Menu

Mode Gelap
Lapas Jember Manfaatkan Ramadhan, Panen Kangkung untuk Ketahanan Pangan Ketebalan Aspal 2 centimeter, Hotmix di Jalan Poros Desa Kampung Kelor Kecamatan Sepatan Timur Diduga Tak Sesuai SNI Lewat Dialog Banten Insight, Layanan 110 dan Titip Kendaraan Disosialisasikan* Miris!! Kepala Sekolah SDN 2 Wangunjaya Kini Tuai Sorotan Tajam Publik. Diduga Korupsi Waktu* Polres Pandeglang Gelar RAT Primkoppol Tahun Buku 2025, Perkuat Komitmen Kesejahteraan Anggota Enam Kapal dan Dua Dermaga BBJ Disiapkan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

Uncategorized

Lapas Jember Manfaatkan Ramadhan, Panen Kangkung untuk Ketahanan Pangan

badge-check


					Lapas Jember Manfaatkan Ramadhan, Panen Kangkung untuk Ketahanan Pangan Perbesar

 

JEMBER,Liputannusantara.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan panen sayur kangkung yang dibudidayakan pada ahan area branggang Lapas. Pada panen kali ini berhasil menghasilkan lebih kurang 80 kilogram kangkung segar, pada Kamis (05/03/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang secara konsisten dilaksanakan oleh Seksi Kegiatan Kerja Lapas Jember. Melalui program ini, warga binaan dibekali keterampilan produktif di bidang pertanian yang memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, memastikan kualitas sayur yang dihasilkan dalam kondisi baik, segar, dan layak konsumsi. Hasil panen tersebut selanjutnya disalurkan kepada pihak penyedia bahan makanan untuk mendukung kebutuhan konsumsi warga binaan.

“Kami berhasil memanen sayur kangkung yang ditanam pada area branggang Lapas dengan melibatkan warga binaan sebagai tenaga kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan,” ujar Kalapas.

Kalapas menambahkan, program pembinaan kemandirian di bidang pertanian tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk menumbuhkan semangat berwirausaha dan tanggung jawab, serta keterampilan kerja yang bermanfaat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan. Melalui pembinaan kemandirian di bidang pertanian diharapkan mampu membantu mereka membuka peluang usaha, sehingga memperoleh penghidupan yang layak setelah selesai menjalani masa pidana,” tambahnya.

Salah satu warga binaan SR, yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku bersyukur dapat mengikuti program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan oleh Lapas Jember.

“Kami merasa senang dan bersyukur bisa dilibatkan dalam kegiatan ini. Selain menambah pengetahuan tentang pertanian, kami juga belajar bekerja sama dan tanggung jawab. Ilmu ini sangat berguna sebagai bekal kami nanti setelah bebas,” ungkapnya.

Lapas Jember akan terus berkomitmen mengoptimalkan program pembinaan kemandirian, khususnya di bidang pertanian, sebagai upaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sekaligus berkontribusi dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketebalan Aspal 2 centimeter, Hotmix di Jalan Poros Desa Kampung Kelor Kecamatan Sepatan Timur Diduga Tak Sesuai SNI

5 Maret 2026 - 16:25 WIB

Lewat Dialog Banten Insight, Layanan 110 dan Titip Kendaraan Disosialisasikan*

5 Maret 2026 - 06:07 WIB

Polres Pandeglang Gelar RAT Primkoppol Tahun Buku 2025, Perkuat Komitmen Kesejahteraan Anggota

4 Maret 2026 - 15:02 WIB

Enam Kapal dan Dua Dermaga BBJ Disiapkan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026

4 Maret 2026 - 14:58 WIB

Pelabuhan Ciwandan Siap Tampung Ribuan Roda Dua, Polda Banten Tinjau Kesiapan Jelang Arus Mudik 2026

4 Maret 2026 - 14:54 WIB

Trending di Uncategorized