Menu

Mode Gelap
Diduga Bikin Video Provokatif, Seorang Pria Diamankan Polsek Mauk Alarm Demokrasi! Yulius Setiarto Soroti Lemahnya Jaminan Kebebasan Pers: “Undang-Undang Ada, Tapi Praktiknya Rapuh” Jelang Idul Adha, DPC PSI PINANG Gelar Sunatan Massal Penguatan Kapasitas: Bapas Jakarta Barat Dalami Penerapan KUHP dan KUHAP Baru “Yonge Sihombing Pendiri Partai Indonesia maju, Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045” Gali Potensi hingga Pembekalan Rohani, Ini Rangkaian Program Perintis Bapas Jakarta Barat

Uncategorized

Rembug Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Pakisrejo tahun 2026

badge-check


					Rembug Stunting Pencegahan dan Penanganan Stunting Desa Pakisrejo tahun 2026 Perbesar

 

Liputannusantara.id- Tulungagung 20/01/2025,, Angka Stunting menjadi perhatikan khusus oleh Pemerintah Daerah Maupun Pusat,yang mana berbagai faktor dapat mempengaruhinya

Suatu misal gizi seimbang yang di konsumsi oleh Ibu hamil serta anak balita sangat mempengaruhi.Maka Berbagai trobosan harus di laksanakan salah satunya seperti kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Pakisrejo (14/01/2026) yakni Rembug Stunting ‘Pencegahan dan Penanganan Stunting’ di tingkat Desa yang menggandeng Para kader Posyandu,Bidan desa,Rt Rw hingga seluruh Elemen masyarakat

Peran aktif dari kader Posyandu yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa menjadi sudut pandang khusus di dalam pengurangan angka Stunting,Suatu misal Ketika Ibu hamil dari keluarga yang kurang mampu maka Dari kader Posyandu dan juga aparatur setempat harus mengontrol Asupan gizi di bantu oleh Bidan desa.Selain itu anak sejak lahir harus di beri ASI eksklusif ,bukan dengan Susu Formula karena sangat mempengaruhi perkembangan anak.

Sebagai mana yang di terangkan oleh Sudarwati selaku Pendamping Desa Kecamatan Tanggunggunung yang menuturkan peran aktif dari Kader Posyandu serta aparatur desa selaku TPPS Desa sangat mempengaruhi Penanganan dan pencegahan Stunting.

“Stunting adalah program prioritas dari kemendesa sesuai Permendes no 02 tahun 2024, maka Peran Serta dari seluruh elemen masyarakat sangat mempengaruhinya.Kader Posyandu harus aktif di lingkungan untuk melaporkan Ke Bidan desa jika ada ibu hamil maupun Balita yang kurang mampu untuk memenuhi Gizi seimbang”,terangnya…

(Yp/Yl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Bikin Video Provokatif, Seorang Pria Diamankan Polsek Mauk

17 Mei 2026 - 14:07 WIB

Alarm Demokrasi! Yulius Setiarto Soroti Lemahnya Jaminan Kebebasan Pers: “Undang-Undang Ada, Tapi Praktiknya Rapuh”

17 Mei 2026 - 13:55 WIB

Jelang Idul Adha, DPC PSI PINANG Gelar Sunatan Massal

17 Mei 2026 - 13:39 WIB

Penguatan Kapasitas: Bapas Jakarta Barat Dalami Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

16 Mei 2026 - 13:28 WIB

Gali Potensi hingga Pembekalan Rohani, Ini Rangkaian Program Perintis Bapas Jakarta Barat

15 Mei 2026 - 12:47 WIB

Trending di Uncategorized