Menu

Mode Gelap
Kriminalisasi Pers vs Mekanisme Hukum: Ketika Laporan Polisi Justru Membungkam Karya Jurnalistik. Optimalisasi Aplikasi MONALISA: Langkah Bapas Jakbar Wujudkan Litmas Transparan dan Akuntabel Catut Nama Ketua PWI Kota Tangerang untuk Minta Uang ke Wali Kota, Oknum Mengaku Wartawan Diamankan DPRD Kota Tangerang menyoroti kondisi sejumlah Kantor Urusan Agama (KAU) masih dinilai belum layak dalam menunjang pelayanan publik Jakarta dan Bandung jadi juara bersama di OPEN TURNAMEN GGC 2026 Berlansung Sukses Diduga Bikin Video Provokatif, Seorang Pria Diamankan Polsek Mauk

Uncategorized

Lapas Jember Terapkan Redistribusi Narapidana, Target Kurangi Over Kapasitas

badge-check


					Lapas Jember Terapkan Redistribusi Narapidana, Target Kurangi Over Kapasitas Perbesar

 

JEMBER ,Liputannusantara.id– Sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kelebihan kapasitas dan menjaga kondusifitas serta mendukung kelancaran program pembinaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember melakukan redistribusi atau pemindahan narapidana ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur, pada Sabtu (24/01/2026).

Pelaksanaan pemindahan berlangsung sesuai prosedur dan pengamanan yang ketat dari petugas Lapas. Seluruh narapidana yang dipindahkan terlebih dahulu menjalani standar pengamanan, mulai dari registrasi, verifikasi data diri, penggeledahan badan secara menyeluruh, pemasangan borgol, dan pemeriksaan melalui fitur sidik jari Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) sebelum dikeluarkan dari Lapas. Proses tersebut dipantau langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho.

Kalapas menjelaskan, bahwa pemindahan narapidana merupakan hal yang wajar dilakukan dalam proses Pemasyarakatan. Selain untuk mendukung optimalisasi pembinaan, pemindahan juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

“Redistribusi narapidana antar Lapas/Rutan ini kami lakukan untuk mengoptimalkan program pembinaan sekaligus mengatasi overcrowding (kelebihan kapasitas), sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, mengingat jumlah warga binaan yang terus mengalami peningkatan,” ujar Kalapas.

Lebih lanjut, Kalapas mengungkapkan bahwa saat ini jumlah warga binaan di Lapas Jember hampir mencapai 1.000 orang. Angka tersebut jauh melampaui kapasitas ideal yang hanya menampung sekitar 390 orang.

“Kami berharap para narapidana yang dipindahkan memperoleh lingkungan pembinaan yang lebih kondusif dan mendukung proses perubahan perilaku selama mereka menjalani masa pidana,” pungkasnya.

Pemindahan ini turut melibatkan Tim Satopspatnal dan Tim Pengamat Pemasyarakatan yang sebelumnya telah melakukan pemetaan serta evaluasi terhadap narapidana, dengan menggunakan sistem penilaian pembinaan narapidana berdasarkan penurunan tingkat resiko.

.-🇮🇩❤️🇮🇩-.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Optimalisasi Aplikasi MONALISA: Langkah Bapas Jakbar Wujudkan Litmas Transparan dan Akuntabel

18 Mei 2026 - 14:26 WIB

Catut Nama Ketua PWI Kota Tangerang untuk Minta Uang ke Wali Kota, Oknum Mengaku Wartawan Diamankan

18 Mei 2026 - 14:01 WIB

DPRD Kota Tangerang menyoroti kondisi sejumlah Kantor Urusan Agama (KAU) masih dinilai belum layak dalam menunjang pelayanan publik

18 Mei 2026 - 09:11 WIB

Jakarta dan Bandung jadi juara bersama di OPEN TURNAMEN GGC 2026 Berlansung Sukses

18 Mei 2026 - 07:22 WIB

Diduga Bikin Video Provokatif, Seorang Pria Diamankan Polsek Mauk

17 Mei 2026 - 14:07 WIB

Trending di Uncategorized