Menu

Mode Gelap
 GMIT Jadi tuan Rumah HUT PGI yang ke 76 DPRD Kota Tangerang dan PWI Perkuat Sinergi, Dorong Profesionalisme Pers di Era Digital Selamat Hari Raya IDUL ADHA FSPGI Gelar Aksi di Kemenaker, Tolak Union Busting dan Tuntut Perlindungan Hak Pekerja PT Indonesia Epson Industry” Bapas Jakbar: Keterampilan dan Sertifikasi Jadi Bekal Berharga Klien Kembali ke Masyarakat Ketum FRN Agus Flores Murka ! Dugaan Bandar Narkoba Penganiayaan Aniaya Anggota FRN, Polisi Diminta Bergerak Cepat

News

 GMIT Jadi tuan Rumah HUT PGI yang ke 76

badge-check


					 GMIT Jadi tuan Rumah HUT PGI yang ke 76 Perbesar

Rombongan MPH-PGI Tiba di Alor, Disambut Keramahtamahan dan Semangat Persaudaraan

 

Jakarta, Mei, Liputan Nusantara (LN), Berbicara tentang persekutuan (koinonia) berarti berbicara tentang cara manusia mengenal Allah ketika tujuan Allah bagi umat manusia dinyatakan. Allah dalam Kristus melalui Roh Kudus memanggil manusia untuk berbagi dalam persekutuan di dalam kehidupan ilahi, panggilan yang mereka tanggapi dengan iman,Tanggal
21 – 26 Mei 2026.

Majelis Sinode GMIT Tempatkan Dua Guru di SD GMIT Taloi, Fokus Perkuat Pendidikan di Perbatasan

Dari Lingkaran Lego-Lego ke Ruang Digital: Pembukaan Sidang MPH-PGI Soroti Persatuan Gereja dan Tantangan Dunia Digital

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menaungi lebih dari 100 sinode gereja di seluruh Indonesia, yang mayoritas beraliran Protestan dengan latar belakang teologi Calvinis dan Lutheran.
Jadi Tuan Rumah Sidang Majelis Pekerja Harian(MPH) dan HUT ke-76 PGI, GMIT Siap Suarakan Pesan Harmoni dari Alor
Ketua Umum PGI dan rombongan saat tiba di Bandar Udara Mali, Kamis (21/05/2026).

Sidang Hari ke-2 MPH-PGI: Kain Tenun Alor Simbol Persaudaraan dan Harapan

Sinode GMIT dan GAMKI NTT Luncurkan Klasis Amfoang Selatan sebagai Klasis Kopi

Dilansir dari sinode GMIT Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Tahun 2026 sekaligus perayaan HUT ke-76 PGI. Agenda strategis tingkat nasional ini dipusatkan di Gereja Pola Tribuana Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 21–26 Mei 2026. ( dilansir dari https://sinodegmit.or.id)
Jadi Tuan Rumah Sidang MPH dan HUT ke-76 PGI, GMIT Siap Suarakan Pesan Harmoni dari Alor

Ketua Umum PGI dan rombongan saat tiba di Bandar Udara Mali, Kamis (21/05/2026
Sebagai tuan rumah, GMIT berkomitmen membawa pesan mendalam mengenai kerukunan antar umat beragama dan kelestarian alam melalui momentum persidangan ini.
Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, menegaskan bahwa pemilihan Alor sebagai lokasi persidangan sangat relevan dengan pesan perdamaian yang ingin digaungkan ke seluruh penjuru negeri. Menurutnya, Alor tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan nilai toleransi.

“Persidangan ini mengusung tema “Tubuh Kristus Yang Mengalami Damai Sejahtera Allah Bagi Seluruh Ciptaan, dengan landasan Kitab Yesaya Pasal 42 Ayat 10”: Nyanyikanlah nyanyian baru, nyanyian bagi seluruh bumi. Ini penting, karena Yesaya mengajarkan kita untuk selalu ada dalam harmonisasi. Baik dalam panggilan kita sebagai umat penyembah, maupun dengan alam, di mana semuanya dijaga dan dirawat,” ujar Pdt. Semuel B. Pandie.

Ia menambahkan, persidangan di tanah Alor ini diharapkan mampu menjadi kesaksian nyata bahwa damai sejahtera Allah dapat terwujud secara inklusif ketika perbedaan disambut dengan hati yang terbuka.

Langkah awal kesiapan GMIT bersama pemerintah daerah setempat ditunjukkan melalui penyambutan hangat bagi rombongan utama PGI yang tiba di Bandar Udara Mali, Alor, pada Kamis (21/05/2026) pagi.

Rombongan yang berjumlah 35 orang tersebut terbang dari Bandara El Tari Kupang menggunakan maskapai Wings Air. Di dalam penerbangan tersebut, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty didampingi langsung oleh Sekretaris Umum (Sekum) PGI Pdt. Darwin Darmawan, Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel B. Pandie, serta Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Setibanya di landasan pacu, rombongan langsung disambut dengan tarian adat persembahan Sanggar Budaya Dince Lalel Kabupaten Alor. Turut hadir menjemput di bandara: Melki Belly, S.Sos, M.Si (Sekretaris Daerah Alor), Obeth Bolang, S.Sos, M.Ap (Ketua Panitia Pelaksana), Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th (Ketua KMK Alor Barat Laut), AKBP Nur Azhari (Kapolres Alor), dan sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama lainnya.

Setelah beristirahat sejenak di fasilitas bandara, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kegiatan di Gereja Pola Tribuana Kalabahi. Di sana, mereka disambut kembali oleh jajaran panitia dan para pendeta dari berbagai denominasi gereja.
Sidang MPH PGI yang bekerja sama dengan GMIT ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 21–26 Mei 2026. Agenda pada hari pertama, Kamis sore pukul 17.00 WITA, akan dimulai dengan jamuan makan malam (dinner), dilanjutkan dengan seremoni pembukaan sidang, dan ditutup dengan pagelaran seni budaya. *

Sebagai tuan rumah, GMIT berkomitmen membawa pesan mendalam mengenai kerukunan antarumat beragama dan kelestarian alam melalui momentum persidangan ini.

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Semuel B. Pandie, menegaskan bahwa pemilihan Alor sebagai lokasi persidangan sangat relevan dengan pesan perdamaian yang ingin digaungkan ke seluruh penjuru negeri. Menurutnya, Alor tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan nilai toleransi.

“Persidangan ini mengusung tema Tubuh Kristus Yang Mengalami Damai Sejahtera Allah Bagi Seluruh Ciptaan, dengan landasan Kitab Yesaya Pasal 42 Ayat 10: Nyanyikanlah nyanyian baru, nyanyian bagi seluruh bumi. Ini penting, karena Yesaya mengajarkan kita untuk selalu ada dalam harmonisasi. Baik dalam panggilan kita sebagai umat penyembah, maupun dengan alam, di mana semuanya dijaga dan dirawat,” ujar Pdt. Semuel B. Pandie.

Ia menambahkan, persidangan di tanah Alor ini diharapkan mampu menjadi kesaksian nyata bahwa damai sejahtera Allah dapat terwujud secara inklusif ketika perbedaan disambut dengan hati yang terbuka.

Langkah awal kesiapan GMIT bersama pemerintah daerah setempat ditunjukkan melalui penyambutan hangat bagi rombongan utama PGI yang tiba di Bandar Udara Mali, Alor, pada Kamis (21/05/2026) pagi.

Rombongan yang berjumlah 35 orang tersebut terbang dari Bandara El Tari Kupang menggunakan maskapai Wings Air. Di dalam penerbangan tersebut, Ketua Umum PGI Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty didampingi langsung oleh Sekretaris Umum (Sekum) PGI Pdt. Darwin Darmawan, Ketua Sinode GMIT Pdt. Semuel B. Pandie, serta Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Setibanya di landasan pacu, rombongan langsung disambut dengan tarian adat persembahan Sanggar Budaya Dince Lalel Kabupaten Alor. Turut hadir menjemput di bandara: Melki Belly, S.Sos, M.Si (Sekretaris Daerah Alor), Obeth Bolang, S.Sos, M.Ap (Ketua Panitia Pelaksana), Pdt. Simon Petrus Amung, S.Th (Ketua KMK Alor Barat Laut), AKBP Nur Azhari (Kapolres Alor), dan sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama lainnya.

Setelah beristirahat sejenak di fasilitas bandara, rombongan langsung bergerak menuju lokasi kegiatan di Gereja Pola Tribuana Kalabahi. Di sana, mereka disambut kembali oleh jajaran panitia dan para pendeta dari berbagai denominasi gereja.

Sidang MPH PGI yang bekerja sama dengan GMIT ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari, yakni pada 21–26 Mei 2026. Agenda pada hari pertama, Kamis sore pukul 17.00 WITA, akan dimulai dengan jamuan makan malam (dinner), dilanjutkan dengan seremoni pembukaan sidang, dan ditutup dengan pagelaran seni budaya. ( Ring-o)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Selamat Hari Raya IDUL ADHA

25 Mei 2026 - 22:59 WIB

“Makanan Bergiji Menunjang Kesehatan Lansia”

23 Mei 2026 - 10:49 WIB

 Pelantikan Pengurus dan Anggota Perkumpulan Profesor Teologia Nusantara (PPTN) di Rose Garden International Restaurant, Graha Indramas

22 Mei 2026 - 00:27 WIB

“The Prabowonomics Institute Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di DPR: Langkah Transparansi Kebijakan Ekonomi Dianggap Positif” (Press release )

20 Mei 2026 - 10:28 WIB

Kriminalisasi Pers vs Mekanisme Hukum: Ketika Laporan Polisi Justru Membungkam Karya Jurnalistik.

18 Mei 2026 - 15:51 WIB

Trending di Jakarta