Menu

Mode Gelap
Disnaker Kota Tangerang Genjot Kompetensi Warga, Pelatihan Menjahit Dibuka untuk Ciptakan Tenaga Kerja Mandiri Pimpin Astekpam, Kalapas Jember Tekankan Pentingnya Profesionalisme Ibadah Jumat Agung Pouk Maranatha Sitanala Berjalan dengan Hikmat dan Penuh Kemenangan Bersama Polsek Neglasari Ibadah Jumat Agung Pouk Maranatha Sitanala Berjalan dengan Hikmat dan Penuh Kemenangan Bersama Polsek Neglasari Silaturahmi Idul Fitri, Pewarna Banten dan STISNU Tangerang Bahas Isu Intoleransi Pembinaan PTK Tanggunggunung dan Halal Bihalal Bersama Gus Bahru Zamzami

Uncategorized

Hari ke-10 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Perkuat Edukasi dan Penindakan Humanis*

badge-check


					Hari ke-10 Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Perkuat Edukasi dan Penindakan Humanis* Perbesar

 

Serang,Liputannusantara.id – Memasuki hari ke-10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten terus mengintensifkan kegiatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara humanis guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis dan kawasan dengan tingkat mobilitas tinggi di wilayah hukum Polda Banten pada Rabu (11/02).

Dalam pelaksanaannya, personel Ditlantas Polda Banten tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, tetapi juga mengedepankan edukasi serta dialog langsung dengan para pengguna jalan. Petugas memberikan imbauan tentang pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, kelengkapan kendaraan, kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta larangan menggunakan ponsel saat berkendara.

KBO Ditlantas Polda Banten AKBP Syamsul Bahri menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Maung 2026 bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. “Operasi Keselamatan Maung 2026 bukan semata-mata penindakan, melainkan bagaimana kami hadir untuk mengingatkan dan mengajak masyarakat agar lebih disiplin serta peduli terhadap keselamatan di jalan. Setiap pelanggaran berpotensi menimbulkan kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKBP Syamsul Bahri.

Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas. Namun demikian, penindakan akan dilakukan secara tegas dan terukur terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. “Kami berharap melalui operasi ini, budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dari kesadaran, bukan karena takut terhadap sanksi. Dengan disiplin dan kepatuhan, kita dapat menekan angka kecelakaan serta mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Banten,” tambahnya.

AKBP Syamsul Bahri juga mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dengan senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara.

Operasi Keselamatan Maung 2026 akan terus dilaksanakan hingga akhir masa operasi sebagai upaya berkelanjutan Polda Banten dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pimpin Astekpam, Kalapas Jember Tekankan Pentingnya Profesionalisme

3 April 2026 - 12:41 WIB

Ibadah Jumat Agung Pouk Maranatha Sitanala Berjalan dengan Hikmat dan Penuh Kemenangan Bersama Polsek Neglasari

3 April 2026 - 03:22 WIB

Ibadah Jumat Agung Pouk Maranatha Sitanala Berjalan dengan Hikmat dan Penuh Kemenangan Bersama Polsek Neglasari

3 April 2026 - 02:21 WIB

Silaturahmi Idul Fitri, Pewarna Banten dan STISNU Tangerang Bahas Isu Intoleransi

2 April 2026 - 17:15 WIB

Pembinaan PTK Tanggunggunung dan Halal Bihalal Bersama Gus Bahru Zamzami

2 April 2026 - 17:08 WIB

Trending di Uncategorized