JEMBER,Liputannusantara.id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin apel pagi pegawai yang diikuti pejabat struktural, staf, CPNS, serta peserta magang, pada Senin (09/02/2026). Apel ini menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, integritas, serta profesionalisme dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan secara optimal.
Dalam amanatnya, Kalapas menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas pelaksanaan kinerja yang telah berjalan dengan baik. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan komitmen, dedikasi, dan tanggung jawab setiap petugas dalam menjalankan amanah organisasi, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Jember.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa Penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas yang telah dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan merupakan janji dan komitmen moral seluruh pegawai yang harus diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Terkait layanan hak warga binaan, Kalapas menekankan bahwa pengusulan Remisi dan Integrasi harus dilakukan secara cermat dan teliti melalui verifikasi data secara berlapis. Hal ini penting dilakukan guna memastikan tidak terjadi kesalahan administrasi, serta menjamin terpenuhinya hak warga binaan secara tepat dan akuntabel.
Kalapas juga menegaskan bahwa pejabat struktural memiliki tanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kinerja jajarannya masing-masing. Pengawasan yang optimal dinilai mampu menjaga kualitas pelaksanaan tugas, agar berjalan sesuai target kinerja yang telah ditetapkan.
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Kalapas kembali menegaskan komitmen Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) wajib diwujudkan di Lapas Jember.
“Jangan ada pegawai yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung terhadap masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas. Jaga diri dan kehormatan kalian sebagai petugas Pemasyarakatan,” tegasnya.
Mengakhiri amanatnya, Kalapas mengajak seluruh jajaran untuk melaksanakan tugas pengabdian secara total dengan dilandasi ketulusan. Beliau juga mengingatkan agar menjadikan instansi tempat bekerja sebagai ladang ibadah untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya, serta terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.








