
JEMBER,Liputannusantara.id – Dalam rangka meningkatkan kinerja serta memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin rapat evaluasi yang diikuti seluruh pejabat struktural, pada Rabu (21/01/2026) bertempat di Ruang Nawasena Lapas Jember.
Dalam arahannya, Kalapas menegaskan pentingnya menguatkan kembali niat dan semangat pengabdian sebagaimana saat pertama kali memilih profesi sebagai Petugas Pemasyarakatan. Seluruh jajaran diminta untuk senantiasa berpegang pada Prinsip Dasar Pemasyarakatan “Back to Basic”, sebagai strategi peningkatan kualitas kinerja dan layanan Pemasyarakatan.
Kalapas juga mengingatkan seluruh pejabat struktural agar memperhatikan kelengkapan atribut serta kerapihan dalam mengenakan pakaian dinas. Beliau menginstruksikan agar Pakaian Dinas Harian (PDH) dan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) segera dilengkapi sesuai ketentuan terbar.
Lebih lanjut, Kalapas menekankan pentingnya optimalisasi peran Wali Pemasyarakatan agar melaksanakan tugas dan fungsi secara maksimal. Wali Pemasyarakatan diharapkan mampu berperan sebagai pembina, guru, sekaligus orang tua bagi warga binaan, khususnya yang berada dalam perwaliannya, guna mendukung keberhasilan proses pembinaan.
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Kalapas mendorong seluruh jajaran untuk membangkitkan semangat kerja agar menjadi insan Pemasyarakatan yang produktif, berdedikasi, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
Selain itu, Kalapas menginstruksikan seluruh jajaran untuk menindaklanjuti dan menyukseskan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin 6 sampai dengan 11. Program tersebut meliputi : pemberantasan narkoba, penanganan overkapasitas, ketahanan pangan, dapur sehat, pemasaran hasil karya warga binaan melalui koperasi, serta penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.
Di bidang pembinaan kemandirian, Kalapas mendorong peningkatan kontribusi dan daya saing produk hasil karya warga binaan agar semakin diminati masyarakat. Pemanfaatan media sosial dinilai strategis untuk memperluas pasar sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap produk unggulan warga binaan.
Menutup arahannya, Kalapas menginstruksikan pentingnya peningkatan kinerja Tim Satopspatnal agar berdampak terhadap kualitas pelayanan. Seluruh jajaran juga harus lebih peka dan peduli dalam pelaksanaan tugas, khususnya terhadap permasalahan dan keluhan warga binaan.
Redaksi














