Home / Tangerang / TNI/Polri

Jumat, 19 Januari 2024 - 16:46 WIB

Polisi Sita 30.257 Butir Obat Terlarang dari Toko Kosmetik dan Sembako di Tangerang*

 

KOTA TANGERANG, Liputannusantara.id-Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, menyita 30.257 butir obat terlarang siap edar dalam penjualan dan pemasaran secara langsung dan online atau daring dengan sistem COD. , yang disamarkan dari sejumlah toko kosmetik dan toko sembako.

Seluruh barang bukti berupa obat terlarang sebanyak 30 ribu, 257 butir tersebut terdiri dari Tramadol, 19.232 butir, Hexymer 11.021 butir dan Alprazolam 4 butir.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kasat Narkoba, Kompol Zazali Haryono, didampingi Kasi Humas Kompol Aryono mengungkap, ribuan butir obat terlarang daftar G yang dijual tanpa izin ini didapat dari 14 tersangka yang diamankan jajaran.

Adapun 14 tersangka ini berinisial, MR (24), MD (22), MU (21), MA (21), AM (30) RH (22) Th, IK (28), NN (25), KR (24), AS (21), NN (25) ZL (29), MK (25), MM (32), MH (26) dan RM (27).

Baca Juga  Polda Banten Hadiri Peletakan Batu Pertama Rutilahu di Kecamatan Jawilan

“Dari tangan mereka disita berbagai jenis obat seperti Tramadol, Hexymer dan Alprazolam tanpa surat izin edar,” kata Zazali dalam konferensi pers, Jum’at (19/1/2024) digelar di Media Center Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya Jalan Harapan III, Babakan, Kota Tangerang. Banten.

Zazali menyebutkan, pemasaran obat-obatan terlarang tersebut dilakukan secara langsung berkedok toko kosmetik dan toko sembako, termasuk dijual secara daring/online dengan sistem penjualan cash on delivery (COD) kepada penggunanya.

Baca Juga  Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Pemilu 2024, Polda Banten Laksanakan Patroli Gabungan*

“Pengungkapan ini berdasarkan informasi masyarakat yang resah terhadap peredaran barang haram tersebut. Seluruh barang bukti dan tersangka didapat dari berbagai wilayah Polsek Jajaran, total jumlah didapat sebanyak 30.257 butir. Dari hasil ungkap kasus ini kita telah menyelamatkan ribuan orang/jiwa dari pengaruh obat terlarang,” paparnya.

Selanjutnya, Pasal yang disangkakan adalah Pasal 435 Subsider Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan.

Dimana dijelaskan bahwa, setiap orang yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan /atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar persyaratan keamanan, khasiat/kefarmasian, dan mutu dipidana pidana penjara selama 12 Tahun.

Marbun

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolresta Barelang Gelar Konferensi Pers Ungkap Tersangka Peredaran Gelap Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 3.962,58 Gram dan Kokain 2.037 Gram

Tangerang

Kebakaran Pabrik Sendal Kedaung Baru Kota Tangrang

Tangerang

Momen HPN 2024,Kapolres Zain Dwi Nugraha Berikan Surprise Karangan Bunga Untuk PWI Kota Tangerang

Tangerang

Kasat Reskrim dan anggota mengikuti supervisi EMP

TNI/Polri

Bidkeu Polda Banten Laksanakan Kegaiatan Sosialisasi DIPA T.A 2024*

Daerah

Kapolda Banten Apresiasi Pelaksanaan Pengamanan Nataru*

Daerah

Curi Traktor Petani, 1 Orang Ditangkap Polsek Kronjo Polresta Tangerang,*

Tangerang

Serpong Utara Menggelar Musrenbang Tingkat Kecamatan RKPD Tahun 2025

Contact Us