Dr.(C) Iramdan M.Pd bersalaman dengan Prof.Dr.Jimly Assidiqe ketua dewn pembina (pake peci)
Jakarta, Maret, Liputan Nusantara. Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia disingkat ICMI adalah sebuah organisasi cendekiawan muslim di Indonesia. Kelahiran ICMI bukankah sebuah kebetulah sejarah belaka, tapi erat kaitannya dengan perkembangan global dan regional di luar dan di dalam negeri.
Ramadhan Leadership: Sinergi Intelektual dan Kepemimpinan Kolaboratif untuk Indonesia Maju
Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ramadhan Leadership” yang berlangsung di Kantor BRIN, Jakarta, pada tanggal 25 Februari s.d 1 Maret 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pemuda ICMI, peneliti BRIN, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi ternama. Termasuk Dr.(C ) Iramdan,M.Pd wakil sekretaris jenderal bidang pendidikan TOT Lemhannas PPNK 196 yang juga menjadi Dosen tetap di UNINDRA PGRI Jakarta.

Dr.(C) Iramdan, M.Pd ( nomor 2 dari kanan sebagai nara sumber teerkait kurikulum di Univ. Sains Islam Malasiya

DR.Ismail Rumadan (tengah pake peci hitam batik coklat, ketua pemuda ICMI
Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang refleksi kepemimpinan yang berlandaskan nilai spiritualitas, integritas, dan penguatan kolaborasi kebangsaan berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
Dalam sambutannya, Dr (C) Iramdan,M.Pd menyampaikan : “Ramadhan adalah momentum penting untuk membentuk karakter kepemimpinan yang berlandaskan iman, integritas, dan kepedulian sosial. Melalui nilai-nilai Ramadhan seperti kejujuran, disiplin, kesabaran, dan semangat berbagi, para pemuda Indonesia diharapkan mampu menjadi generasi pemimpin yang berakhlak, berilmu, dan bertanggung.
Kegiatan Ramadhan Leadership menjadi ruang bagi pemuda untuk memperkuat spiritualitas, meningkatkan kapasitas intelektual, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dalam membangun bangsa. Dengan semangat Ramadhan, pemuda Indonesia diharapkan siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa kemajuan dan kemaslahatan bagi bangsa dan umat” tutup Iramdan dalam sambutannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BRIN, Ketua ICMI Prof. Dr. Arif Satria. (Ketua Umum ICMI /Kepala BRIN yang memberikan arahan mengenai pentingnya kepemimpinan riset dan inovasi dalam mendorong daya saing bangsa. Hadir pula Ketua Dewan Pembina ICMI yang menegaskan komitmen ICMI dalam membangun tradisi intelektual yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan umat dan bangsa” tutup Iramdan dalam sambutannya.
Hadir dari jajaran kementerian, oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, yang menekankan penguatan dalam pendidikan
BRIN awalnya menjadi satu kesatuan dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), Namun dalam perjalanannya, Pada 5 Mei 2021, Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2021, yang secara efektif menetapkan BRIN sebagai satu-satunya badan penelitian nasional.
Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) adalah organisasi cendekiawan Muslim yang didirikan pada 7 Desember 1990 di Malang, dengan B.J. Habibie sebagai ketua pertama. ICMI bertujuan meningkatkan kualitas iman, takwa, dan ilmu pengetahuan untuk mewujudkan masyarakat madani, serta berperan dalam pembangunan bangsa melalui pemberdayaan sosial-ekonomi
Susan Dorfman adalah Presiden & CEO dari ICMI Media Group, sebuah agensi WPP, agensi perencanaan media strategis terkemuka yang melayani industri ilmu hayati.(Ring-o)
[08.49, 6/3/2026] maripin munthe: Siang ma da tulang LG di kantor p














