Nomor 5 dari kiri kekanan (Brigjen dr. Viktor,S.pB,Fisc, DFM)nomor 10.Herry( Sekretaris Sekolah Lansia KUN)beserta pengurus SL Servatius
Oleh : dr.Rimna Melinda Kaban ( RS. Hesa Jatirahayu ),Jumat 17 Juli 26 di Aula Servatius
Jakarta, Juli, Liputan Nusantara (LN), Menjaga kebersihan rongga mulut mencegah gigi berlubang, radang gusi, dan bau mulut. Kebiasaan ini juga melindungi tubuh dari penyakit serius seperti infeksi jantung dan diabetes, karena mulut yang tidak sehat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri berbahaya yang bisa menyebar ke seluruh tubuh.
Menurut Penjelasan dr, Rimna,Masalah Kesehatan gigi pada lansia “: Gigi ompong, Sariawan akibat gigi tiruan, penyakit periodontal, Karies akar & permukaan gigi, Mulut kering dan Lesi kanker& pre Kanker.

Nonor 2 dari kiri dr, Rimna Melinda,sebelah kirinya, Herry Sekretasi SL KUN (baju batik),baju Bergaris ( paling kanan) Anna Ketua kelas Sekolah Lansia

Usai pembelajaran , Para siswa Sekolah lansia, berfose Bersama para nara sumber di aula gereja Servatius

Brigjen Pol. (Purn) Dr. dr. Victor Pudjiadi, Sp.B, FICS, DFM menjelaskan betapa bahayanya terhadap penyalah gunaan Narkoba
Kehilangan gigi Sebagian dan seluruhnya kata dr.Rimna,1) seharusnya dapat dicegah sejak usia muda, 2) Gigi yang hilang sebaiknya diganti menggunakan gigi palsu (gigi tiruan) untuk mempertahankan fungsi
Dilansir dari (https://www.alodokter.com ), Ada 8 Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut yang Efektif yaitu:
1).Memilih sikat gigi yang tepat : Pilihlah sikat gigi yang memiliki bulu lembut sehingga nyaman digunakan.
2). Melakukan flossing : Salah satu cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah melakukan flossing. Flossing atau membersihkan gigi menggunakan benang gigi perlu dilakukan setiap sehari sekali. Flossing dilakukan untuk membersihkan kotoran yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.
3). Mengurangi konsumsi minuman dan makanan manis :Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut juga dapat dilakukan dengan membatasi konsumsi minuman dan makanan manis, seperti minuman berenergi, bersoda, biskuit, roti, dan kue. Hal ini karena minuman maupun makanan manis yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan gigi berlubang.
4). Menghentikan kebiasaan merokok : Kandungan nikotin dan tar di dalam rokok dapat menyebabkan perubahan warna gigi. Kerugian lain jika Anda merokok adalah gigi menjadi rapuh dan mudah patah, serta meningkatkan risiko terkena kanker mulut. Oleh karena itu, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat dilakukan dengan menghentikan kebiasaan merokok.
5). Menggunakan obat kumur : Agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga, Anda dapat menggunakan obat kumur setelah makan atau sebelum tidur. Obat kumur dipercaya mampu membersihkan area gigi atau mulut yang tidak terjangkau oleh sikat gigi atau flossing. Selain itu, obat kumur juga dapat mengurangi risiko gigi dan mulut terkena berbagai keluhan lain, seperti radang gusi, gigi kuning, bau mulut, dan plak gigi.
6). Melakukan oil pulling : Salah satu cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah melakukan oil pulling. Cara ini dapat mengurangi pertumbuhan bakteri di dalam mulut dan mengurangi penumpukan plak di gigi. Anda dapat melakukan oil pulling dengan menggunakan 1 sendok makan minyak kelapa maupun minyak wijen. Berkumurlah dengan minyak tersebut selama 15–20 menit lalu bilas mulut dengan air bersih. Setelah itu, sikatlah gigi Anda seperti biasa.
7). Membatasi asupan alkohol : Sering mengonsumsi alkohol dapat menyebabkan mulut menjadi kering. Selain itu, orang dengan ketergantungan alkohol juga lebih rentan mengalami kerusakan gigi. Hal ini karena alkohol dapat memicu penumpukan plak pada gigi dan perkembangbiakan bakteri di mulut, sehingga bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan ompong secara permanen.
8). Berkonsultasi ke dokter gigi secara teratur : Kebiasaan sehari-hari di atas penting untuk diterapkan sebagai cara menjaga kesehatan gigi dan mulut secara keseluruhan. Meski demikian, Anda disarankan untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Hal ini untuk mendeteksi lebih awal jika ada masalah pada gigi, gusi, maupun rongga mulut. Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut sama pentingnya dengan menjaga kesehatan bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, Anda juga perlu memenuhi asupan makanan bergizi, seperti buah dan sayuran, serta minum air putih setidaknya sebanyak 8 gelas per hari. Jika Anda mengalami keluhan, seperti gusi berdarah, gusi turun atau gigi lepas dengan sendirinya, sakit saat mengunyah, serta bau mulut yang tidak kunjung membaik, segera konsultasikan kepada dokter agar dilakukan pemeriksaaan dan penanganan yang sesuai.
Menjaga Kesehatan Mulut di Era Gaya Hidup Modern (Fkg.umsida.ac.id )
Di era modern yang serba cepat ini, banyak kebiasaan baru yang memengaruhi gaya hidup kita, termasuk pola makan, tingkat stres, hingga kebiasaan kebersihan mulut.
Banyak orang menghabiskan waktu sibuk di tempat kerja atau sekolah, sehingga melupakan pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut mereka.
Salah satu kebiasaan paling umum yang berkontribusi terhadap masalah mulut adalah konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula, seperti camilan instan, kopi manis, atau minuman bersoda.
Selain itu, terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman asam atau manis dapat menyebabkan erosi enamel, yang membuat gigi lebih rentan berlubang dan sensitif.
Selanjutnya, dr.Rimna mengatakan gigi tiruan yang tidak pas dapat menyebabkan timbulnya sariawan dan menimbulkan lesi/luka/sariawan pada rongga nulut.
Penyakit Perodontal sambung dr.Rimna,
1. Sering dijumpai kondisi gusi turun
2. Hal tersebut karena kurang terjaga kebersihan rongga mulut
3. Diperparah dengan cara menyikat gigi yang salah, justru merusak gusi.
Mulut Kering kata Rimna, bisa disebabkan karena usia tua penurunan fungsi kelenjar ludah dan konsumsi obat, misalnya obat hipertensi.
Saran saya kata dia : Perbanyak konsumsi air putih, Mengunyah Permen karet non gula untuk menstimulasi kelenjar ludah , dan minum air jeruk (asam) serta makan asem jawa
Kesi Kanker & Pre Kanker dapat disebabkan beberapa faktor sambung dr.Rimna, antara lain : Kondisi Kesehatan tubuh (sistemik), kebiasaan merokok dan alkohol dan pola hidup tidak sehat.( segera peiksakan kedokter gigi )
Menurut Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) kata dr. Rimna, Cara merawat Kesgilut Adalah :
*. Sikat gigiduankali sehari rutin
*. Sikat gigi pagi hari setelah serapan, dan malam sebelum tidur.
*. Periksa ke dokter gigi minimal setiap 6 bulan sekali.
Kesimpulan : Lansia tetap memperhatikann Kesehatan rongga mulut utuk meningkatkan kwalitas Hidup
Disisi lain Brigjen pol Dr,dr,Vijtor SpB,FICS, DPM menedukasi terkait penyalahgunaan Narkoba bagi kelompaok Lansia, .petikannya :
Edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kelompok lansia sering disosialisasikan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), termasuk oleh sosok ahli dan penyuluh kenamaan Brigjen Pol. (Purn) Dr. dr. Victor Pudjiadi, Sp.B, FICS, DFM. Penyuluhan ini bertujuan untuk membekali lansia dengan pemahaman agar terhindar dari penyalahgunaan obat terlarang.Penyuluhan anti-narkoba yang dibawakan oleh dr. Victor Pudjiadi dan tim BNN dikenal sangat interaktif dan edukatif. Berikut adalah beberapa fokus materi dan pendekatannya:Metode Edutainment: Materi bahaya narkoba biasanya dikemas secara santai dan menarik—terkadang diselingi dengan trik sulap—sehingga lansia lebih mudah memahami materi tanpa merasa bosan.Waspada Modus Baru: Lansia diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis narkoba serta modus operandi peredaran gelap narkotika yang kian menyasar berbagai kalangan usia.
Peran Penting Keluarga: Edukasi ini menempatkan lansia sebagai “mata dan telinga” masyarakat, yang mampu mengawasi lingkungan sekitar dan keluarga terdekat (anak/cucu) dari bahaya laten narkoba.Pencegahan & Rehabilitasi: Mengingatkan lansia mengenai dampak buruk penyalahgunaan obat, pentingnya deteksi dini, serta informasi akses layanan rehabilitasi gratis dari BNN bagi yang membutuhkan pemulihan.Edukasi mengenai narkoba ini sangat sejalan dengan visi dari program Sekolah Lansia (seperti program Selantang yang digagas BKKBN), yang bertujuan menjadikan lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).(Ring-o)
















