Menu ✖

Mode Gelap
Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Raih Penghargaan Kantah Kota Tangerang Raih Predikat Badan Publik Informatif pada Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026* SK Pokmas Margo Mulyo Tidak Diterbitkan Kades Ngepoh GPM Ludes Diserbu Masyarakat di Kecamatan Tanggunggunung REVIEW DAN EVALUASI Program Kaderisasi Paroki St Servatius 1 November 2026 di Ruang Ignatius gereja Kp.Sawah Paroki Servatius”. Perkuat Sinergi dengan PWI, Kantah Kota Tangerang Buka Diri terhadap Kritik

News

REVIEW DAN EVALUASI Program Kaderisasi Paroki St Servatius 1 November 2026 di Ruang Ignatius gereja Kp.Sawah Paroki Servatius”.

badge-check


					REVIEW DAN EVALUASI  Program Kaderisasi Paroki St Servatius 1 November  2026  di Ruang Ignatius gereja Kp.Sawah Paroki Servatius”. Perbesar

Romo Laurentius Sutarno,SJ memberikan beberapa pertanyaan kepada peserta Pekad utk dijawab para peserta.

Jakarta, November , Liputan Nusantara (LN),Sebagai salah seorang peserta Pelatihan Kaderisasi (Ringo) memiliki kewajiban moril untuk mempublikasi kegiatan Pelatihan Kaderisasi Gereja kampung Sawah Paroki St.Servatius. Bidang Pelatihan dan Pengembangan Paroki (BP3).Seksi Pelatihan dan Kaderisasi (PEKAD), merupakan seksi yang bertugas menyiapkan kader dan regenerasi pelayan pastoral melalui penyusunan modul pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan. Seksi ini bertanggung jawab memastikan lahirnya pemimpin gereja yang siap melayani sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman. Sebagaimana penulis ( Ringo) Publikasi di liputan Nusantara(LN), edisi Juni 26, dibawah judul :” Pelatihan Kaderisasi (Pekad)BP3 Gereja Servatius Kampung Sawah,Minggu 28 Juni ‘26”

Pak Rudi ketua Subseksi Panggilan memberi evaluasi pada pertemuan 1 dan 2

Dalam edisi tersebut, penulis menjelaskan bahwa Seksi ini bertugas melaksanakan Analisa kebutuhan pelatihan, Menyusun modul dan menyelenggarakan pelatihan dalam rangka kaderisasi dan regenerasi pelayan pastoral -evanggelisasi.

Pak Rudi ketua Subseksi Panggilan memberi evaluasi pada pertemuan 1 dan 2

Bahan untuk didiskusikan dalam kelompok

Setelah menerimakan Sertivikat peserta Pekad foto Bersama (gbr paling kanan), Ringo penulis artikel ini dan romo Laurentius Sutarno ,SJ yang melantik sekaligus memberikan Sertivikat kepada peserta (tengah mengangkat tangan didadanya )

Romo Laurentius Sutarno SJ, menyerahkan sertivikat kepada Ringo

magang kaderisasi.

Program Pelatihan Kaderisasi SDM Batch #1 Paroki Kampung Sawahn Santo Servatius dirancang sebagai langkah strategis paroki dalam membentuk dan menyiapkan kader-kader pelayan awam yang berkompeten, memiliki spiritualitas mendalam, serta siap diutus dalam berbagai bidang pelayanan pastoral gereja maupun masyarakat.
Program ini berlangsung selama 9 pertemuan yang dilaksanakan secara berkala 1 bulan sekali (kecuali pendalaman iman pada bulan Juli yang dilaksanakan dalam 2 sesi
Adapun Visi & Misi ialah :
Visi: Terwujudnya kader-kader pelayan umat yang militan, kompeten, dan memiliki semangat pelayanan Kristiani, siap menjadi penerus estafet kepemimpinan Gereja di Paroki Servatius
Kampung Sawah.
Sedangkan Visinya Adalah :
1. Mengembangkan pemahaman iman dan spiritualitas pelayanan bagi seluruh umat.
2. Meningkatkan keterampilan dan kompetensi praktis dalamberbagai bidang pelayanan
gerejawi.
3. Membangun jaringan dan kerja sama antar pelayan untuk menciptakan sinergi pelayanan.
4. Membentuk karakter pelayan yang rendah hati, setia, dan/ bertanggung jawab.

Perjalanan Program PEKAD Paroki St Servatius Kamung Sawah
Sesi I ; Pembukaan, Pelatihan,Sharing tentang harapan & kekuatiran dalam mengikuti pelatihan ini
Pertemuan I : 15Februari 2026 : Orientasi Kader.
Sesi II :Romo Clay, SJ.( peran penting kaun awam bagi pertumbuhan gereja dan Masyarakat)
Pertemuan II : 15 Maret 2026 Struktur dan Tata pelayanan gereja dipandu oleh pak Ragil dan pak Siswandi( wakil ketua DPH )
Sesi II : Spiritualitas pelayanan ( dipandu oleh Romo Wartaya,SJ)

EVALUASI DAN ANALISIS PROSES PELATIHAN
1.Pembentukan Fondasi & Kesadaran Diri (Pertemuan 1–2)
Pencapaian: Membangun psychological safety bagi peserta melalui sharing harapan dan kekuatiran di awal program.
Pemahaman mengenai eklesiologi awam dari Romo Clay SJ serta struktur tata pelayanan dari DPH memberikan landasan teologis dan praktis yang kokoh.
Catatan Evaluasi: Penguatan SPIRITUALITAS PELAYAN yang dibawakan Romo Wartaya SJ menjadi pilar penting agar para kader tidak hanya melihat pelayanan sebagai “organisasi biasa”, melainkan sebagai bentuk panggilan iman.
2. Pengembangan Keterampilan Praktis / Soft Skills (Pertemuan 3–4)
Pencapaian: Topik Public Speaking, Active Listening, Team Building,dan Conflict Management dirasakan sangat relevan dengan dinamika lapangan. Pak Felix, Pak Yudanto, dan Pak Purwanto membekali peserta dengan alat komunikasi dan resolusi konflik yang konkret.
Catatan Evaluasi: Materi interaktif ini membantu mengikis kekuatiran peserta di awal pelatihan terkait kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama di dalam tim pelayanan
3. Orientasi Pastoral & Pendalaman Iman (Pertemuan 5–7)
Pencapaian: Sesi bersama para Korbid memberi pemetaan yang jelas mengenai peta pelayanan paroki, sehingga kader dapat mengenali passion dan potensinya. Sinergi dengan Korbid Liturgi melalui Pendalaman Iman oleh Pak Seto Marsunu memperkaya wawasan doktrinal dan liturgis para kader.
Catatan Evaluasi: Sesi pemetaan bidang terbukti efektif untuk menyelaraskan antara kebutuhan paroki dengan minat bakat individu kader.
4. Penerapan Konkret & Internalisasi (Pertemuan 8–9)
Pencapaian: Fase magang di seksi seksi dan peran aktif dilingkungan memberikan pengalaman langsung (experiential learning). Sesi pelaporan dan sharing menjadi sarana refleksi untuk mengukur sejauh mana teori yang dipelajari dapat diterapkan dalam dinamika riil umat.
Catatan Evaluasi: Ini adalah puncak keberhasilan program di mana kader tidak berhenti pada teori, tetapi langsung terjun mengabdi.

List magang kaderisasi

Penerapan Konkret & Internalisasi (Pertemuan 8–9)
Pencapaian: Fase magang di seksi seksi dan peran aktif dilingkungan memberikan pengalaman langsung (experiential learning). Sesi pelaporan dan sharing menjadi sarana refleksi untuk mengukur sejauh mana teori yang dipelajari dapat diterapkan dalam dinamika riil umat.
Catatan Evaluasi: Ini adalah puncak keberhasilan program di mana kader tidak berhenti pada teori, tetapi langsung terjun mengabdi.

KELEBIHAN & AREA PERBAIKAN (SWOT/ANALISIS)
Kelebihan (Strengths):
Materi Komprehensif: Menggabungkan aspek spiritualitas, pengetahuan
gereja, soft skill kepemimpinan, hingga praktek magang nyata.
Keterlibatan Pemateri Berkualitas: Mengikutsertakan Romo Paroki (SJ), Pengurus DPH, Fasilitator Profesional, hingga Korbid Pastoral.
Praktek Magang Nyata: Penempatan langsung di seksi/lingkungan memastikan adanya regenerasi kepengurusan secara berkesinambungan.

Area Perbaikan (Areas for Improvement)
Area Perbaikan (Areas for Improvement):
Penjadwalan & Komitmen Jangka Panjang: Jeda 1 bulan antar pertemuan membutuhkan komitmen dan pengingat yang konsisten agar engagement peserta tetap terjaga. Untuk itu pada fase Penugasan serta
evaluasinya diperlukan penguatan untuk menjaga konsistensi peserta.
Mentoring saat Magang: Diperlukan pendampingan yang lebih terstruktur dari pengurus seksi/lingkungan tempat kader magang agar proses adaptasi berjalan lancar. Dan bagaimana fasilitator dapat berperan dalam membantu peserta yang memiliki kesulitan dalam menjalankan
fungsi magangnya, dengan memperkuat komunikasi dengan seksi-seksi yang terkait.

REKOMENDASI UNTUK BATCH SELANJUTNYA (BATCH #2)
Registrasi: Membuka registrasi Pelatihan Kaderisasi SDM Paroki Servas Batch #2
setidaknya dua(2) bulan sebelum pelaksanaan.
Kepesertaan: diharapkan peserta akan lebih banyak menyasar kepada orang muda,
termasuk juga ex KEP, ex Kaderisasi Pratama, dan melakukan pendekatan melalui DPH
dan Seksi-Seksi untuk dapat menyertakan anggota baru atau lama yang perlu dibekali
dengan Pelatihan Kaderisasi
Modul & Panduan Tertulis: Menyediakan ringkasan materi (handout) atau akses
digital bagi peserta untuk mempelajari kembali materi soft skill untuk lebih mudah
diakses dan terdokumentasi dengan baik.
Monitoring Pasca-Pelatihan: Membuat tracking keberlanjutan keterlibatan para
alumni Batch #1 dalam struktur pelayanan Paroki Kampung Sawah Santo Servatius,
termasuk didalamnya adalah menjadi fasilitator pada pelaksanaan Pelatihan
Kaderisasi SDM Servas Batch #2 2027, maka setidaknya dapat melihat konsistensi
pelayanan didalam kurun waktu setidaknya 9 kali pertemuan atau selama 9 bulan

Apresiasi pak Felix Iwan Wijayanto untuk Alumni Pekad 2026
Selamat utk rekan-rekan Alumni Kaderisasi Servatius 2026 Selamat berpartisipasi dlm rupa-rupa pelayanan pastoral-evangelisasi di lingkup Lingkungan, Paroki, dan Komunitas Kategorial.
Terima kasih juga utk rekan-rekan yg menyediakan diri menjadi Tim Fasilitator Kaderisasi Servatius 2027 (batch 2), selamat menyiapkannya.(Ring-o)
Dokumen Closing Ceremoni Pekad 2026
Romo Laurentius Sutarno,SJ memberikan beberapa pertanyaan kepada peserta Pekad utk dijawab para peserta.
Pak Rudi ketua Subseksi Panggilan memberi evaluasi pada pertemuan 1 dan 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“IKAL-Lemhannas Kukuhkan Pengurus Lintas Angkatan, Perkuat Pengabdian Kebangsaan”

28 Oktober 2026 - 01:08 WIB

“Hukum Waris Dalam Praktek di Masyarakat”Oleh Ir. Agustinus Manihuruk, SH,MH,MM,16 Oktober, diruang Bernadus Gereja Servatiua KAMPUNG SAWAH.

20 Oktober 2026 - 23:23 WIB

Sektretaris Desa Dr Taufik Hidayat meresmikan Gedung Posyandu Bunga Rampai Rw 015 Desa Mangunjaya Kecamatan Tambun Selatan Mempermudah  Akses Pelayanan Kesehatan

19 Oktober 2026 - 02:19 WIB

 “Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., menginisiasi pembentukan organisasi kemasyarakatan bernama Prabowonomics 2 Periode (P2P)”

18 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Mendorong Hak angket Ijazah Gibran.

16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Trending di Jakarta