Menu

Mode Gelap
“UNDANGAN LIPUTAN PRESS CONFERENCE” Wujudkan Kemandirian, Bapas Jakbar Pastikan Klien Siap Bersaing di Dunia Usaha Pemdes Tanggunggunung Dukung Penuh Kegiatan Posyandu “Kesehatan Gigi & Mulut Lansia untuk mencegah Berbagai Penyakit” Persahabatan Tumbuh dari Benih Cinta dan Kasih Sayang. Dalam Kebersamaan  PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

News

“UNDANGAN LIPUTAN PRESS CONFERENCE”

badge-check


					“UNDANGAN LIPUTAN PRESS CONFERENCE” Perbesar

Jakarta, Juli, Liputan Nusantara (LN),dilansir dari detik.com ketua umum PPPT, mengundang para media :
Kepada Yth.
Redaksi / Teman-teman Media
1). http://Detik.com 2). http://Kompas.com 3). http://Tribunnews.com 4). http://Liputan6.com
5). http://Tempo.co 6). CNN Indonesia 7). http://Okezone.com 8). http://Suara.com 9). http://Kumparan.com 10). Media Indonesia
di Tempat

Halo teman-teman media,
Kami mengundang teman-teman media untuk hadir dan meliput Press Conference terkait:
“Rencana Penyelenggaraan: Peluncuran Buku Bilingual Prabowonomics, Forum Prabowonomics Summit 2026, dan Pameran Capaian Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto” Kamis, 6 Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Acara ini akan membahas detail pelaksanaan, narasumber, dan rangkaian kegiatan yang akan disampaikan ke public.


Detail Press Conference:
Hari / Tanggal : Senin, 20 Juli 2026
Waktu : Pukul 14.00 WIB s/d Selesai
Tempat : Kantor The Prabowonomics Institute Lt. 28 Unit 18, Gedung Neo Soho Residence – Central Park Jl. Letjen S. Parman No. 28, Jakarta Barat. Kehadiran dan dukungan liputan dari teman-teman sangat kami harapkan.Konfirmasi Kehadiran: Yonge Sihombing 0812 6688 5927 & Hendrik Sinaga 0811-9326-260
Mohon konfirmasi paling lambat H-1 ya.
Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. Sampai jumpa di Press Conference!
Salam,
Tim The Prabowonomics Institute
1. Yonge Sihombing, S.E., M.B.A.
2. Kanjeng Ayu Jenny Waskita, S.E., Ak., M.B.A.
3. Dr. Ir. Maruasas Pandjaitan, M.M., M.M.T.
4. Dr. Totok Sediyantoro, M.B.A., P.hD.
5. Dr. Dra. Murniati Tobing, M.Si.
6. Dr. Hendirik Sinaga, S.E, Ak., M.M., M.B.A., P.hD.
7. Muhajir, S.Kep., Ners., MMR.
8. Drs. Binton Simorangkir, M.M.
9. Saut Nainggolan, S.E.

Pertanyaan Seputar Buku Prabowonomics
64 PERTANYAAN DAN JAWABAN
1. Mengapa menuliskan buku ini? Untuk merangkum visi ekonomi Presiden Prabowo secara sistematis agar mudah dipahami publik, akademisi, dan pengambil kebijakan.
2. Apa fokus buku ini?
BAGIAN 1 – BIOGRAFI & DASAR PEMIKIRAN Bab 1-10
– Fokus: Menjelaskan siapa Prabowo, jejak karir, Asta Cita, Kabinet Merah Putih, dan landasan
pemikiran dari Prof. Soemitro + Nobel Ekonomi.
– Tujuan: Biar publik paham akar ide Prabowonomics.
BAGIAN 2 – KONSEP PRABOWONOMICS Bab 11-14
– Fokus: Merumuskan definisi Prabowonomics, Globalnomics, Paradox Ekonomi Global, dan
Perang Ekonomi Global.
– Tujuan: Jadi kerangka teori dan pembeda dengan model ekonomi sebelumnya.
BAGIAN 3 – PROGRAM EKONOMI UNGGULAN Bab 15-22

– Fokus: 8 “Gerakan Besar” sektor strategis. Pangan, Energi, Udara, Kreatif, Hijau, Biru, Lapangan
Kerja, Kewirausahaan Rakyat.
– Tujuan: Arah pembangunan ekonomi jangka menengah-panjang.
BAGIAN 4 – PROGRAM HASIL TERBAIK CEPAT Bab 23-33
– Fokus: 11 program yang dampaknya langsung dirasakan rakyat <1,5 tahun. MBG, CKG, KUR,
Bansos, Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Pemberantasan Korupsi, dll.
– Tujuan: Bukti nyata yang dipamerkan di acara.
BAGIAN 5 – PROGRAM EKONOMI PRIORITAS Bab 34-38
– Fokus: 5 kebijakan prioritas. Swasembada Pangan-Energi-Udara, Penerimaan Negara,
Pemberantasan Kemiskinan, Pupuk-Benih ke Petani, Rumah Murah.
– Tujuan: Detail teknis dan strategi implementasi.
BAGIAN 6 – REFLEKSI & ARAH KEBIJAKAN Bab 39-42
– Fokus: Kritik, Pujian, Kata Bijak Presiden, dan arah kebijakan seperti Pemekaran Daerah.
– Tujuan: Evaluasi terbuka dan peta jalan ke depan menuju Indonesia Emas 2045.

3. Mengapa judulnya Prabowonomics? Sebagai istilah untuk merangkum pendekatan kebijakan
ekonomi yang dijalankan Presiden Prabowo pro-rakyat, pro-produksi, pro kesejahteraan
rakyat dan berdaulat, berlandaskan Pasal 33 UUD 1945:
– Ayat 1: Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

– Ayat 2: Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup
orang banyak dikuasai oleh negara.

– Ayat 3: Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan
dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

– Ayat 4: Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan
prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan,
kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.
4. Apa isi buku ini? (Terlampir)
5. Tujuan dan manfaatnya? Tujuan: jadi referensi kebijakan. Manfaat: menyamakan persepsi
publik dan pelaku ekonomi.
6. Siapa pembaca buku ini? Pemerintah, DPR, akademisi, pelaku usaha, mahasiswa, dan
masyarakat umum.
7. Perbedaan dengan model sebelumnya? Lebih menekankan praktek pasal 33 UUD 1945
8. Menjawab tantangan pangan & energi? Lewat swasembada pangan, ketahanan energi, hilirisasi sumber daya alam, dan subsidi tepat sasaran.
9. Program prioritas paling dalam? MBG, Lumbung pangan nasional, hilirisasi nikel & sawit, serta koperasi desa merah putih.
10. Bagaimana bisa diakses publik & kampus? Akan didistribusikan ke perpustakaan kampus, toko buku, dan versi digital open access.
11. Pesan ke rakyat? “Ekonomi harus hadir untuk rakyat. Tidak ada yang tertinggal.”
B. Seputar The Prabowonomics Institute / Yayasan Pusat Prabowonomika Indonesia
12. Apa itu? Lembaga kajian independen yang mengkaji, merumuskan, dan mengawal gagasan Prabowonomics.
13. Yayasan Pusat Prabowonomika Indonesia? Badan hukum yayasan yang menaungi kegiatan riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat.
14. Peran utama Institute? Jadi think tank, jembatan akademisi-pemerintah-dunia usaha.
15. Program kerja ke depan? Riset kebijakan, pelatihan UMKM, forum diskusi, dan publikasi buku putih.
C. Afiliasi, Legalitas & Kelembagaan
16. Bag16. Bagian dari kepresidenan? Tidak. Ini lembaga independen, non-struktural.
17. Presiden Prabowo sebagai Dewan Pembina? Akan disampaikan resmi oleh pengurus. Belum bisa kami konfirmasi hari ini.
18. Buku resmi pemerintah? Buku ini adalah karya gagasan. Bukan produk hukum/regulasi pemerintah.
19. Mandat khusus dari Presiden? Kami bergerak untuk mendukung agenda pembangunan nasional, tanpa mandat struktural.
20. Koordinasi dengan kementerian? Koordinasi bersifat akademik dan konsultatif, bukan eksekutif.
21. Bentuk badan hukum? Yayasan berbadan hukum Indonesia. Dokumen akan disampaikan ke wartawan.
22. Kapan & di mana didirikan? Data akta dan SK akan dibagikan oleh sekretariat.
23. Afiliasi partai? Tidak berafiliasi ke partai politik tertentu. Fokus pada gagasan kebijakan.
24. Afiliasi think tank/universitas? Terbuka untuk kerja sama dengan kampus dan lembaga riset dalam dan luar negeri.
25. Pendiri & pengurus inti? Akan diperkenalkan dalam sesi khusus setelah acara ini.
26. Sumber dana operasional? Dari donasi sah, hibah riset, dan kerja sama program. Tidak mengikat.
27. Terima dana APBN/BUMN? Tidak menerima dana APBN. Jika ada kerja sama dengan BUMN sifatnya program, bukan operasional.
28. Menjaga independensi? Melalui dewan pakar lintas keahlian dan kode etik publikasi.
29. Konflik kepentingan? Semua sponsor dan mitra diumumkan transparan. Kajian tidak dipengaruhi sponsor.
30. Mengapa pakai nama “Prabowonomics”? Izin? Nama merujuk pada kerangka kebijakan. Penggunaan sudah dikomunikasikan dan tidak melanggar aturan.
31. Perbedaan dengan Bappenas/Kemenkeu? Bappenas/Kemenkeu = eksekutor kebijakan. Kami – lembaga kajian & penyebar gagasan.
32. Komitmen tidak untuk politik praktis? Anggaran dasar melarang aktivitas kampanye. Fokus kami riset dan edukasi.
D. Peluncuran Buku
33. Hubungan buku, forum, dan pameran? Satu rangkaian: Gagasan → Diskusi → Bukti implementasi.
34. Sudah disampaikan ke Presiden? Sudah, melalui tim terkait.
35. Sudah dibaca pejabat? Beberapa pejabat dan akademisi sudah menerima naskah awal.
36. Legalitas buku? Sudah ISBN dan terdaftar di Perpusnas.
37. Presiden hadir? Jadwal kehadiran masih dikomunikasikan. Akan kami update.
38. Rencana tindak lanjut? Roadshow kampus, diseminasi ke daerah, dan policy brief.
E. Prabowonomics Summit 2026
39. Tujuan utama? Menyatukan visi akademisi, pemerintah, dan swasta untuk percepatan ekonomi.
40. Pembicara & peserta? Menteri, kepala daerah, CEO, rektor, dan pakar ekonomi. Daftar lengkap menyusul.
41. Isu strategis utama? Pangan, energi, hilirisasi, lapangan kerja, dan ekonomi kerakyatan.
42. Perbedaan dengan forum lain? Fokus pada implementasi, bukan hanya wacana. Ada pameran bukti nyata.
43. Hasil/rekomendasi yang diharapkan? Buku putih rekomendasi kebijakan untuk pemerintah.
44. Masyarakat bisa ikut? Bisa lewat pendaftaran online dan live streaming.
F. Pameran Capaian Program Hasil Terbaik Cepat
45. Tujuan pameran? Menunjukkan bukti nyata program yang sudah berjalan dan dirasakan rakyat.
46. Program apa saja? Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa, Hilirisasi, Lumbung Pangan, dll.
47. Siapa peserta? Kementerian teknis, BUMN, pemda, dan pelaku UMKM.
48. Indikat48. “Hasil Terbaik Cepat”? Dampak langsung ke masyarakat, waktu implementasi <1,5 tahun, dan skalabilitas.
49. Manfaat ke masyarakat? Edukasi, akses produk UMKM, dan rekrutmen tenaga kerja.
50. Target pameran? Mempercepat replikasi program di daerah lain.
51. Kapan & di mana? Terbuka? Detail lokasi & tanggal akan dirilis. Rencananya terbuka untuk umum.
G. Hasil Yang Diharapkan
52. Hasil dari buku? Jadi rujukan kebijakan dan bahan ajar.
53. Dampak Summit? Lahirnya rekomendasi yang diadopsi pemerintah.
54. Dampak pameran? Percepatan adopsi program di 514 kabupaten/kota.
55. Langkah nyata Institute setelah ini? Monitoring, riset lanjutan, dan pendampingan daerah.
56. Meningkatkan pemahaman masyarakat? Lewat bahasa sederhana, infografis, dan media sosial.
57. Target 1 tahun? 100 kampus punya mata kuliah/kajian Prabowonomics dan 20 daerah replikasi program.

H. Rekomendasi Dari Acara Ini
58. Rekomendasi ke Pemerintah? Perkuat anggaran pangan, energi, dan hilirisasi.
59. Rekomendasi ke DPR/Kementerian/Daerah? Buat regulasi turunan dan alokasi APBD untuk program prioritas.
60. Rekomendasi ke Dunia Usaha/BUMN/Investor? Investasi di sektor produksi dan kemitraan dengan UMKM.
61. Rekomendasi ke Akademisi/Kampus? Kembangkan pusat studi dan riset terapan Prabowonomics.
62. Rekomendasi ke Media & Masyarakat? Kawal implementasi dan sebar informasi yang benar.
63. Dokumen rekomendasi disampaikan ke siapa? Ke Presiden, DPR, Bappenas, dan dipublikasikan ke publik.
64. Ada “Buku Putih Rekomendasi 2026”? Ya. Akan diluncurkan 1 bulan setelah summit sebagai output resmi. (Ring-o )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Kesehatan Gigi & Mulut Lansia untuk mencegah Berbagai Penyakit”

20 Juli 2026 - 03:44 WIB

Persahabatan Tumbuh dari Benih Cinta dan Kasih Sayang. Dalam Kebersamaan 

19 Juli 2026 - 13:11 WIB

Pameran 14 Program Prioritas Presiden Menjadi Bagian Summit”

18 Juli 2026 - 03:24 WIB

“Rancangan Acara Press Conference peluncuran Buku Prabowonomics “,

15 Juli 2026 - 13:58 WIB

“Piala Dunia FIFA 2026 Perempat Final, 🇫🇷 Prancis vs 🇲🇦 Maroko Jumat 10 Juli 2026, pukul 03.00 WIB

14 Juli 2026 - 00:44 WIB

Trending di Jakarta