Jakarta (LN), Yonge Sihombing Penulis buku Prabowonomics Apresiasi Harlah PKB ke-28 Bertema Prabowonomics
Hari Ulang Tahun PKB yang ke 28 ini, dihadiri oleh Presien Prabowo Subianto,sekaligus mengapresiasi dan terharu dan bangga. Gaung Prabowonomics menggema di JCC malam itu. Ini bukti PKB tidak hanya hadir sebagai partai politik, tetapi sebagai partai gagasan yang berani berada di garda depan mengawal arah pembangunan nasional.”

Yonge Sihombing, S.E., M.B.A, Penulis Buku Bilingual Prabowonomics, menyampaikan apresiasi dan pandangannya terkait momentum ini, Sebagaimana penulis ( Ringo ) publikasi di media ini edisi Juli, dibawah judul “Acara Peluncuran Buku Prabowonomics 6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center” ( JICC)

Penulis menjelaskan bahwa Dalam rangka “Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics, Forum Prabowonomics Summit 2026, dan Pameran Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto”, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu untuk hadir pada acara tersebut.
Selanjutnya, harlah PKB ke 28 tersebut, selain dihadiri Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, turut hadir juga, para pimpinan partai politik koalisi, di antaranya Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, dan Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Dari jajaran elite PKB hadir Sekjen Hasanuddin Wahid, Cucun Ahmad Syamsurijal, Jazilul Fawaid, Hanif Dhakiri, Faisol Riza, dan Syaiful Huda.
Menurut laporan panitia, sekitar 7.000 – 8.000 kader memadati JCC dan kompak mengenakan kaos bertuliskan “PRABOWONOMICS”
Yonge Sihombing, S.E., M.B.A, Penulis Buku Bilingual Prabowonomics, menyampaikan apresiasi dan pandangannya terkait momentum ini:
1. Tentang Keberanian PKB Mengusung Tema Prabowonomics
“Saya terharu dan bangga. Gaung Prabowonomics menggema di JCC malam itu. Ini bukti PKB tidak hanya hadir sebagai partai politik, tetapi sebagai partai gagasan yang berani berada di garda depan mengawal arah pembangunan nasional.”
2. . Tentang Makna Kaos “Prabowonomics”
“Kaos itu bukan sekadar kain. Itu adalah pernyataan sikap. Bahwa ada kekuatan politik yang siap menjelaskan, mengamankan, dan mengawal kebijakan ekonomi yang berpihak kepada rakya
Saya meyakini, langkah PKB ini kata Yonge, akan diikuti oleh partai-partai lain, terutama partai-partai koalisi pemerintah.”
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto juga secara terbuka merespons penggunaan kaos tersebut.
“Saya terharu ujar Prabowo, karena PKB dalam hari ulang tahunnya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi. Saya juga merasa terharu saudara memakai kaos Prabowonomics,” kata Presiden Prabowo seperti dikutip dari detikFinance, Kamis (23/7/2026).
“Saya terharu karena PKB dalam hari ulang tahunnya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi. Saya juga merasa terharu saudara memakai kaos Prabowonomics,” kata Presiden Prabowo seperti dikutip dari detikFinance, Kamis (23/7/2026).
Presiden menegaskan arah ekonomi pemerintahannya berpegang pada Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945.
“Gagasan saya tidak ada yang baru, gagasan saya tidak ada yang luar biasa, gagasan saya hanya ingin menegakkan undang-undang dasar kita,” tegas Prabowo.
3. Tentang Inti Prabowonomics
“Prabowonomics itu sederhana. Negara hadir sebagai nahkoda, pasar sebagai mesin, dan rakyat sebagai tujuan. Fokusnya pada kedaulatan pangan, energi, dan industri. Dorongan kuat pada hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, koperasi, dan ekonomi pesantren. Bukankah itu juga ruh PKB selama 28 tahun? Partai yang lahir dari NU, tumbuh dari desa, dan berjuang untuk kaum bawah.”
4. Tentang Perlawanan Narasi
“Di tengah isu-isu negatif, kita butuh counter terhadap kepanikan. Prabowonomics adalah optimisme. Ada tangan tak kelihatan yang bekerja untuk meluruskan narasi, bahwa ekonomi kita punya arah yang jelas dan berpijak pada undang-undang dasar.”
5. Tentang Gerakan Literasi dan Peran PKB
Sebelum Harlah PKB, pada Senin, 20 Juli 2026, telah digelar press conference terkait rencana Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics, Forum Prabowonomics Summit 2026, Pameran Capaian Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 6 Agustus 2026 di JICC, serta pencanangan GERAKAN SEJUTA BUKU PRABOWONOMICS
“Gerakan Sejuta Buku ini penting agar gagasan Prabowonomics tidak berhenti di elite. Buku harus sampai ke desa, pesantren, kampus, UMKM, dan koperasi. Agar rakyat memahami, bahwa pembangunan ini untuk mereka.”
“Di usia 28 tahun, PKB dipanggil untuk berperan yang lebih besar. Mengawal pemerintahan bukan dengan gaduh, tapi dengan gagasan dan kerja nyata di akar rumput. Dan di atas semua ikhtiar ini, kita bersandar kepada Tuhan. TUHAN pasti memberi yang terbaik untuk kita dan bangsa ini,” tutup Yonge.(Ring-o)
















