Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Lapas Jember: Perkuat Pengaman, Razia Kamar Hunian Pemdes Ngepoh Gelar BimTek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Desa Siaga Nataru 2025/2026: Kakorlantas Polri Bagi Pengamanan Jadi Empat Klaster Utama Sekaligus Skenario Antisipasi Cuaca Ekstrem  “Ekoteologi ; Mengamalkan Iman, Melestarikan Lingkungan” Kapolres Jauhari Datangi SMK Yuppentek 1, Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Gangster Remaja Pihak Bandara Sukarno Hatta Bersama Pol PP Kab.Tangerang Gelar Edukasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan

Uncategorized

Rehabilitasi Sosial, Lapas Jember Wujudkan Sistem Pemasyarakatan Humanis & Fokus Pemulihan

badge-check


					Rehabilitasi Sosial, Lapas Jember Wujudkan Sistem Pemasyarakatan Humanis & Fokus Pemulihan Perbesar

 

Jember,Lioutannusantara.id-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, menegaskan kembali komitmennya dalam menciptakan sistem Pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan pemulihan, pada Jumat (07/11/2025). Komitmen ini di implementasikan secara nyata melalui program rehabilitasi sosial yang secara khusus ditujukan bagi warga binaan yang teejerat kasus narkotika.

Kegiatan rehabilitasi ini diselenggarakan dengan menjalin kerjasama dengan pihak ketiga, yaitu Yayasan Gendhog Nemu Sariro (GENNESA). Program ini dirancang dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan, serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali berintegrasi di tengah masyarakat.

Serangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam program ini, meliputi tes urine, sesi konseling individual, terapi kelompok, bimbingan rohani, dan sesi afirmasi diri. Dari pemeriksaan tes urine yang dilakukan, seluruhnya menunjukan hasil: “Negatif untuk semua jenis Napza”. Semua tahapan ini bertujuan menguatkan mental dan spiritual warga binaan.

Kepala Lapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menyatakan bahwa program rehabilitasi ini merupakan langkah nyata dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi warga binaan di Lapas Jember.

“Kami ingin memastikan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan pembinaan yang komprehensif agar siap kembali ke masyarakat tanpa mengulangi kesalahan yang sama,” ungkap Kalapas.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Gendhog Nemu Sariro (GENNESA), Tutik Handayani, juga mengapresiasi dan bangga dapat menjadi mitra strategis Lapas Jember dalam program rehabilitasi sosial ini.

“Keterlibatan kami adalah wujud nyata keyakinan bahwa pemulihan adalah mungkin bagi setiap individu. Program ini bukan hanya tentang menghilangkan ketergantungan, tetapi tentang membangun kembali martabat, mental, dan spiritual warga binaan,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar upaya pembinaan rutin, program ini juga merupakan wujud nyata dari pelaksanaan sistem Pemasyarakatan yang lebih humanis sesuai amanat Undang-Undang Pemasyarakatan. Melalui kegiatan rehabilitasi sosial ini, Lapas Jember menaruh harapan besar untuk dapat menekan angka residivisme dan memberikan harapan baru serta bekal keterampilan hidup yang memadai bagi para warga binaan setelah mereka selesai menjalani masa pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jelang Nataru, Lapas Jember: Perkuat Pengaman, Razia Kamar Hunian

10 Desember 2025 - 01:57 WIB

Pemdes Ngepoh Gelar BimTek Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Desa

10 Desember 2025 - 01:23 WIB

Siaga Nataru 2025/2026: Kakorlantas Polri Bagi Pengamanan Jadi Empat Klaster Utama Sekaligus Skenario Antisipasi Cuaca Ekstrem

9 Desember 2025 - 20:58 WIB

Kapolres Jauhari Datangi SMK Yuppentek 1, Ajak Pelajar Jauhi Tawuran dan Gangster Remaja

9 Desember 2025 - 12:19 WIB

Pihak Bandara Sukarno Hatta Bersama Pol PP Kab.Tangerang Gelar Edukasi Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan

9 Desember 2025 - 10:16 WIB

Trending di Uncategorized