Home / Banten / Tangerang

Sabtu, 6 Juli 2024 - 03:02 WIB

Satpol PP Kota Tangerang Segel Tower BTS di Kedeaung Baru Karena Belum Mengantongi Izin Kota Tangerang Tak Miliki Izin

Kota Tangerang,Liputannusantara.id– Menara base transceiver station (BTS) yang sedang melakukan pemasangan instalasi di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari,  Kota Tangerangdisegel Satpol PP. Penyegelan dilakukan lantaran tidak memiliki dokumen perizinan.

Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Tangerang Irman Pujahendra mengatakan, penyegelan tersesebut berdasarakan Perda Kota Tangerang Nomor 8 Tahun 2018 Tentang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat. Lalu, Perda Nomor 10 Tahun 2023 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Tim pun menyegel bangunan tower tersebut dengan satu papan segel dan dipasang gembok pada pintu masuk. Sanksi administrasi dijalankan atas dasar pelanggaran peraturan daerah yang dilakukan oleh pemilik atau pengelola bangunan tower tersebut,” jelas Irman, Kamis, 4 Juli 2024.

Sementara itu, Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP  Kota Tangerang Tangerang Jose A.V. Cabral, A.P menegaskan, penyegelan pada hari ini atas dasar juga Surat Perintah Kasatpol PP Dengan Nomor 300.1.2.1/2340-Gakumda/2024. Serta, belum memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Diduga RW 07 Perumahan GTA Desa Daon Kec Rajeg, Belum kesentuh hukum terkait mafia gas 3kg

“Penyegelan tower ini berdasarkan hasil evaluasi kita di lapangan. Ternyata bangunan tower ini belum memiliki izin atau belum diperbolehkan untuk operasional dan kami pun langsung melakukan penyegelan dan meminta para pekerja untuk tidak mencopot papan segel,” kata Jose.

Baca Juga  Jelang Liga 3 Nasional di Kota Tangerang, Polisi Gelar Deklarasi Damai Bersama Suporter*

Jose menambahkan, pemilik tower disebut belum memiliki surat persetujuan bangunan gedung (PBG) atau aturan perizinan yang mengatur soal bagaimana bangunan harus didirikan. Kemudian peraturan atau perizinan tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

“Yang mana pajak atau retribusi yang dibayarkan oleh para pelaku usaha ini, bertujuan meningkatkan PAD [Pendapatan Asli Daerah]  Kota Tangerang Tangerang. Kami meminta tak boleh ada aktifitas lagi di lokasi tersebut sampai terpenuhinya dokumen perijinan oleh pemilik atau pengelola,” pungkasnya.

(Marbun)

Share :

Baca Juga

Daerah

Saksi Korban Mohon Kepada Ketua Majelis Hakim Agar Membebaskan Suaminya dari Segala Tuntutan Hukum.

Banten

Intoleran Bukanlah Ajaran Yang Benar, Akhirnya Oknum Pelaku D Dan Kawan Dijerat Hukum Oleh Mapolres Tangerang Selatan

Banten

Uang Rp52 Juta Milik Pedagang Dicuri Usai Jualan, Satu Pelaku Ditangkap

Banten

Satreskrim Polres Serang Tangkap Pelaku Mucikari

Banten

Mafia solar bersusidi  merjalela di Kota Tangerang “Wartawan Dikeroyok, Ketua GWI Mendesak Penegakan Hukum Tegas**

Tangerang

Gandeng Stakeholder, Satlantas Polresta Bandara Soetta Atur Arus Lalu-lintas

Banten

Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari KemenPAN-RB, Kapolres Metro Tangerang Kota Sampaikan Terimakasih Masyarakat

Banten

Wakil Presiden RI Dukung Pembentukan Daerah Otonom Baru Kabupaten Cilangkahan

Contact Us