Presiden Kantah Kota Tangerang Jadi Pilot Project Transformasi Layanan, PWI Siap Perkuat Edukasi Publik ASAL JADI! PROYEK 10,8 MILIAR DPU BANTEN DIDUGA MERUGIKAN NEGARA, U-DITCH LANGSUNG TANCEP DI LUMPUR

Uncategorized

Nonce Thendean Bantah Tudingan, Mobil Hibah KPM Masih di Pengurus dan BPKB Aman*

badge-check


					Nonce Thendean Bantah Tudingan, Mobil Hibah KPM Masih di Pengurus dan BPKB Aman* Perbesar

 

Kab.Tangerang,Liputannusantara .id-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi Demokrat, Nonce Thendean, membantah keras tudingan yang menyebut dirinya menyalahgunakan kendaraan hibah milik Kelompok Pemberdayaan Masyarakat (KPM).Selasa(2/6/26)

Nonce menilai informasi yang beredar merupakan fitnah tanpa dasar. Ia merasa dirugikan oleh pemberitaan sejumlah media yang kemudian dijadikan dasar laporan dan sorotan LSM GMPRI.

“Yang diberitakan itu sama sekali tidak benar. Saya dituduh menggunakan mobil hibah tersebut, mengambil BPKB-nya, hingga menyebabkan kerugian negara Rp1,5 miliar. Semua tuduhan itu tidak berdasar,” tegas Nonce.

Nonce menjelaskan, kendaraan hibah berupa mobil APV yang dipersoalkan masih berada di tangan pengurus KPM di Perumahan Bukit Tiara, Pasir Jaya. Ia mempersilakan media dan pihak terkait melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan keberadaan mobil dan dokumen BPKB.

“Silakan datang ke KPM. Cek sendiri mobilnya masih ada atau tidak. Lihat juga BPKB-nya, apakah pernah berpindah tangan. Semua bisa diverifikasi,” ujarnya.

Politikus Demokrat itu juga menyoroti angka kerugian negara Rp1,5 miliar. Menurutnya, perhitungan itu tidak logis karena bantuan Pemkab Tangerang hanya berupa kendaraan fisik tanpa anggaran perawatan. Nilai mobil APV juga jauh di bawah angka yang dituduhkan.

“Bagaimana bisa sampai Rp1,5 miliar? Kalau ada yang menghitung + biaya perawatan tahunan, itu asumsi mengada-ada,” katanya.

Nonce mengakui pernah membantu pengurus KPM membayar pajak kendaraan. Namun itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, bukan berarti ia menguasai kendaraan tersebut.

“Mereka mengeluh kesulitan bayar pajak. Sebagai anggota dewan saya bantu meringankan beban. Itu kepedulian, bukan penguasaan,” jelasnya.

Ia berharap media lebih cermat dan melakukan konfirmasi sebelum memberitakan. Nonce siap membuka seluruh data terkait kendaraan hibah tersebut untuk meluruskan informasi di masyarakat.

“Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak pernah menggunakan kendaraan itu dan tidak pernah mengambil BPKB-nya. Semua bisa dibuktikan dengan fakta di lapangan,” pungkasnya.

(Neny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KETUM GGI DWI PRAYITNO BERSILATURAHMI KE DPW BANTEN, PERKUAT SOLIDITAS DAN AKSI NYATA DI DAERAH

14 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Kantah Kota Tangerang Jadi Pilot Project Transformasi Layanan, PWI Siap Perkuat Edukasi Publik

14 Agustus 2026 - 06:47 WIB

ASAL JADI! PROYEK 10,8 MILIAR DPU BANTEN DIDUGA MERUGIKAN NEGARA, U-DITCH LANGSUNG TANCEP DI LUMPUR

13 Agustus 2026 - 08:33 WIB

29 Tim Ramaikan Piala Kapolres Metro Tangerang Kota, Jadi Ajang Perkuat Sinergitas Polisi dan Masyarakat

13 Agustus 2026 - 06:02 WIB

BAHAYA! PENGURUKAN DI SAMPING GARDU LISTRIK DI KENANGA CIPONDOH, IZIN LINGKUNGAN DIDUGA BODONG

12 Agustus 2026 - 02:35 WIB

Trending di Uncategorized