Menu

Mode Gelap
“Memahami Proses Penuaan dan Perubahan Psikologi Lansia, ,Jumat 17 April 2026 ruang Bernadus Gereja Kampung Sawah Paroki Servatius Bekasi” Pertegas Komitmen, Lapas Jombang Gelar Ikrar Bersama Bebas dari Peredaran Handphone dan Narkoba Implementasi Prinsip Good Governance dalam Penyelenggaraan Hukum Administrasi Negara di Indonesia Wujudkan Pelayanan Prima, Kalapas Jember Kukuhkan Personel Naik Pangkat “Munaslub IKAL Lemhannas RI Tetapkan Kepemimpinan Baru, Perkuat Konsolidasi Nasional Sabtu 11 April 2026, di Kantor Lemhannas ,Jakarta, Pusat” Undangan Peluncuran Buku Prabowonomic dan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-67 kepada Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) oleh Yonge Sihombing

Jakarta

“Memahami Proses Penuaan dan Perubahan Psikologi Lansia, ,Jumat 17 April 2026 ruang Bernadus Gereja Kampung Sawah Paroki Servatius Bekasi”

badge-check


					“Memahami Proses Penuaan dan Perubahan Psikologi Lansia, ,Jumat 17 April 2026 ruang Bernadus Gereja Kampung Sawah Paroki Servatius Bekasi” Perbesar

sebelum mulai pelajaran, peserta menyanyikan lagu Indonesia raya & Mars lansia

Jakarta, April , Liputan Nusantara,(LN),Penulis (Ringo)salah seorang peserta sekolah Lansia, sekaligus penulis artikel ini, mengangkat, topic yang dibawakan oleh Dra.Sulis Mariyanti, M.Si Psikolog sekaligus dosen di Universitas Esa Unggul,dengan topik “Memahami Proses Penuaan dan Perubahan Psikologi Lansia”
Dalam paparannya, Sulis mengatakan bahwa kasus lansia didalam mayarakat, Kesepian hingga Keterbatasan fisik. Dinas kesehatan DKI mengungkap ,penyebab Depresi pada Lansia dan Kepala BKKBN Hasto mengungkapkan penyebab lansia Stress dan Depressi adalah kesepian
Lebih lanjut Sulis menjelaskan bahwa lanjut usia bagi seseorang yang beranjak tua dan Tahapan perkembangan individu yang diawali pada usia 60 tahun ke atas (WHO). Tahapan ini merupakan tahapan paling akhir perjalanan hidup manusia sekaligus merupakan proses perkembangan yang ditandai oleh kemunduran secara phisik,Psijokogis dan social yang dapat menyebabkan ketwrbatasan dalam ruang lingkup alami (wajar ,proses alami) ujar Sulis.

 

Peserta sekolah lansia gereja Kampung sawah paroki Servatius-Bekasi

Dra.Sulis Mariyanti, M.Si sedang memberi paparannya dihadapan peserta sekolah lansia
Disamping itu dia menyebutkan ,masalah fisik,psikologis dan social lansia : lambat bergerak,mudah jatuh,BAB dan BAK tidak terkendali, daya tahan tubuh melemah,mudah infeksi,malnutrisi,gangguan tidur,selain itu,lanjut Sulis, menopause, impotensi, penyakit degeneratif penurunan fungsi panca indra, pikun pelupa,kesepian merasa tak berguna , merasa tersisih dan khawatir berlebihan.
Terkait perkembangan phisik lansia sambung Sulis lagi,

Usai pembelajaran, peserta berikut instruktur foto bersam
A. Daerah Kepala : Hidung menjulur lemas, Bentuk mulut akan berubah karena hilangnya gigi aliasa ompong, Mata kelihatan pudar,Dagu berlibat dua atau tiga Kulit berkeripu dan kering,Rambut menipis dan beruban.
B. Daerah tubuh :Bahu membungkuk, dnn tmpK MENGECIL, Perut membesar,dan tampak membuncit,Pinggul tampak mengendor dan tampak lebih besar, Garis pingga melebar.
C. Daerah Persendian : pangkal tangan mengendor, dan trasa berat, Kaki menjadi kendor dan pembuluh darah balik meonkol,tangan menjadi kurus kering,kaki membesar karena otot-otot mengendor, Kuku tangandan kaki menebal dan pengapuran.
Perkembangan Intelektual : Sebagian besar penelitian menunjukan bahwa setelah mencapai puncak pada usia antara 45-55 tahun, kebanyakan kemampuan mental/intelektual seseorang secara terus menerus mengalami penurunan, hal ini juga berlaku pada seorang lansia.
Perkembangan Emosional : Sebagian besar lansia KURANG SIAP menghadapi dan menyikapi masa tua tersebut, sehingga menyebabkan para lansia kurang dapat menyesuaikan diri.
Muncul: PERASAAN Tersisih, Tdk dibutuhkan lagi, Tdk berguna, Ruang Lingkup terbatas, “Power” menurun, Tdk Bisa Menerima kenyataan, spt penyakit yang tidak kunjung sembuh, kematian pasangan, berkurang pendapatan/pension
Perkembangan Kognitif : Pada umumnya proses belajar, memori, dan intelegensi mengalami kemunduran bersamaan dengan terus bertambahnya usia. Kecepatan dalam memproses informasi mengalami penurunan pada lansia Selain itu, lansia kurang mampu mengeluarkan kembali informasi yang telah disimpan dalam ingatannya. (LUPA)

Perkembangan Spiritual : Penelitian menyatakan bahwa lansia dg spiritualitas tinggi, memiliki kepuasan hidup yg tinggi , harga diri dan optimism tinggi. Kebutuhan spiritual (keagamaan) sangat berperan memberikan ketenangan batiniah, khususnya bagi Lansia. Spiritualitas besar pengaruhnya terhadap taraf kesehatan fisik maupun kesehatan mental psikologis.
Perkembangan Minat
• Minat terhadap diri sendiri: semakin tua, semakin dikuasai oleh diri sendiri
• Minat terhadap penampilan: tergantung sejauh mana lansia terlibat dalam kegiatan sosial
• Minat terhadap uang: pensiun/pengangguran akan menjalani masa tuanya dengan pendapatan yang kurang
• Minat terhadap rekreasi: perubahan dalam kegiatan, maka rekreasi akan sering dilakukan
• Minat terhadap agama: penelitian menunjukkan bahwa semakin tua, ternyata tidak selalu semakin kuat kehidupan keagamaannya. Kehidupan beragama sangat ditentukan oleh kehidupan beragama di masa sebelumnya.
Perkembangan Kepribadian
• Freud berpendapat : bahwa pada lansia, akan kembali kepada kecenderungan kecenderungan narsistik spt masa kanak-kanak awal, tindakan yang dibuat harus diperlihatkan kepada orang lain.
• Carl Jung berpendapat : bahwa pada lansia, pikiran tenggelam jauh di dalam ketidaksadaran, sehingga mudah lupa, sulit mengingat kembali karena pikirannya terpendam dalam ketidaksadaran
• Erikson mengatakan : merupakan masa untuk melihat kembali apa yang telah dilakukan selama hidupnya. Jika kehidupan sebelumnya dapat dijalani dengan baik, maka akan merasakan kepuasan pada masa tuanya, dan begitu pula sebaliknya.
Disisi lain, Sulis Mariyanti menjelaskan bahwa PerubahanSosial→Kesepian(Loneliness)
▪ adalah perasaan tidak menyenangkan/ tdk bahagia yang muncul ketika relasi sosial yang dimiliki
seseorang tidak sesuai dengan yang ia harapkan(Daniel W. Russell, 1996)
▪ Lebih berkaitan dengan bagaimana seseorang menilai jalinan relasinya, bukan seberapa banya
orang di sekitarnya.
▪Jadi elbih pada kualitas hubungan, bukan sekadar banyaknya teman.
Tanda-tanda kesepian sambung Sulis Mariyanti lagi : Merasa hampa, Mudah sedih tanpa alasan yang jelas, Merasa tidak dipedulikan, Sensitif, Menarik diri dari pergaulan, Merasa terasing,Enggan memulai interaksi social,.
Faktor Pemicu Kesepian
* Perubahan /Transisi Hidup (kehilangan pasangan, anak menikah, kehilangan org terdekat, pensiun,
pengangguran
* Kepribadian (introvert ekstrem)
* Berakhirnya hubungan dekat (kematian, perceraian,putus cinta)
* Harapan yg tidak realisttanya Suli lagi ?
StrategiMenghadapi Perubahan FISIK
1. Menyesuaikan Aktivitas
2. Menjaga kemandirian & keamanan diri
3. Menjaga Tubuh Agar Tetap Nyaman
Strategi Menghadapi Perubahan PSIKOLOGIS
1. Menerima diri dan perjalanan hidup
2. Mengelola Stres dan Kecemasan
Strategi Menghadapi Perubahan SOSIAL (kesepian)
1. Mengembangkan Peran Sosial Baru Setelah Pensiun
2. Membangun Kembali Jejaring Sosial
3. Menjaga Kedekatan Emosional dg Anak & Keluarga
4. Mengelola Duka & Kehilangan Pasangan secara Sehat
Pada sesi kedua ini, Dra.Sulis Mariyanti, M.Si Psikolog ini memberi topic kedua yaitu PENURUNAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA
APA ITU FUNGSI KOGNITIF? Dijawab sendiri Kemampuan berpikir RASIONAL, termasuk kemampuanmemperhatikan, konsentrasi, memahami, mengingat, menilai, orientasi dan memaknakan ➔Proses di OTAK
GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF ? Respon maladaptive (tdk tepat) yang ditandai oleh daya ingat terganggu, disorientasi, sulit berpikir logis dan sering tidak “nyambung” Berkaitan dengan Fungsi OTAK & Keadaan otak ➔LUPA…PIKUN ujar Sulis.
MENGAPA LANSIA MUDAH LUPA
1.Faktor BIOLOGIS (Otak & Fisik)
2. Faktor PSIKOLOGIS
3. Faktor GAYA HIDUP/ LINGKUNGAN

PROSES TERJADINYA LUPA,lanjut Sulis lagi :
Tahap1. Encoding (Penyandian) Informasi pertama kali masuk ke otak. ➡Jika perhatian rendah (misal:tidak fokus), informasi tidak tersimpan dengan baik.
Tahap2. Storage (Penyimpanan) Informasi disimpan dalam memori jangka pendek atau panjang. ➡Pada lansia, proses ini melemah karena penurunan fungsi otak.
Tahap3. Retrieval (Pengambilan kembali) Informasi diambil saat dibutuhkan. ➡Lansia sering mengalami kesulitan di tahap ini (misalnya “sudah tahu, tapi tidak bisa menyebutkan
PROSES LUPA
INTERFERENCE (gangguan informasi baru)—-Memory Memudar Seiring Waktu (DECAY)——Gagal memanggil ingatan yg tersimpan (RETRIEVAL FAILURE)———- LUPA
JENIS-JENIS LUPA
1. Berdasarkan Waktu Terjadinya
* Lupajangkapendek →lupa hal baru (misal:lupa menaruh dompet).
* Lupajangkapanjang →lupa peristiwa lama (misal: kenangan saat SMA).
2. Berdasarkan Penyebab Psikologis
* Lupakarenaadagangguaninfo
* Proaktif: informasi lama mengganggu yang baru.
* Retroaktif: informasi baru mengganggu yang lama.
* Lupakarenarepresi
* Otak “menekan” pengalaman yang menyakitkan, mis: lupa nama mantan
3. Berdasarkan Kondisi Klinis
* Amnesia
* Retrograde: lupa masa lalu.
* Anterograde: tidak bisa membentuk memori baru.
* Demensia(pikun) Alzheimer).
* Penurunan kognitif progresif (contoh:
* Mild Cognitive Impairment (MCI)
* Penurunan memori ringan, belum sampai demensia.

DEMENSIA (PIKUN) Adalah syndrome akibat penyakit atau gangguan otak yg bersifat kronis progresif, di bagian kortikal multiple (yaitu bagian daya ingat, daya pikir, orientasi, daya tangkap, kemampuan berhitung, kemampuan bahasa & kemampuanmembuatpertimbangan) ➔dapat mempengaruhi fungsi kognitif, pekerjaan sehari2 & pergaulan social
GEJALA DEMENTIA
✓Penurunan ingatan: disorientasi waktu, disorientasi tempat, tidak mengenali orang, benda/ barang
✓Pelupa, sulit mengingat hal-hal baru
✓Kesulitan menemukan dan menggunakan kata yang tepat & angka
✓Perubahan kepribadian (misal: berubah mjd pemarah, sulit diatur)
✓Sering mengulang kata-kata
✓Berpikir tidak tertata (“gak nyambung”, lompat2)
✓Gangguantidur (insomnia, somnabolisme)
✓Kurangkoordinasi gerakan
✓Tremor
Demikian paparan Dra.Sulis Mariyanti, M.Si Psikolog sekaligus dosen di Universitas Esa Unggul. Pada sekolah lansia Jumat,17 April di Gereja Kampung sawah Paroki Servatius- Bekasi (Ring-o)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Munaslub IKAL Lemhannas RI Tetapkan Kepemimpinan Baru, Perkuat Konsolidasi Nasional Sabtu 11 April 2026, di Kantor Lemhannas ,Jakarta, Pusat”

16 April 2026 - 10:54 WIB

 ” Pelayan Pastoral Perlu Kuasai Public Speaking untuk Tingkatkan Pelayanan”

15 April 2026 - 12:47 WIB

Maraknya Kegiatan Ilegal Drilling di Musi Banyuasin

14 April 2026 - 11:33 WIB

Dugaan Pembuangan Limbah B3 Pasar Kemis Terungkap, Siapa Dalang Beking?

13 April 2026 - 09:46 WIB

“Jawaban yang Tidak Aku Punya”

8 April 2026 - 11:31 WIB

Trending di Jakarta