Serang ,Liputannusantara.id– Menyikapi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dan cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Banten pada Sabtu (10/01).

Berdasarkan informasi BMKG Banten, cuaca di wilayah Provinsi Banten dan sekitarnya pada pagi hari diprakirakan berawan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang di beberapa wilayah, di antaranya Cilegon, Pulo Ampel, Bojonegara, Kramatwatu, Waringinkurung, Mancak, Anyer, Cinangka, Gunungsari, Padarincang, Pabuaran, Baros, Serang, Carita, Labuan, Mandalawangi, Jiput, Cadasari, Pandeglang, Kaduhejo, Cimanuk, Menes, Cisata, Saketi, Pagelaran, Bojong, Patia, Panimbang, Angsana, Munjul, dan Picung.
Memasuki siang hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan di sebagian besar wilayah Provinsi Banten. Sementara itu, pada malam hari cuaca umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Cibeber, Cilograng, Bayah, Panggarangan, Cigemblong, Cihara, Malingping, Cijaku, Sumur, Cimanggu, Cigeulis, Panimbang, Angsana, Munjul, Patia, Picung, Pagelaran, Labuan, Carita, Menes, Cisata, dan Saketi. Pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan hingga hujan ringan.
Untuk kondisi udara, BMKG Banten mencatat suhu udara berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 65 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 45 kilometer per jam.
BMKG Banten juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, serta Kabupaten Lebak bagian Selatan dan Barat. Selain itu, terdapat peringatan potensi angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang bagian Barat dan Selatan, Kabupaten Tangerang bagian Utara, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang bagian Utara dan Barat, serta Kota Cilegon.
Menyikapi kondisi tersebut, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang. “Masyarakat diingatkan untuk tidak berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, memastikan keamanan instalasi listrik, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, Pengendara kendaraan bermotor diminta untuk mengutamakan keselamatan, menyesuaikan kecepatan, dan menepi di tempat aman apabila hujan lebat disertai jarak pandang terbatas. Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polda Banten memastikan Layanan Call Center 110 tetap siaga untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam maupun situasi darurat,” pungkas Kabidhumas Polda Banten
(Bidhumas).














