Home / Metro

Senin, 8 Juli 2024 - 18:23 WIB

 “Small Change, Big Chalenger” (Kecil Uangnya, Besar Cintanya),Sabtu, 6 Juli 2024 – Habis

(Oleh : Adharta  Ongkosaputra, Ketum KRIS, dipublikasikan Ringo  Kabiro Liputan Nusantara DKI Jakarta)

Adharta Ketum KRIS,(kiri)bersama Isteri(kanan) dan dokter Nicolas( tengah)

Jakarta, Juli, Liputan Nusantara (LN),Kepulangan Adharta, bersama isteri dari Singapura ke Jakarta, Sabtu 6 Juli 2024, mengalami keterlambatan lebih dari 2 jam, yang seyogianya, take of jam 20.05. Karena sesuatu dan lain hal menjadi berangkat jam 22.20 dari bandara Changi Singapura, Namun Adharta, tetap mengucapkan Termakasih kepada Garuda Indonesia.

nampak orang tua bersama anak-anak sasaran penerima PMT sangat antuasias dalam memberikan PMT bagi anak-anak

Khususnya kepada, Bapak Irfan Setiaputra Direktur Utama  Garuda Indonesia. Karena kami sekeluarga mendapat pelayanan istimewa sejak dari Surabaya ke Singapura  sampai kembali ke Jakarta.Tentang keistimewaan ,pelayanan Garuda dan Kemegahan Airpot  Changi Singapura telah saya jelaskan pada seri 1 dan seri 2 dibawah judul “Pergi apa Pulang “  edisi 4 Juli 2024 yang lalu. Dengan beberapa Komunitas sosisal di Singapura mengadakan penggalangan dana dengan mengumpulkan uang kecil atau recehan di tempat perbelanjaan di   Airport   Changi.

 

 

 

Seorang anak perempuan tengah dicek tinggi badannya di Posyandu. (Foto: Istimewa)

Jangan Kaget kata Adharta, karena uang yang terkumpul luar biasa besarnya. Angka tepatnya saya tidak tahu ujarnya, tapi setidaknya mereka bisa membangun tempat singgah dan membiayai anak anak yang memerlukan pembiayaan terutama yang mengalami penyakit kebutuhan khusus. Saya teringat kembali 10 tahun lalu seorang sahabat saya Almarhum bapak Jefrey Dompas (Salam juga buat Ibu Ira istrinya).  Seorang aktifis Katolik yang handal.  Beliau melakukan pengumpulan dana melalui face book dan SMS waktu itu , Dengan transfer uang 1000 rupiah ke rekening penampungan, Hasilnya lumayan. Ide ini bisa di terapkan oleh KRIS  sambung Adharta, yang sedang mengumpulkan dana untuk menangani Stunting Anak Anak di Wilayah kabupaten  Timor Tengah Utara , Propinsi Nusa Tenggara Timur. Bersama bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, Juga bekerja sama dengan Direktur Jenderal Pelayanan Masyarakat.

Perihal Stunting , sudah panjang lebar saya jelaskan melalui media ini di edisi-edisi  sebelumnya.

Departemen Kesehatan, Republik Indonesia beserta Jajarannya Di bawah pimpinan Ibu Dokter Maria Endang MPH. KRIS bekerja sama dengan Komunitas Perkumpulan Indonesia Tionghoa ( INTI) , Perkumpulan Lions Club Indonesia Distrik 307 B1, Rotary Club International Distrik 3410,  Yayasan Adharta, Yayasan Taruma Negara, Yayasan Atmadjaja, Yayasan Frans Seda, Rumah Sakit Atmadjaja, Rumah Sakit Umum Pusat Ben Mboi di Kupang dan beberapa perusahaan, a.l : PT Bio Farma Tbk, PT Sagi Capri, Wings Group, Nirwana Lestari Kacang Garuda dan beberapa Pabrikan Makanan di bawah Asosiasi Makanan dan Minuman Pimpinan Bapak Adhi Lukman. Juga beberapa Tokoh Nasional dan Pendukung Pribadi (Maaf kalau ada yang lupa saya sebut) . Pengumpulan dana dengan Ide , Small Change, Big Chalenger. Menarik sekali. Kumpulkan Uang kecil anda baik di rumah di Super Market, di Alfamart, di Indo Maret, di Rumah Sakit dimana saja. Nanti kalau sudah terkumpul maka bisa di transfer ke rekening  KRIS atas nama, Perkumpulan Killcovid-19 Bank BCA. Rek no 6380888058.

Baca Juga  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 merupakan titik awal untuk mencapai sasaran Visi Indonesia 2045  : yaitu Indonesia Maju.

Sebagaimana dijelaskan diatas tadi, bahwa di Wilayah kabupaten  Timor Tengah Utara , Propinsi Nusa Tenggara Timur. Bersama bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati, juga bekerja sama dengan Direktur Jenderal Pelayanan.

Pemkab TTU lakukan Pencanangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk sasaran 1000 HPK dan bagi Balita Stunting.

Bertempat di Halaman Kantor Desa Nifunenas Kecamatan Insana Barat, Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara melakukan pencanangan secara serentak pemberian PMT yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2023 bagi sasaran dan balita stunting (Resiko Stunting), Jumat (5/5/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK Kabupaten TTU Ny. Elvira Berta Maria Juandi Ogom bersama pengurus TP. PKK Kabupaten TTU, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD Kepala Dinas P2KB, Kepala Dinas Kominfotik, Camat Insana Barat bersama staf, para kepala desa Se-Kecamatan Insana Barat serta masyarakat dan sasaran penerima PMT Desa Nifunenas. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Robert Tjeumfin, S.Kep.Ns, MPH yang mewakili Bupati Timor Tengah Utara Drs. Juandi David mengatakan bahwa pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka penderita stunting di Kabupaten Timor Tengah Utara. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggandeng semua elemen termasuk di dalamnya adalah Tim Penggerak PKK baik dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa. “Kita bersama-sama bergandengan tangan menuntaskan masalah stunting di Kabupaten TTU dengan melibatkan ibu-ibu PKK dari kabupaten hingga tingkat desa. Hari ini kita canangkan di sini, maka dengan demikian semua desa di TTU wajib melaksanakan kegiatan PMT ini hingga 90 hari ke depan” ucap Kadis Kesehatan TTU Robert.

Lanjut Kadis Robert, PMT ini akan terus diberikan secara rutin kepada sasaran dan anak-anak stunting sehingga pada saat bulan timbang yaitu bulan Agustus yang akan datang diharapkan sudah ada perubahan menurun angka dalam hal ini prosentase prevalensi stunting di daerah kita.

Sementara itu Ketua TP. PKK Kabupaten TTU Ny. Dra. Elvira B.M Juandi Ogom mengingatkan pengurus TP. PKK desa dan para kader di desa untuk senantiasa berkoordinasi dengan  pemerintah desa dan tenaga kesehatan yang ada guna mendukung program pemberian makanan tambahan bagi sasaran dalam 1000 HPK terutama balita stunting yang beresiko. Adapun dana untuk kegiatan PMT ini bersumber dari dana desa tahun 2023 maupun sumber lainnya di desa “Pengurus TP. PKK desa bersama Ibu-ibu kader di desa senantiasa berkoordinasi dan selalu siap untuk mendukung program pemerintah daerah terutama dalam penanganan masalah stunting” tandas Ketua TP. PKK Kabupaten TTU ini. Pantauan media ini, nampak orang tua bersama anak-anak sasaran penerima PMT sangat antuasias dalam memberikan PMT bagi anak-anak sasaran penerima program PMT ini.

Menyambung Pengumpulan dana dengan Ide , Small Change, Big Chalenger. Menarik sekali. Ujar Adharta, Kumpulkan Uang kecil anda. Baik di rumah ,di Super market, di Alfamart, di Indo Maret, di Rumah Sakit dimana saja. Nanti kalau sudah terkumpul maka bisa di transfer Ke rekening  KRIS Atas nama, Perkumpulan Killcovid-19 Bank BCA.Rek no 6380888058. Atau tim penyelenggara akan menjemput di tempat Anda. Dan kami akan mengganti Celengan anda dengan Souvenir Celengan baru yang Cantik Atau anda bisa juga mengirimnya melalui Komunitas anda. Di Gereja, di Vihara, di Mesjid, di Klenteng, dan di Pura dengan memberikan Notifikasi untuk Program Stunting KRIS. Nanti Info ke tim koordinasi melalui WA ke 08119620888 Call Centre KRIS

Baca Juga  Hidden Paradise Negeri diatas awan(Surga yang tersembunyi)

Kami akan mengumpulkan bersama sama. Apa yang akan di lakukan untuk menekan Angka Stunting

Kami akan menerbitkan buku saku baik digital maupun Hard Copy. KRIS akan bekerja secara Holistik dan menjadikan sesuatu yang kecil akan menjadi kegiatan yang berguna bagi anak anak di kabupaten Timor Tengah Utara Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Cegah Stunting, Ahli Kesehatan Minta Pantau Remaja Perempuan :

Ahli Kesehatan Masyarakat Jusuf Kristianto mengimbau kepada pemerintah untuk lebih memantau remaja perempuan. Hal ini disampaikannya dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Jumat, dilansir  dari Pro 3 RRI, Jumat, 14/6/2024.

“Pencegahan ini harus berawal dari remaja perempuan yang akan berpotensi menjadi seorang ibu. Bukan bayi yang baru lahir,” kata, Jusuf. Di Indonesia, sebanyak 32 persen remaja usia 15-24 tahun mengalami anemia. Permasalahan ini banyak dialami oleh remaja perempuan, yang dimasa depan berisiko melahirkan anak stunting.

Jusuf melanjutkan  sekaligus menyarankan kepada pemerintah untuk terus berupaya menciptakan program pencegahan stunting. Walaupun beberapa diantaranya sudah berjalan, namun dirinya mengharapkan agar program ini bisa meluas di seluruh Indonesia.

“Sambil berjalan lanjut Yusuf, kita akan memantau remaja perempuan. Dan selebihnya untuk mengecek adakah yang melakukan pernikahan dini di wilayah tersebut,” ucapnya.

Selain remaja perempuan yang menjadi fokus utama pemerintah, kesehatan ibu hamil juga harus tetap diperhatikan. “Kita akan bantu pantau, apakah pemberian zat besi kepada ibu hamil sudah dilakukan dengan benar atau belum,” ujar, Jusuf.

Pemantauan remaja perempuan yang akan masuk ke dalam program pencegahan stunting ini diharapkan bisa memberikan efek yang positif. Jusuf percaya bahwa pencegahan stunting di Indonesia bisa dicegah dengan baik, asalkan remaja putri bisa lebih diperhatikan kesehatannya.

Lebih lanjut Adharta mengatakan Matahari akan terbit dan bercahaya memastikan keberhasilan Program KRIS menangani masalah Stunting Membantu pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, Banyak yang bertanya , Mengapa di Pilih Kabupaten TTU .Bagaimana dengan kabupaten dan kota yang lain? Program KRIS sangat kecil

Komunitas ini sangat Kecil ujar Adharta, tapi melalui Edukasi sistemilk terstruktur dan massif kami akan berusaha mengajak seluruh komponen anak bangsa bergerak. Anda bisa bergerak, Tidak usah harus melalui KRIS tetapi bisa melalui komunitas masing masing. Menggunakan Project ini, TTU akan menjadi PILOT Project KRIS. Dimana project percontohan ini bisa di Copy Paste oleh siapa saja tanpa di pungut biaya sama sekali. Pesawat A330 900 Garuda bersama KRIS akan terus berjuang. Semoga Para penumpang setia Garuda bisa ikut berpartisipasi dalam proyek ini tutup Adharta. (Ring-o)

Share :

Baca Juga

Metro

Mengenal Idul Fitri 1 syahwal H 1445

Metro

SEAGPI Lakukan  Wisuda Angkatan II Kota Wisata Cilengsi,Bogor  30 Maret 2024

Metro

Freddy Numberi; “ Menuju Bangsa Yang Kuat”

Metro

Iman dalam Tantangan Lingkungan Hidup: Belajar dari “Laudato Si”

Metro

Polresta Bandara Soetta Dicurhati Puluhan Karyawan Kargo

Metro

Mencari teman, Kamis 4 Juli 2024 (Seri ke 2)

Metro

Hidden Paradise Negeri diatas awan(Surga yang tersembunyi)

Metro

Apa Istimewanya Flores Bagi Adharta Ongkosaputra Ketum Kris?

Contact Us