Menu

Mode Gelap
PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal Kecamatan Tanggunggunung ikut serta Gerakan Pangan Murah dan Pameran produk unggulan Kabupaten Tulungagung BPBD Tangsel Salurkan Hingga 28.000 Liter Air Bersih Per hari untuk Warga Terdampak Kekeringan Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Memanas, Publik Tunggu Ketegasan APH Diduga Rampas Kebebasan Pers, Insiden di FIF Tangcity Dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota** DPC INDEPENDEN CONTROL SOCIAL Kota Tangerang Resmi Terima SKTL dari Kesbangpol*

Uncategorized

Lapas Jember Panen Lele, Bukti Nyata WBP Siap Mandiri Pasca Bebas

badge-check


					Lapas Jember Panen Lele, Bukti Nyata WBP Siap Mandiri Pasca Bebas Perbesar

 

JEMBER,Liputannusantara.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kembali menggelar panen ikan lele hasil budidaya di kolam yang berada di area branggang Lapas, sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan, pada Minggu (29/03/2026). Pada panen kali ini, Lapas Jember berhasil memanen lebih kurang 1000 ekor lele dengan berat lebih kurang 94 kilogram.

Kegiatan panen ikan lele ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara konsisten oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Jember. Program ini bertujuan memberikan keterampilan produktif yang bernilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan secara nyata oleh warga binaan.

Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menegaskan bahwa kualitas lele hasil panen sangat baik dan layak konsumsi. Selanjutnya, hasil panen akan dijual kepada pihak penyedia untuk memenuhi kebutuhan bahan makanan warga binaan di Lapas Jember.

“Kegiatan budidaya dan panen lele ini melibatkan warga binaan sebagai tenaga kerja. Ini merupakan wujud nyata implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya mendukung Asta Cita Presiden dalam ketahanan pangan melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” jelas Kalapas.

Kalapas Jember berharap, keterampilan yang diperoleh warga binaan melalui program perikanan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke masyarakat.

“Kami berharap program ini bisa menjadi bekal berharga bagi warga binaan. Ilmu praktis yang diperoleh selama di dalam Lapas dapat membantu mereka meraih kehidupan yang layak dan mandiri setelah menyelesaikan masa pidana,” tambahnya.

Salah seorang warga binaan, Nanda, yang terlibat langsung dalam budidaya lele mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program ini. Menurutnya, pengalaman ini memberikan keterampilan baru dan pelajaran hidup yang sangat berharga.

“Kami senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Selain belajar tentang budidaya ikan lele, kami juga belajar bekerja sama, disiplin, dan bertanggung jawab. Semua ilmu ini sangat berguna sebagai bekal kami nanti setelah bebas,” ungkap Nanda.

Program pembinaan kemandirian di Lapas Jember akan terus digalakkan secara berkelanjutan. Upaya ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang relevan, sekaligus mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal

7 Agustus 2026 - 05:36 WIB

Kecamatan Tanggunggunung ikut serta Gerakan Pangan Murah dan Pameran produk unggulan Kabupaten Tulungagung

7 Agustus 2026 - 03:35 WIB

BPBD Tangsel Salurkan Hingga 28.000 Liter Air Bersih Per hari untuk Warga Terdampak Kekeringan

6 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Memanas, Publik Tunggu Ketegasan APH

6 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Diduga Rampas Kebebasan Pers, Insiden di FIF Tangcity Dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota**

4 Agustus 2026 - 20:41 WIB

Trending di Uncategorized