Rombongan MPH-PGI Tiba di Alor, Disambut Keramahtamahan dan Semangat Persaudaraan
Jakarta, Mei, Liputan Nusantara (LN), Berbicara tentang persekutuan (koinonia) berarti berbicara tentang cara manusia mengenal Allah ketika tujuan Allah bagi umat manusia dinyatakan. Allah dalam Kristus melalui Roh Kudus memanggil manusia untuk berbagi dalam persekutuan di dalam kehidupan ilahi, panggilan yang mereka tanggapi dengan iman,Tanggal
21 – 26 Mei 2026.


Majelis Sinode GMIT Tempatkan Dua Guru di SD GMIT Taloi, Fokus Perkuat Pendidikan di Perbatasan

Dari Lingkaran Lego-Lego ke Ruang Digital: Pembukaan Sidang MPH-PGI Soroti Persatuan Gereja dan Tantangan Dunia Digital
Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menaungi lebih dari 100 sinode gereja di seluruh Indonesia, yang mayoritas beraliran Protestan dengan latar belakang teologi Calvinis dan Lutheran.
Jadi Tuan Rumah Sidang Majelis Pekerja Harian(MPH) dan HUT ke-76 PGI, GMIT Siap Suarakan Pesan Harmoni dari Alor
Ketua Umum PGI dan rombongan saat tiba di Bandar Udara Mali, Kamis (21/05/2026).

Sidang Hari ke-2 MPH-PGI: Kain Tenun Alor Simbol Persaudaraan dan Harapan

Sinode GMIT dan GAMKI NTT Luncurkan Klasis Amfoang Selatan sebagai Klasis Kopi
Dilansir dari sinode GMIT Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Tahun 2026 sekaligus perayaan HUT ke-76 PGI. Agenda strategis tingkat nasional ini dipusatkan di Gereja Pola Tribuana Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 21–26 Mei 2026. ( dilansir dari https://sinodegmit.or.id)
Jadi Tuan Rumah Sidang MPH dan HUT ke-76 PGI, GMIT Siap Suarakan Pesan Harmoni dari Alor
Ketua Umum PGI dan rombongan saat tiba di Bandar Udara Mali, Kamis (21/05/2026
Sebagai tuan rumah, GMIT berkomitmen membawa pesan mendalam mengenai kerukunan antar umat beragama dan kelestarian alam melalui momentum persidangan ini.
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, menegaskan bahwa pemilihan Alor sebagai lokasi persidangan sangat relevan dengan pesan perdamaian yang ingin digaungkan ke seluruh penjuru negeri. Menurutnya, Alor tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan nilai toleransi.
“Persidangan ini mengusung tema “Tubuh Kristus Yang Mengalami Damai Sejahtera Allah Bagi Seluruh Ciptaan, dengan landasan Kitab Yesaya Pasal 42 Ayat 10”: Nyanyikanlah nyanyian baru, nyanyian bagi seluruh bumi. Ini penting, karena Yesaya mengajarkan kita untuk selalu ada dalam harmonisasi. Baik dalam panggilan kita sebagai umat penyembah, maupun dengan alam, di mana semuanya dijaga dan dirawat,” ujar Pdt. Semuel B. Pandie.
Ia menambahkan, persidangan di tanah Alor ini diharapkan mampu menjadi kesaksian nyata bahwa damai sejahtera Allah dapat terwujud secara inklusif ketika perbedaan disambut dengan hati yang terbuka.
Langkah awal kesiapan GMIT bersama pemerintah daerah setempat ditunjukkan melalui penyambutan hangat bagi rombongan utama PGI yang tiba di Bandar Udara Mali, Alor, pada Kamis (21/05/2026) pagi.
Rombongan yang berjumlah 35 orang tersebut terbang dari Bandara El Tari Kupang menggunakan maskapai Wings Air. Di dalam penerbangan tersebut, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty didampingi langsung oleh Sekretaris Umum (Sekum) PGI Pdt. Darwin Darmawan, Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel B. Pandie, serta Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo.Panduan & Petunjuk Perjalanan
Setibanya di landasan pacu, rombongan langsung disambut dengan tarian adat persembahan Sanggar Budaya Dince Lalel Kabupaten Alor. Turut hadir menjemput di bandara: Melki Belly, S.Sos, M.Si (Sekretaris Daerah Alor), Obeth Bolang, S.Sos, M.Ap (Ketua Panitia Pelaksana), Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th (Ketua KMK Alor Barat Laut), AKBP Nur Azhari (Kapolres Alor), dan sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama lainnya.
Setelah beristirahat sejenak di fasilitas bandara, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kegiatan di Gereja Pola Tribuana Kalabahi. Di sana, mereka disambut kembali oleh jajaran panitia dan para pendeta dari berbagai denominasi gereja.
Sidang MPH PGI yang bekerja sama dengan GMIT ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 21–26 Mei 2026. Agenda pada hari pertama, Kamis sore pukul 17.00 WITA, akan dimulai dengan jamuan makan malam (dinner), dilanjutkan dengan seremoni pembukaan sidang, dan ditutup dengan pagelaran seni budaya. *
Sebagai tuan rumah, GMIT berkomitmen membawa pesan mendalam mengenai kerukunan antarumat beragama dan kelestarian alam melalui momentum persidangan ini.
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, menegaskan bahwa pemilihan Alor sebagai lokasi persidangan sangat relevan dengan pesan perdamaian yang ingin digaungkan ke seluruh penjuru negeri. Menurutnya, Alor tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan nilai toleransi.
“Persidangan ini mengusung tema Tubuh Kristus Yang Mengalami Damai Sejahtera Allah Bagi Seluruh Ciptaan, dengan landasan Kitab Yesaya Pasal 42 Ayat 10: Nyanyikanlah nyanyian baru, nyanyian bagi seluruh bumi. Ini penting, karena Yesaya mengajarkan kita untuk selalu ada dalam harmonisasi. Baik dalam panggilan kita sebagai umat penyembah, maupun dengan alam, di mana semuanya dijaga dan dirawat,” ujar Pdt. Semuel B. Pandie.
Ia menambahkan, persidangan di tanah Alor ini diharapkan mampu menjadi kesaksian nyata bahwa damai sejahtera Allah dapat terwujud secara inklusif ketika perbedaan disambut dengan hati yang terbuka.
Langkah awal kesiapan GMIT bersama pemerintah daerah setempat ditunjukkan melalui penyambutan hangat bagi rombongan utama PGI yang tiba di Bandar Udara Mali, Alor, pada Kamis (21/05/2026) pagi.
Rombongan yang berjumlah 35 orang tersebut terbang dari Bandara El Tari Kupang menggunakan maskapai Wings Air. Di dalam penerbangan tersebut, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty didampingi langsung oleh Sekretaris Umum (Sekum) PGI Pdt. Darwin Darmawan, Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel B. Pandie, serta Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo.Panduan & Petunjuk Perjalanan
Setibanya di landasan pacu, rombongan langsung disambut dengan tarian adat persembahan Sanggar Budaya Dince Lalel Kabupaten Alor. Turut hadir menjemput di bandara: Melki Belly, S.Sos, M.Si (Sekretaris Daerah Alor), Obeth Bolang, S.Sos, M.Ap (Ketua Panitia Pelaksana), Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th (Ketua KMK Alor Barat Laut), AKBP Nur Azhari (Kapolres Alor), dan sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama lainnya.
Setelah beristirahat sejenak di fasilitas bandara, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kegiatan di Gereja Pola Tribuana Kalabahi. Di sana, mereka disambut kembali oleh jajaran panitia dan para pendeta dari berbagai denominasi gereja.
Sidang MPH PGI yang bekerja sama dengan GMIT ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 21–26 Mei 2026. Agenda pada hari pertama, Kamis sore pukul 17.00 WITA, akan dimulai dengan jamuan makan malam (dinner), dilanjutkan dengan seremoni pembukaan sidang, dan ditutup dengan pagelaran seni budaya. ( Ring-o)













