JEMBER,Liputannusantara.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan layanan kunjungan warga binaan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Kegiatan ini juga melibatkan personil dari Kodim 0824/Jbr dan Polres Jember, sebagai bentuk sinergi penguatan pengawasan.

Pemantauan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses verifikasi data pengunjung, pengambilan nomor antrian, penerbitan Surat Izin Kunjungan (SIK), hingga pemeriksaan keamanan melalui penggeledahan badan dan barang bawaan menggunakan mesin X-ray. Sebelum memasuki ruang kunjungan, pengunjung harus melewati Pengamanan Pintu Utama (P2U) untuk mendapatkan stempel UV, serta kartu tanda pengenal.
Kalapas menegaskan, bahwa layanan kunjungan merupakan hak warga binaan yang harus diberikan secara optimal dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap prosedur. Kehadiran anggota TNI-POLRI menjadi dukungan penting dalam memastikan seluruh proses layanan berjalan aman dan sesuai standar operasional.
Lebih lanjut Kalapas menambahkan, layanan kunjungan tatap muka memiliki peran strategis dalam memberikan dukungan moril dan motivasi bagi warga binaan agar terus berperilaku baik selama menjalani masa pembinaan.
Melalui pertemuan secara tatap muka, warga binaan dapat melepas kerinduan dengan keluarganya. Hal ini diharapkan, menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menjaga perilaku baik selama menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.
“Layanan kunjungan harus berjalan lancar, aman, dan tanpa diskriminasi. Seluruh layanan di Lapas Jember kami pastikan gratis, tanpa pungutan biaya apa pun. Kehadiran anggota dari Kodim 0824 dan Polres Jember, sangat membantu dalam melakukan pengamanan dan pengawasan, sehingga seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tegas Kalapas.
Salah satu pengunjung, Rizaldi, mengapresiasi atas pelayanan yang diberikan. “Proses layanan kunjungan di Lapas Jember berjalan cepat, mudah, dan tanpa pungutan. Selain itu petugas melayani dengan humanis, membuat kami merasa nyaman dan dihargai,” ungkap Rizaldi.
Lapas Jember menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memastikan tidak adanya praktik pungutan liar dalam setiap pelayanan yang diberikan.














