Jakarta
” Natal Komunitas Lansia Servatius ,Jumat, 9 Januari 2026 di Aula Gereja Santo Servatius Kampung sawah Bekasi”
Perbesar
Romo Clay Parera SJ, romo moderator Dekenat Bekasi sedang berkotbah
Jakarta, Januari, Liputan Nusantara (LN ), “Allah Hadir untuk menyelamatkan keluarga” merupakan ,Thema Nasional , sub thema “ Allah menyemangati Lansia untuk bersyukur dan Berkarya “
Dalam sambutannya, pak Paryiono,sebagai ketua panitia menyampaikan terima kasih kepada romo Clay Parera, SJ, sebagai romo paroki sekaligus romo moderator Dekenat Bekasi, yang telah mengijinkan penggunaan Aula ini untuk perayaan Natal& Tahun baru komunitas Lansia Sevatius,Terima kasih juga kepada ketua Lansia Dekenat Bekasi, bpk Totok, ketua Lansia Servatius, dan bapak ibu semua,

Bpk Pariyono ketua Paniia Natal Lansia Servatius.

Bpk Siswo Wiratno ketua Lansia, Servatius memberi sambutan

team angklung Servatius sedang memainkan angklung dengan lagu malam kudus
Saya atas nama panitia lanjut Paryiono, mengucapkan terimakasih kepada semua panitia, yang sudah berkerja keras dan kompak,sehingga perayan Natal dan Tahun baru ini dapat berjalan dengan tidak kurang suatu apapun.
Sambutannya ditutup dengan pantun “Naik Kapal menunuju Pakanbaru, Pulangnya mampir di Kramat Jati, Selamat Natal dan Tahun Baru, Tuhan Yesus, memberkati”

Persembahan Tablo oleh Sugianto dkknya

Sementara itu Ketua Komunitas Servatius bapak Siswo Wiratno, mengawali sambutannya dengan pantun “Jalan-jalan ke Bulak Kapal,dan naik perahu,Selamat Natal dan Tahun baru,Bawa bekal sayur dan ketupat,Selalu bersyukur semoga membawa berkat”
Pada kesempatan ini, kami Pengurus Lansia St.Servatius,Paroki Kampung Sawah,ujar Siswo Wiratno Bekasi ingin menyampaikan terima kasih se-tinggi2nya kepada Panitia Natal Lansia 2025( Pak Paryono. dan seluruh seksi di kepanitiaan Natal Lansia,Romo Paroki , Romo J Wartaya SJ, Romo Moderator Lansia Romo CB Clay Parera SJ, Korbid Ketegorial bapak Andi , Bapak ibu Komunitas Lansia semua,juga Tim Angklung St.Servayius Jumat 9 Januari 2026 berjalan lancar, hikmat, penuh kekeluargaan dan kekompakan.
Semoga tradisi ini bisa kita terus tumbuh kembangkan agar Lansia santo servatius “selalu gembira, bersyukur, terlibat dan Tetap semangat” tutup Wiratno.
Disisi lain ketua Lansia Dekenat Bekasi bapak Totok, juga tidak ketinggalan memberi sambutan dengan menyampaikan pantunnya “ jalan jalan ke Servatius,kita tunda tanpa sengaja bu,akhirnya ketemu juga menyambut Natal dan Tahun Baru.”
Saya sedikit membahas yang disampaikan romo Clay tentang rindangnya pohon, kita adalah keluarga,kita berkomunitas, kita tidak boleh berkelompok-kelompok, tetapi menciptakan kebersamaa dalam komintas lansia se dekenat Bekasi. Dengan kata lain, kita harus bergabung jika ada pertemuan-pertemuan lansia dekenat, mari bercampur baur.
Kami atas nama lansia Dekenat Bekasi menyampaikann terimakasih , dan mohon maaf jika pengurus dekenat tidak bisa hadir semua, karena sesuatu dan lain hal.Akhir kata , Saya menyampaikan Selamat Natal dan Tahun Baru.
Dalam kotbahnya romo Clay Parera SJ, mengatakan Sebagaimana tema natal tahun ini “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga” kiranya tunggu panggilan kita. Tuhan sudah ber susah-susah untuk datang untuk turut menyatakan dirinya dengan kita. Sekarang dengan giliran kita, bagaimana menyelamatkan keluarga – keluarga kita. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita dengan cara apa kitamelakukannya ? Seringkali kita sok tahu, anak-anak kita mengatakan kita ke Utara,kita ke Selatan ,mereka ke Timur, kita ke Barat. jadi kta tidak pernah ketemu.Dengan cara mereka berbeda. Anak-anak ini, Tapi ada batasan yang kita pelajari dari mereka.Kita tidak bisa menuntut mereka mengikuti apa kata kita. Kita yang harus berubah.kita harus selalu berdoa Setiap hari menyebut satu persatu menyebut nama anak dan cucu,Setiap hari.
Seperti apa yang dikatakan bapak suci Paus Fransiskus. Untuk dilakukan dalam hidup ini ,bukan sekadar, menanam pohon. Lingkungan itu, bagaimana lingkungan keluaga kita . Lingkungan hidup,bukan sekadar pohon sebatang pohon besar yang rindang bisa ditempati,berbagqai macam burung,ada mbahnya burung ada,cicitnya burung, semua bisa berkumpul diatas daun yang rindang itu. Dibawahya adam, sehingga bisa berlindung atau berteduh.(Ring- o)
Baca Lainnya
Trending di Jakarta