Tangerang,Liputannusantara.id – Proyek pengaspalan hotmix jalan poros Desa Kampung kelor, Kecamatan Sepatan timur Kabupaten Tangerang, Kamis (5/3/2026) menjadi sorotan. Berdasarkan hasil pengukuran lapangan, ketebalan lapisan aspal hotmix diduga tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan ketentuan teknis dalam Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Jalan.
Tertulis di papan informasi
Nama kegiatan: Koordinasi pemeliharaan prasarana dan sarana umum
Pekerjaan: Pemeliharaan jalan poros/Hotmix kampung tangga Jiman RT.04/02 Desa kampung kelor
Nilai: Rp.149.150.000
Pelaksana: CV.Benteng Utama Abadi
Sumber Dana: APBD Kab.Tangerang
Tahun Anggaran: 2026
Waktu Pelaksanaan: 21 hari kalender
Dari hasil pantauan awak media, terlihat lapisan aspal hanya memiliki ketebalan sekitar 2 hingga 3 sentimeter, jauh di bawah ketentuan SNI 03-1732-1989 tentang Tata Cara Pelaksanaan Lapis Aspal Beton (Hotmix) yang mensyaratkan ketebalan minimal 4–5 sentimeter untuk lapisan aus (Asphalt Concrete-Wearing Course/AC-WC) di jalan lingkungan.
Dalam SNI tersebut dijelaskan, ketebalan lapisan tidak boleh berkurang lebih dari 10 persen dari rencana desain, dan mutu campuran harus menggunakan bitumen berkadar 5–6 persen agar mencapai tingkat kepadatan maksimal.
Tak hanya itu, PP Nomor 22 Tahun 2020 Pasal 120 ayat (1) menegaskan bahwa penyelenggaraan jalan harus memenuhi persyaratan teknis, meliputi kualitas bahan, konstruksi, dan keamanan pengguna jalan. Jika proyek tidak sesuai standar, maka dapat dikategorikan sebagai pelanggaran spesifikasi teknis dan administratif.
Kualitas infrastruktur yang tidak sesuai SNI dinilai bukan hanya soal efisiensi anggaran, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral pemerintah terhadap masyarakat. Karena setiap ruas jalan yang dikerjakan dengan dana publik semestinya menjamin keamanan dan ketahanan, bukan sekadar formalitas serah terima proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun pengawas dari Dinas Terkait belum memberikan tanggapan resmi.
(DIRMAN)














