Menu ✖

Mode Gelap
Keputusan Panitia Pemilihan RW 05 Pondok Bahar Dipersoalkan, Kelurahan Usulkan Perubahan Sistem Meriahnya Maulid Nabi di SDN Jurang Mangu Barat 01 dari Santunan Yatim hingga Berbagai Penampilan Peserta Didik Ketua Umum Garuda Gibran Indonesia Tegaskan, Hentikan Propaganda Untuk Wakil Presiden  Outing Class KUN Pondok Melati dirumah Perubahan / Jakarta Escape(rumah Victoria) Jumat 18 Sept 2026 64 Anak Yatim SDN Pondok Benda 01 Dapat Santunan dalam Peringatan Maulid Nabi Dampingi Korban Dugaan Penipuan Secara Probono, JPB Law Firm Tunggu Pemanggilan Terlapor Faridah

News

 “Ketua Umum PPPT Yonge Sihombing, S.E., M.B. Usung Konsep Asta Cita Tapanuli dan Prabowonomics ke Presiden Prabowo”

badge-check


					 “Ketua Umum PPPT Yonge Sihombing, S.E., M.B. Usung Konsep Asta Cita Tapanuli dan Prabowonomics ke Presiden Prabowo” Perbesar

Yonge Sihombing, SE,M.B.A ketua The Print, penulis buku Prabowonomisc dan juga Ketua PPPT, berjabat tangan dengan Jenderal (purn)Luhut Binsar panjatan ketua DEN dan juga dewan penasehat PPPT.
(siaran Pers)

Jakarta, Mei ,Liputan Nusantara (LN),Salah satu isi dari Asta cita Prabowo, ialah, melanjutkan hilirisasi dan industralisai untuk meningkatkan nlai tambah di dalam negeri. Seperti yang dikatakannya sebagai momentum groundbreaking pada 29 April 2026 yang lalu sebagaimana penulis beritakan pada liputan Nusantara ini edisi 30 April dibawah judul ‘Hari Investasi dan Industri Hilirirasi Nasional”
– Panitia Terdahulu dan Tokoh Yang Belum Berhasil (Gagal) Mewujudkan Provinsi Tapanuli Tahun 2007 Perlu Introspeksi Diri.

Investasi dan Hilirisasi Industri Kunci Wujudkan Transformasi Ekonomi Nasional

Selanjutnya Panitia Percepatan Provinsi Tapanuli (PPPT) yang diketuai oleh Yonge Sihombing SE, M.B.A mengusung konsep Asta Cita Tapanuli dan Prabowonomics untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto, guna memastikan pembentukan daerah otonomi baru Provinsi Tapanuli berjalan searah dengan agenda pembangunan nasional.
Ketua Umum PPPT Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., mengatakan Asta Cita Tapanuli dirumuskan sebagai peta jalan delapan agenda prioritas. Sementara Prabowonomics dijadikan rujukan strategi ekonomi agar Provinsi Tapanuli lahir dengan fondasi kuat.
“Kami akan sampaikan langsung kepada Bapak Presiden. Asta Cita Tapanuli dan semangat Prabowonomics ini untuk memastikan Provinsi Tapanuli mandiri, maju, dan sejahtera,” ujar Yonge di Jakarta, Senin, 4 Mei 2026.
Yonge menegaskan PPPT berdiri di atas pondasi perjuangan para pendahulu. PPPT secara aktif merangkul panitia-panitia terdahulu dan para tokoh yang telah mengawal isu pemekaran Provinsi Tapanuli selama ini.

“Ini perjuangan panjang lintas generasi. Kami tidak mulai dari nol. Kami melanjutkan amanah para orangtua kami. PPPT bertugas merajut semua simpul perjuangan agar tidak ada yang tercecer. Kita selesaikan bersama,” ujar Yonge.
Langkah konsolidasi ini, kata Yonge, penting agar Presiden Prabowo melihat bahwa aspirasi pembentukan Provinsi Tapanuli adalah suara bulat masyarakat, bukan fragmentasi kelompok.

Yonge juga menitipkan harapan kepada para panitia terdahulu dan tokoh yang belum berhasil mewujudkan Provinsi Tapanuli. “Kami mengajak para orangtua kami, para pendahulu yang pernah berjuang namun belum berhasil mewujudkan Provinsi Tapanuli, untuk bersama-sama merampungkan cita-cita ini. Mari kita bersatu, tapi juga berani introspeksi diri. Tidak elok saya sebutkan nama-nama tokoh yang gagal tersebut,” tegas Yonge.( Ring-o )
[12.10, 4/5/2026] Ringo: Dokumen Rilis 4 Mei 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

 Outing Class KUN Pondok Melati dirumah Perubahan / Jakarta Escape(rumah Victoria) Jumat 18 Sept 2026

24 September 2026 - 09:47 WIB

 Praktek Pendidikan di era Artivicial Inteligent (AI )

24 September 2026 - 01:02 WIB

“PPPT Siapkan Naskah Akademik RUU Provinsi Tapanuli untuk Diserahkan ke Presiden”

22 September 2026 - 15:16 WIB

“”SEJARAH PERJUANGAN DOB PROVINSI TAPANULI: Mewarisi Sejarah, Membangun Harapan “September 2026”

4 September 2026 - 13:34 WIB

 Kontras Pengungkapan Oli Palsu: Cengkareng Digerebek, Gudang Nerogtog Tangerang Masih Bebas Beroperasi?

3 September 2026 - 10:37 WIB

Trending di Headline