Liputannusantara.id-Tulungagung 08/10/2026,,Semangat membangun generasi yang berakhlak mulia dan dekat dengan Al-Qur’an terus digelorakan oleh SDN 1 Jengglungharjo melalui Program Santri Dasar. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui prosesi penyerahan bantuan Buku Tahfidzul Qur’an Juz 30 dari Kepala SDN 1 Jengglungharjo, Dr. Suprianto, kepada Ketua Program Santri Dasar, Ustadz Rudi Ardiamsyah, S.Pd.I.
Penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam memperkuat pembiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mencintai Al-Qur’an sejak usia sekolah dasar. Buku Tahfidzul Qur’an Juz 30 diharapkan dapat menjadi sarana pendukung bagi para peserta didik dalam menjalani proses pembelajaran Al-Qur’an secara lebih terarah dan menyenangkan.
Melalui Program Santri Dasar, SDN 1 Jengglungharjo tidak sekadar ingin melahirkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga generasi yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, berkarakter, serta memiliki akhlak yang baik.
“Dari Program Santri Dasar ini diharapkan murid-murid semakin cinta Al-Qur’an, tumbuh menjadi generasi Qur’ani, serta menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah,” demikian semangat yang dikedepankan dalam pelaksanaan program tersebut.
Lebih lanjut, Dr. Suprianto menegaskan bahwa arah pendidikan di SDN 1 Jengglungharjo berlandaskan pada visi untuk mencetak generasi yang berakhlakul karimah. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada pencapaian pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik.
Dalam proses pembelajaran, sekolah juga mengedepankan model Quantum Teaching and Learning, dengan menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, bermakna, dan mampu menggali potensi setiap peserta didik. Pendekatan tersebut dipadukan dengan upaya menciptakan iklim pembelajaran yang religius, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari keseharian siswa.
Program Santri Dasar diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun budaya sekolah yang religius. Dengan sinergi antara kepala sekolah, guru, pengelola program, orang tua, dan seluruh warga sekolah, pembelajaran Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti pada kemampuan menghafal, tetapi mampu membentuk sikap dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Penyerahan Buku Tahfidzul Qur’an Juz 30 ini pun menjadi simbol sebuah komitmen: mendidik anak bukan hanya agar cerdas secara intelektual, tetapi juga agar dekat dengan Al-Qur’an, kokoh dalam karakter, santun dalam akhlak, dan siap menjadi generasi Qur’ani yang membawa kebermanfaatan bagi sesama SDN 1Jengglungharjo “Berilmu ,Berakhlak,Berkarya dan Berdampak”
(Yp/Bt)
















