
Hangat dan Penuh Keakraban di Kremlin, Presiden Prabowo dan Presiden Putin Pererat Kemitraan Strategis Indonesia–Rusia

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin, di Istana Kremlin pada Senin, 13 April 2026.
Jakarta,April, Liputan Nusantara (LN), Yonge sihombing SE,M.B.A Ketua Prabowonomics Institute (The Print) sekaligus penulis buku Prabowonomics, dan juga ketua Umum PPPT, bertemu dengan H.E. Mr. Sergei Tolchenov Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia di kantor Kedutaan Besar Federasi Rusia, Jakarta, pada Rabu (23/4/26 ).

Penulis buku Prabowonomics, Yonge, mengucapkanUltah ke-67 dan menyerahkan undangan peluncuran buku kepada Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) di Ruang Rapat Komisi IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia Rusia di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo tercatat sebagai salah satu kepala negara yang paling sering bertemu Presiden Vladimir Putin dalam beberapa tahun terakhir
Mengawali diskusi, Yonge Sihombing menyampaikan apresiasi, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Yang Mulia H.E. Mr. Sergei Tolchenov atas kesediaan menerima kami. Ini kehormatan besar bagi Prabowonomics Institute (The Print) untuk dapat berdialog langsung dengan Kedutaan Besar Federasi Rusia.”
Empat Pokok Bahasan Utama yang disampaikan Yonge Sihombing, putra daerah Tapanuli, kepada H.E. Mr. Sergei Tolchenov:
1. Perkembangan kerja sama ekonomi dan investasi antara Pemerintah Federasi Rusia dengan Pemerintah Republik Indonesia;
2. Saran dan masukan Pemerintah Rusia untuk peningkatan hubungan kerja sama ekonomi dan investasi dengan Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo;
3. Kesan dan pesan H.E. Mr. Sergei Tolchenov terhadap buku Prabowonomics yang memuat gagasan ekonomi Presiden Prabowo;
4. Isu-isu strategis lain yang berkembang selama diskusi berlangsung.
“Kami bedah substansi Prabowonomics langsung dengan H.E. Mr. Sergei Tolchenov dan menjajaki kerja sama konkret The Print dengan Kedubes Rusia. Rusia punya teknologi dan modal. Sementara Tapanuli dan Kawasan Danau Toba butuh percepatan investasi untuk pariwisata, infrastruktur, dan pemulihan daerah terdampak bencana. Ini skema win-win,” tegas Yonge.
Menanggapi hal tersebut, H.E. Mr. Sergei Tolchenov menyampaikan, “Terima kasih kepada Bapak Yonge Sihombing dan tim Prabowonomics Institute atas inisiatif dan pemaparan yang komprehensif. Kami menyambut baik semangat untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara, khususnya gagasan-gagasan yang tertuang dalam Prabowonomics.”
Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat dan saling meminta agar komunikasi dan koordinasi dijalin secara intensif dan berkelanjutan guna menindaklanjuti seluruh agenda yang telah dibahas, termasuk penjajakan investasi di Tapanuli dan Kawasan Danau Toba.

jalan-jalan-raya dan pemandangan di danau-toba mengundang wisatawan domestik & mancanegara untuk berkunjung
Disamping itu ada lima Agenda Tindak Lanjut yang diusulkan kepada H.E. Mr. Sergei Tolchenov: 1. 1. Kerja sama kelembagaan antara Prabowonomics Institute (The Print) dengan Kedubes Rusia serta lembaga pemerintah dan non-pemerintah Federasi Rusia;
2. Peningkatan investasi Rusia di wilayah Tapanuli dan Kawasan Danau Toba (KDT), termasuk daerah terdampak bencana;
3. Undangan kunjungan kerja dan wisata kepada H.E. Mr. Sergei Tolchenov ke Tapanuli serta situs bersejarah di Danau Toba;
4. Usulan kunjungan Presiden Vladimir Putin ke wilayah Tapanuli dan Danau Toba dalam rangkaian kunjungan kenegaraan ke Indonesia Juni 2026;
5. Bantuan komunikasi dari H.E. Mr. Sergei Tolchenov untuk menjembatani audiensi dengan para Duta Besar negara sahabat lainnya.
Turut hadir dalam delegasi: Dr. Dra. Murniati Tobing, M.Si. (Sekjen PPPT), Drs. Binton Simorangkir, M.M (Bendahara), dan Dr. Ir. Maruasas Pandjaitan, M.M., M.M.T
Catatan :
H.E. Mr. Sergei Tolchenov menyerahkan Surat Kepercayaan sebagai Duta Besar L.B. dan B.P. Federasi Rusia untuk RI kepada Presiden Joko Widodo pada 8 Agustus 2024 di Istana Merdeka. Beliau melanjutkan penugasan pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Tentang Prabowonomics Institute
Prabowonomics Institute (The Print) adalah lembaga kajian gagasan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada riset kebijakan, advokasi investasi, dan diplomasi ekonomi untuk mendorong implementasi nyata di daerah.(Ring-o )















