Serang,Liputannusantara.id – Dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah Tahun 2026, Polda Banten menggelar Rapat Koordinasi Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Maung-2026”. Kegiatan tersebut bertempat di Aula Ditreskrimum Polda Banten pada Selasa (20/01).

Dalam kesempatannya, Karoops Polda Banten Kombes Pol Yofie Girianto menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Maung 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. “Operasi ini difokuskan pada pengamanan jalur transportasi, pusat keramaian, tempat ibadah, hingga kawasan wisata yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Selanjutnya, Kombes Pol Yofie menyampaikan statistik pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2025, khususnya pada mobilitas di pelabuhan. “Peningkatan kapal operasi sebesar 2 persen, trip kapal 12 persen, dan jumlah penumpang naik 8 persen. Kendaraan roda dua dan bus mengalami kenaikan, sementara roda empat dan truk menurun. Puncak arus mudik 2025 terjadi pada H-3 Lebaran dengan 170.994 penumpang dan 42.330 kendaraan, sedangkan puncak arus balik pada H+5 dengan 162.890 penumpang dan 42.190 kendaraan. Lonjakan wisata di Anyer terjadi pada H+2 hingga H+5 Lebaran, dengan penerapan one way sebanyak 20 kali dan okupansi hotel sekitar 80 persen. Mayoritas wisatawan berasal dari Jabodetabek,” ucapnya.
Kombes Pol Yofie menjelaskan bahwa dalam Operasi Ketupat Maung 2026, Polda Banten akan mengamankan objek vital dan pusat aktivitas masyarakat. “Meliputi 438 masjid, 225 lokasi Salat Idulfitri, 112 lokasi wisata, 52 pusat perbelanjaan, 3 pelabuhan, 15 stasiun KAI, 20 terminal, serta 5 rest area dan 5 buffer zone. Sebanyak 54 pos pengamanan akan didirikan, terdiri dari 40 Pos Pam, 10 Pos Yan, dan 4 Pos Terpadu. Operasi ini melibatkan total 3.416 personel, yang terdiri dari 1.713 personel Polda Banten dan 1.703 personel dari instansi terkait,” jelas Kombes Pol Yofie.
Diakhir Karoops Polda Banten menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan di sejumlah pelabuhan. “Selain itu, kami juga menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan di pelabuhan, yakni Pelabuhan Merak untuk pejalan kaki dan kendaraan umum hingga bus, Pelabuhan Ciwandan untuk sepeda motor dan kendaraan angkutan tertentu, serta Pelabuhan BBJ untuk kendaraan berat dan berukuran besar,” tambahnya.
Melalui rapat koordinasi ini, Polda Banten berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026 dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman, nyaman, dan lancar. (Bidhumas).














