Menu

Mode Gelap
Pertegas Komitmen, Lapas Jombang Gelar Ikrar Bersama Bebas dari Peredaran Handphone dan Narkoba Implementasi Prinsip Good Governance dalam Penyelenggaraan Hukum Administrasi Negara di Indonesia Wujudkan Pelayanan Prima, Kalapas Jember Kukuhkan Personel Naik Pangkat “Munaslub IKAL Lemhannas RI Tetapkan Kepemimpinan Baru, Perkuat Konsolidasi Nasional Sabtu 11 April 2026, di Kantor Lemhannas ,Jakarta, Pusat” Undangan Peluncuran Buku Prabowonomic dan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-67 kepada Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) oleh Yonge Sihombing Menjatuhkan Marwah Fakultas Hukum, Roni Harahap PJS BEM FH UMT Desak APH Berikan Sanksi Tegas Terhadap 16 Oknum Pelecehan Seksual di UI

News

Disnaker Kota Tangerang Genjot Kompetensi Warga, Pelatihan Menjahit Dibuka untuk Ciptakan Tenaga Kerja Mandiri

badge-check


					Disnaker Kota Tangerang Genjot Kompetensi Warga, Pelatihan Menjahit Dibuka untuk Ciptakan Tenaga Kerja Mandiri Perbesar

Kota Tangerang, Liputan nusantara.id– Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) kembali menghadirkan program pelatihan keterampilan bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran di daerah.

Program pelatihan yang dibuka kali ini berfokus pada keterampilan menjahit pakaian pria dan wanita. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kecamatan Larangan dan menyasar masyarakat yang ingin memiliki keahlian praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, sektor garmen dan konveksi masih memiliki peluang besar dalam menyerap tenaga kerja, sehingga keterampilan menjahit menjadi salah satu kompetensi yang dinilai potensial untuk dikembangkan di tengah masyarakat.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat menjadi bekal kuat untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri, ” ujarnya Ujang.

Ia juga menjelaskan, pelatihan dirancang secara komprehensif dengan kurikulum yang mencakup pembelajaran dari tingkat dasar hingga mahir, sehingga peserta diharapkan mampu menghasilkan produk dengan standar kualitas yang sesuai kebutuhan pasar.

Selain materi pelatihan, Disnaker juga memberikan dukungan berupa fasilitas uang transport bagi peserta. Hal ini bertujuan agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian pelatihan secara optimal tanpa terkendala faktor biaya.

Pelatihan ini akan berlangsung mulai 7 April hingga 25 Mei 2026. Namun, jumlah peserta dibatasi hanya 16 orang, mengingat keterbatasan fasilitas serta peralatan yang tersedia di lokasi pelatihan, “jelasnya.

Iya juga menambahkan bahwa, Melalui program ini pemerintah Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah meningkatkan kompetensi diri, memperluas peluang kerja, serta mendorong tumbuhnya wirausaha baru di bidang fesyen dan konveksi.

Bagi masyarakat yang berminat, informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram resmi @blk_kotatangerang atau dengan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Tangerang LIVE, “tutupnya.

(M.Ramdhani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Munaslub IKAL Lemhannas RI Tetapkan Kepemimpinan Baru, Perkuat Konsolidasi Nasional Sabtu 11 April 2026, di Kantor Lemhannas ,Jakarta, Pusat”

16 April 2026 - 10:54 WIB

 ” Pelayan Pastoral Perlu Kuasai Public Speaking untuk Tingkatkan Pelayanan”

15 April 2026 - 12:47 WIB

Maraknya Kegiatan Ilegal Drilling di Musi Banyuasin

14 April 2026 - 11:33 WIB

Dugaan Pembuangan Limbah B3 Pasar Kemis Terungkap, Siapa Dalang Beking?

13 April 2026 - 09:46 WIB

“Jawaban yang Tidak Aku Punya”

8 April 2026 - 11:31 WIB

Trending di Jakarta