Menu

Mode Gelap
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Lebak Pimpin Ziarah Rombongan di TMP Sirna Rana Pastikan Bebas Narkoba, Kabapas Jakarta Barat Pimpin Langsung Pemeriksaan Urine Pegawai PROVINSI TAPANULI: DARI JEJAK SEJARAH MENUJU PUSAT PERTUMBUHAN BARU SUMATERA Bukan Sekadar Pemekaran Wilayah, Tetapi Strategi Membangun Masa Depan Bona Pasogit Subarjo Marbun Tingkatkan Kualitas Pelayanan: Bapas Jakarta Barat Beri Penghargaan Kepada Pegawai Berprestasi Kesbangpol Kota Tangerang Verifikasi InSC, Siap Kawal Program Pemerintah

Jakarta

“Peluncurkan Buku Prabowonomics, Yonge Sihombing Mengundang Seluruh Dewan Penasehat Presiden Prabowo.( Rilis Berita 8 )

badge-check


					“Peluncurkan Buku Prabowonomics, Yonge Sihombing Mengundang Seluruh Dewan Penasehat Presiden Prabowo.( Rilis Berita 8 ) Perbesar

Jakarta, Februari Liputan Nusantara (LN), Yonge Sihombing, penulis buku “Prabowonomics”,Sekaligus menjadi ketua Umum Panitia Percepatan Propins Tapanuli ( PPPT) pada hari Kamis, 26 Februari 2026 di Jakarta, akan meluncurkan bukunya yang membahas tentang gagasan, kebijakan, progam, capaian, dan dampak pembangunan ekonomi selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Buku ini merupakan lanjutan dari pidato Presiden Prabowo Subianto di Forum Ekonomi Global (WEF) tentang Prabowonomics di Davos, Swiss, 22 Januari 2026.

Yonge Sihombing, S.E., M.B.A Penulis buku Prabowonomic sekaligus ketum PPPT
“Sejarah mengajarkan kita bahwa perdamaian dan stabilitas adalah aset kita yang paling berharga. Perdamaian dan stabilitas adalah prasyarat utama untuk pertumbuhan dan kemakmuran. Tidak akan ada kemakmuran tanpa perdamaian,” tegas Presiden Prabowo.
Dalam forum yang dihadiri para pemimpin dunia, pelaku usaha global, dan pengambil kebijakan internasional tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan kinerja perekonomian Indonesia di tengah tantangan global.
Kantor Pusat World Economic Forum di Swiss
Kepala Negara mengutip penilaian Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyebut Indonesia sebagai titik terang pertumbuhan ekonomi global. “IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, “titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang menantang,” ungkap Presiden Prabowo. Presiden menjelaskan bahwa meskipun dunia dihadapkan pada pengetatan kondisi keuangan, ketegangan perdagangan, serta ketidakpastian politik, Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi secara konsisten. Selain pertumbuhan ekonomi, Presiden Prabowo menyoroti stabilitas makroekonomi nasional yang tetap terjaga, termasuk inflasi dan defisit anggaran. “Inflasi kita tetap berada di kisaran 2 persen. Defisit pemerintah kita sekarang dijaga di bawah 3 persen dari PDB kita,” kata Presiden. menyebut Indonesia sebagai titik terang pertumbuhan ekonomi global.
“IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai, saya kutip, “titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan eksternal yang menantang,” ungkap Presiden Prabowo.
Presiden menjelaskan bahwa meskipun dunia dihadapkan pada pengetatan kondisi keuangan, ketegangan perdagangan, serta ketidakpastian politik, Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi secara konsisten. Selain pertumbuhan ekonomi, Presiden Prabowo menyoroti stabilitas makroekonomi nasional yang tetap terjaga, termasuk inflasi dan defisit anggaran.
“Inflasi kita tetap berada di kisaran 2 persen. Defisit pemerintah kita sekarang dijaga di bawah 3 persen dari PDB kita,” kata Presiden.
Menurut Presiden Prabowo, pengakuan internasional terhadap perekonomian Indonesia bukanlah hasil optimisme tanpa dasar, melainkan didukung oleh bukti dan kebijakan yang terukur. “Inflasi kita tetap berada di kisaran 2 persen. Defisit pemerintah kita sekarang dijaga di bawah 3 persen dari PDB kita,” kata Presiden.
“Mereka menyadari bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan-kebijakan kami telah dan akan selalu terkalibrasi dengan baik,” tegasnya. Hasil optimisme tanpa dasar, melainkan didukung oleh bukti dan kebijakan yang terukur. “Inflasi kita tetap berada di kisaran 2 persen. Defisit pemerintah kita sekarang dijaga di bawah 3 persen dari PDB kita,” kata Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan bahwa stabilitas dan perdamaian yang dinikmati Indonesia selama ini merupakan hasil dari pilihan kebijakan yang konsisten, bukan semata faktor kebetulan. Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia secara konsisten memilih jalan persatuan dan kerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyinggung pentingnya menjaga kredibilitas negara, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan kewajiban internasional. Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki rekam jejak yang kuat dalam memenuhi kewajiban keuangannya, terlepas dari pergantian pemerintahan.
“Sepanjang sejarah Indonesia, kita tidak pernah sekalipun gagal membayar utang. Tidak sekali pun,” tegas Presiden Prabowo.
Pidato Presiden Prabowo di World Economic Forum (WEF) 2026 menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian, stabilitas, dan tata kelola ekonomi yang bertanggung jawab, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai mitra strategis yang kredibel dalam percaturan ekonomi dan diplomasi global.(Ring-o)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PROVINSI TAPANULI: DARI JEJAK SEJARAH MENUJU PUSAT PERTUMBUHAN BARU SUMATERA Bukan Sekadar Pemekaran Wilayah, Tetapi Strategi Membangun Masa Depan Bona Pasogit

25 Juni 2026 - 14:20 WIB

Mengenal penyakit Pembulu Darah oleh : Dr. Melita, M.K.M Kepala Puskesmas Jatimelati di Sekolah Lansia ,Jumat 19 Juni 26 ruang Bernadus,Gereja Servatius Bekasi”

24 Juni 2026 - 13:33 WIB

Artificial Intelligence”Oleh: Adharta ketua umum KRIS

23 Juni 2026 - 23:53 WIB

Ohh Surabaya” oleh Adharta ketum KRIS (habis).

18 Juni 2026 - 14:21 WIB

 “Oh my Surabaya”

16 Juni 2026 - 03:32 WIB

Trending di Jakarta