Home / Metropolitan

Rabu, 27 Desember 2023 - 07:15 WIB

WANITA DAN POLITIK

Iramdan ,M.Pd ( pake jacket hitam baris depan) foto bersama dengan narsum lainnya, beserta caleg dan aleg dalam pelatihan  sekolah politik perempuan  pemda Jabar.

 

Jakarta, Desember, Liputan Nusantara(LN), Kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Republik Indonesia terus berupaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik. Dibuatnya kebijakan seperti UU no.10 tahun 2008 pasal 55 ayat 2 menerapkan zipper system yang mengatur bahwa setiap 3 bakal calon terdapat sekurang-kurangnya satu orang perempuan. Pemenuhan kuota 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen nyatanya masih jauh dari kata memuaskan. Angka tersebut tidak sepenuhnya tercapai bahkan malah menimbulkan pro dan kontra dalam partai.

Inilah Sebabnya Iramdan, M.Pd seorang nara sumber dari akademisi membuat judul materi paparannya dalam pelatihan sekolah Politik Perempuan Pemda Jabar Senin – Rabu Tanggal 11 –  13,Jalan Turangga  No.25 Bandung. Iramdan, M.Pd yang seangkatan dengan penulis,di progran Pasca Sarjana dimana beliau menjadi narasumber (narsum) di pelatihan sekolah Politik Perempuan Pemda Jabar.

Iramdan sedang menyampaikan paparannya, didampingi moderator

Representasi perempuan dalam bidang politik dapat dikatakan masih jauh dari harapan. Di Indonesia sendiri perempuan yang terjun dalam dunia perpolitikan masih terbelenggu dengan latar belakang, budaya patriarkhi, perbedaan gender. Meskipun sampai saat ini selalu ada upaya untuk memperbaiki persolan tersebut.

Iramdan mengawali paparannya,dengan  tema, Pencitraan Politik Elektoral Dalam Merebut Simpati Masyarakat. Dia menjelaskan apa Pengertian Pencitraan Politik Elektoral yaitu : Pencitraan adalah citra atau gambaran yang ingin dibentuk terhadap diri seseorang atau sebuah objek kata dia, Sedangkan Politik Elektoral? Sambungnya lagi,  Politik elektoral adalah suatu bentuk politik yang berfokus pada upaya memenangkan pemilihan umum. Fokus utamanya adalah untuk menarik dukungan masyarakat dalam pemilihan tersebut.Sementara Pencitraan Politik Elektoral? Pencitraan politik elektoral kata dia adalah tindakan politik elektoral untuk membentuk dan menampilkan citra yang baik terhadap kandidat atau partai politik tertentu. Lalu Strategi Pencitraan yang Umum Digunakan oleh Politisi ? Janji-Janji Kampanye  ujarnya lebih lanjut: Menggunakan janji-janji untuk mempengaruhi pemilih untuk memilih kandidat atau partai tertentu. Dan Penyesuaian Diri : Menyesuaikan diri dengan sudut pandang pemilih untuk meningkatkan dukungan pemilih. Serta Personal Branding: Membuat citra yang kuat melalui media dan kegiatan lainnya yang mendukung kandidat atau partai tertentu kata Ramdan (panggilan  akrab Iramdan-red).

Baca Juga  WACANA NATAL PROTAP 29 Desember 2023

Tokoh perempuan yang sukses dalam kancah perpolitikan di Indonesia

Personal Branding: Membuat citra yang kuat melalui media dan kegiatan lainnya yang mendukung kandidat atau partai tertentu lanjut Ramdan

Selanjutnta Ramdan mengatakan  untuk  Mendorong Partisipasi aktif Masyarakat dalam Politik, ialah (1) Pendidikan Politik : Memberikan pendidikan politik kepada masyarakat agar lebih mampu membaca dan menyikapi tindakan politik.(2) Dukung Reformasi Sistem Politik : Mendorong reformasi sistem politik agar kandidat-kandidat yang tidak berkualitas dapat dibatasi untuk maju dalam proses pemilihan umum.(3) Berkomitmen pada Proses : Mendorong masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam memilih dan memonitor tindakan politik yang dilakukan oleh wakil yang telah terpilih melalui pemilihan umum umum.

Menemukan Kontra : Mencari inkonsistensi antara kata-kata dan tindakan kandidat atau partai.

Mencari Fakta: Mengecek apakah fakta-fakta yang diklaim oleh kandidat atau partai terbukti berdasarkan sumber yang tepercaya.

narsum laki: Iramdan (baju putih bergaris) dan para narsum lainnya serta   n anggota DPRD dan DPR RI Jabar yang nyaleg lagi.

Meninjau Bahasa Tubuh : Observasi terhadap bahasa tubuh kandidat atau partai untuk memahami emosi yang ingin ditampilkan dan mengidentifikasi sinyal yang bertentangan dengan apa yang mereka katakan.Cara Mengenali Teknik Manipulasi dalam Pencitraan Politik Elektoral

Baca Juga  Kapolresta Barelang Kunjungi dan Berikan Semangat Kepada Petugas KPPS yang Sampai Larut Malam Masih Melakukan Perhitungan Hasil Pencoblosan di TPS

Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Politik

Menurut Iramdan, utk mendoron Mendorong Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Politik partisipsi aktif masyarakat dalam Politik ialah :

Wanita yang terjun kedunia politik yang menjadi populer antara lain :

  1. Megawati Sukarno Putri yang nama lengkapnya adala Dyah Permata Megawati Setyawaty Sukarnoputri yang biasa dipanggil Megawati Sukarnoputri yang menjadi Presiden RI ke lima sejak 23 Juli 2001 sd.20 Oktober 2004, Karier politiknya mulai 1986  yang menjadi ketua PDI Jakarta Pusat.Yang pada tahun 1993 terpilih menjadi Ketua umum PDI Perjuangan.
  2. Tri Risma Harini :yang biasa disapa Bu Risma, adalah Walikota Surabaya , merupakan wanita pertama yang menjabat  periode 2010-2015,menggantikan Bambang DH  yang kemudian menjadi wakilnya.Dia berprestasi memangkas anggaran birokrasi, memberi tunjangan kesehatan bagi warga tidak mampu,serta menambah anggaran Pendidikan 35 % dari APBD.Terakhir Bu Risma menjabat Menteri Sosial RI,
  3. Kofifah Indar Parawansa. Mulai dikenal dipanggung politik tanah air, setelah membacakan  pidato pernyataan sikap fraksi PPP dalam sidang umum  MPR 1998, dia pernah menjadi Menteri negara pemberdayaan Perempuan
  4. Rieke Dyan Pitaloka: Rike seorang penulis buku, pembaca acara dan pemain sinetron dan aktif di berbagai kegiatan politik.bahkan pernah menduduki sekjen PKB,Setelah keluar dari PKB , pindah ke PDIP.
  5. Malahayati : adalah salah seorang perempuan pejuang dari Aceh. Sebagai seorang yang berdarah biru, Ia memegang jabatan Kepala Barisan Pengawal  Istana panglima rahasia dan panglima protokol  pemerintah dariSultan Saidil Mukammil Alaudinn Riayat Sah IV.

Ayo siapa para kartini-kartini lainnya menyusul untuk terjun di kancah perpolitikan Indonesia ? kuota perempuan belum memenuhi target 30 %( Ring-o)

 

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Pesparani Nasional III 2023 Direncanakan di DKI Jakarta.

Metropolitan

GRUP MEDIA PROTAP

Metropolitan

Kunjungan RS.Santa Maria Cilacap Sekaligus Bakti Sosial

Metropolitan

Kemuliaan Bagi Allah di Surga dan Damai Sejahtera di Bumi

Metropolitan

Turnamen Golf dalam rangka Hut Kill Covid -19 ketiga  Sekaligus pencarian dana untuk Panti Asuhan  Santo Yusup Sindang Laya  Cipanas,Jabar

Metropolitan

WACANA NATAL PROTAP 29 Desember 2023

Metropolitan

Hari Guru Nasional 25 November 2023

Metropolitan

Pengenalan Sosial Politik Untuk Remaja dan Pemuda

Contact Us