Nomor dua dari kiri Agum Gumelar mantan Ketua IKAL, sebelahn kirinya, Dr (cand) Iramdan, M.Pd dosen tetap Unindra
Jakarta, April, Media Suara Mabes (MSM), Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily menyebut Munaslub digelar setelah Agum Gumelar mundur dari jabatan Ketua Umum IKAL. Ace mengatakan pengunduran diri itu terjadi pada Januari 2026 lalu sehingga Dewan Pembina meminta digelarnya Munaslub untuk konsolidasi organisasi.
“Pada bulan Januari yang lalu, Pak Agum Gumelar sebagai Ketua Umum IKAL Lemhannas mengundurkan diri, dan karena itu maka saya sebagai Ketua Dewan Pembina mengeluarkan arahan kepada DPP IKAL Lemhannas untuk segera melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa. Dan alhamdulillah hari ini pembukaan telah dilaksanakan,” kata Ace.


Munaslub IKAL diharapkan lahirkan Ketua Umum yang perkuat organisasi elshinta.com
Ia menegaskan, agenda Munaslub tidak hanya memilih ketua umum baru, tetapi juga membahas isu strategis nasional dan global. “Tentu agendanya bukan hanya sekadar memilih Ketua Umum IKAL Lemhannas, tetapi juga membahas isu-isu strategis terkait perkembangan geopolitik global, serta bagaimana IKAL Lemhannas memberikan kontribusi terhadap upaya kita menjaga dan memperkuat ketahanan nasional,” ujarnya ( dilansir dari kumparan News ).
Munaslub IKAL diharapkan lahirkan Ketua Umum yang perkuat organisasi elshinta.com

Agum Gumelar Mundur dari Ketum IKAL, Lemhannas Gelar Munaslub 11 April 2026 11:38 WIB(elshinta.com)
Dalam Munaslub tersebut, secara resmi menetapkan Purnomo Yusgiantoro sebagai Ketua IKAL Lemhannas RI terpilih. Penetapan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah organisasi serta meningkatkan peran strategis IKAL Lemhannas dalam mendukung pembangunan nasional.
Musnalub ini dihadiri oleh Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si
para jenderal TNI dan Polri, serta tokoh nasional lainnya. Di antaranya adalah Gatot Nurmantyo, Agum Gumelar, serta mantan Rektor Universitas Indonesia, dan berbagai pejabat penting lainnya yang turut memberikan dukungan terhadap jalannya Munaslub.
Salah satu peserta sahabat lama penulis (seangkatan dengan beliau di program Pasca sarjana Unindra yang turut hadir adalah Iramdan M.Pd, seorang akademisi yang merupakan dosen tetap di Universitas Indraprasta PGRI. Selain itu, Iramdan juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pendidikan, serta kandidat doktor Manajemen Pendidikan di Universitas Pakuan Bogor dalam waktu dekat ini akan selesai, memperoleh Gelar doktornya,

Dalam kesempatan ini , Iramdan,M.Pd yng juga menjadi wasekjend bid pendidikan TOT taplai lemhanas RI PPNK 196, hadir mendampingi Sekretaris Jenderal TOT Taplai PPNK 196, yaitu Ir. Adhi Surya, ST., MT. Kehadiran keduanya mencerminkan sinergitas antara kalangan akademisi dan praktisi organisasi dalam mendukung penguatan nilai-nilai kebangsaan dan kepemimpinan strategis.
Selanjutnya Iramdan mengatakan Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh siapa yang paling kuat, tetapi oleh siapa yang paling berintegritas tinggi dan memiliki rasa pemersatu yang dapat merangkul komponen bangsa.
IKAL Lemhannas RI harus menjadi penggerak perubahan-bekerja nyata, berpikir strategis, dan selalu mengutamakan kepentingan Indonesia.”
Munaslub IKAL Lemhannas RI kali ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi, penguatan visi kebangsaan, serta peningkatan kontribusi alumni Lemhannas dalam menghadapi tantangan global dan dinamika geopolitik yang semakin kompleks ujar Iramdan.
Partisipasi aktif para peserta diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif demi kemajuan organisasi dan bangsa Indonesia.
Saat ini Mustafa Abubakar ditunjuk untuk menjadi Plt IKAL hingga Munaslub mengumumkan ketum IKAL yang baru.
Gubernur Lemhannas, Ace Hasan Syadzily di Kantor Lemhannas, Jakarta Pusat pada Sabtu (11/4/2026) menuturkan, pemilihan ketua umum baru sepenuhnya diserahkan kepada peserta Munaslub melalui mekanisme penjaringan.
“Siapa pun para peserta yang memiliki hak suara berhak untuk mengajukan calon Ketua Umum, dan setelah nanti ada tiga besar maka nanti akan dipilih Ketua Umum. Karena itu kami tentu tidak bisa menduga-duga karena yang punya hak adalah para peserta, maka kita serahkan kepada peserta untuk menentukan siapa nakhoda baru yang nanti akan memimpin IKAL Lemhannas,” lanjutnya.
Selain pemilihan ketua umum, Munaslub juga akan membahas laporan pertanggungjawaban hingga perubahan aturan organisasi.
“Dan saya kira para peserta ini karena mereka sudah dicetak menjadi negarawan, tentu akan ada solusi yang terbaik di tengah perbedaan pilihan, dan itulah kita, musyawarah mengedepankan kepentingan organisasi,” pungkas Ace Hasan Syadzily.(Ring-o)















