Menu

Mode Gelap
“Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H., M.H” Hakim Mahkamah Konstitusi !Melahirkan Pemimpin Nasrani Berprinsip,Berintegritas dan Berkarakter PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal Kecamatan Tanggunggunung ikut serta Gerakan Pangan Murah dan Pameran produk unggulan Kabupaten Tulungagung BPBD Tangsel Salurkan Hingga 28.000 Liter Air Bersih Per hari untuk Warga Terdampak Kekeringan Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Memanas, Publik Tunggu Ketegasan APH Diduga Rampas Kebebasan Pers, Insiden di FIF Tangcity Dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota**

Jakarta

 ” Pelayan Pastoral Perlu Kuasai Public Speaking untuk Tingkatkan Pelayanan”

badge-check


					 ” Pelayan Pastoral Perlu Kuasai Public Speaking untuk Tingkatkan Pelayanan” Perbesar

Usai Pelatihan peserta pekad berfoto bersama romo Wartaya SJ (pakai Blankon),sebelah kirinya (ubanan ) penulis artikel ini di media Liputan Nusantara waktu pertemuan ke dua.

Jakarta, April – Liputan Nusantara (LN) – Kemampuan public speaking dinilai menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki oleh pelayan pastoral dalam menjalankan tugas pelayanan kepada umat. Hal ini disampaikan oleh Felix Iwan Wijayanto, Ketua Seksi Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Paroki Kampung Sawah Gereja St. Servatius, dalam sebuah pemaparan terkait pentingnya komunikasi efektif di lingkungan pastoral.

Menurut Felix, public speaking merupakan kemampuan berbicara di depan umum untuk menyampaikan gagasan, informasi, maupun pesan secara terstruktur kepada audiens. Keterampilan ini tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan informasi, tetapi juga untuk meyakinkan, menginspirasiserta membangun hubungan yang baik dengan umat.

“Dalam pelayanan pastoral, public speaking digunakan dalam berbagai kesempatan, seperti memimpin ibadat, menyampaikan renungan, memberikan sambutan, hingga mempresentasikan program dan menggalang dukungan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa penguasaan public speaking dapat meningkatkan efektivitas komunikasi antar pelayan pastoral maupun dengan umat. Selain itu, kemampuan ini juga membantu memperjelas penyampaian gagasan dan mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam komunikasi lisan.

Lebih lanjut, Felix menjelaskan bahwa public speaking yang baik memerlukan persiapan yang matang, mulai dari memahami topik yang akan disampaikan, melakukan riset, hingga menentukan tujuan penyampaian, apakah bersifat naratif, eksplanatif, argumentatif, atau persuasif.
Dalam penyampaiannya, ia juga menguraikan struktur dasar public speaking yang efektif, yaitu pembuka, isi utama, dan penutup. Pada bagian pembuka, pembicara perlu menarik perhatian audiens melalui tujuan yang jelas atau ilustrasi yang relevan. Sementara itu, isi utama harus disampaikan secara sederhana, jelas, dan mudah dipahami. Adapun penutup berfungsi untuk menegaskan kembali pesan utama agar mudah diingat oleh audiens.

Selain aspek struktur, Felix menekankan pentingnya latihan secara konsisten. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam latihan antara lain kepercayaan diri, teknik pernapasan, olah vokal, artikulasi, kecepatan bicara, bahasa tubuh, serta kontak mata dengan audiens.

“Latihan yang berkelanjutan akan membantu pelayan pastoral menyampaikan pesan secara lebih efektif dan membangun kedekatan dengan umat,” tambahnya. Ia berharap, dengan penguasaan public speaking yang baik, kualitas pelayanan pastoral dapat semakin meningkat dan mampu menjawab kebutuhan komunikasi di tengah umat secara lebih optimal.(Ring-o)
EVALUASI KADERISASI PELAYAN PASTORAL Paroki Kampung Sawah – Gereja St. Servatius
Hari #3 – Minggu 12 April 2026 pk. 10.30-15.00 WIB
EVALUASI PENCAPAIAN TUJUAN

 

 

Foto Berbicara di depan umum

Usai Pelatihan peserta pekad berfoto bersama romo Wartaya SJ (pakai Blankon),sebelah kirinya (ubanan ) penulis artikel ini di media Liputan Nusantara waktu pertemuan ke dua.

1 = sangat tidak sesuai
2 = tidak sesuai
3 = agak tidak sesuai
4 = agak sesuai
5 = sesuai
6 = sangat sesuai

Saya memahami teknik public speaking untuk menyampaikan pesan secara efektif (jelas, meyakinkan).
1 2 3 4 5 6

Sangat tidak sesuai O O O O O O sangat sesuai

1 2 3 4 5 6

Sangat tidak sesuai O O O O O O sangat sesuai

1 2 3 4 5 6

Sangat tidak sesuai O O O O O O sangat sesuai

( Ring-go ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antara Cinta nan Merana

4 Agustus 2026 - 04:47 WIB

 “Hari Kakek-Nenek & lansia sedunia”

1 Agustus 2026 - 14:09 WIB

“Ketika Kota Pahlawan Berbisik di Kegelapan Surabaya diwaktu Malam”

31 Juli 2026 - 01:17 WIB

Dukung Program Akselerasi Kemenimipas, Bapas Jakbar Kembangkan Pertanian Hidroponik

29 Juli 2026 - 11:20 WIB

Letda Muhamad Lutfi Tianotak Redam Api Sengketa Adat di Sungai Anahoni, Tiga Butir Kesepakatan Lahir dari Mediasi Darurat

26 Juli 2026 - 14:51 WIB

Trending di News