Menu

Mode Gelap
Rapat Konsolidasi Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Banten: Tegaskan Komitmen dan Perkuat Soliditas Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Tangerang Gelar Mapenta Ke-V, Dorong Regenerasi dan Aksi Nyata Kaum Muda Satbinmas Polresta Bandara Soetta Imbau Karyawan Ciptakan Kamtibmas Kondusif Persekutuan Gereja Dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Berbelasungkawa Sedalam -Dalamnya atas Meninggalnya Almarhum Affanb Kurniawan Melalui Pondok Pesantren, Lapas Jember Cetak Santri Teladan Laksanakan Trolling, Kalapas Jember Pastikan Kondisi Aman dan Pembinaan Berjalan Optimal

Uncategorized

Persekutuan Gereja Dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Berbelasungkawa Sedalam -Dalamnya atas Meninggalnya Almarhum Affanb Kurniawan

badge-check


					Persekutuan Gereja Dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Berbelasungkawa Sedalam -Dalamnya atas Meninggalnya Almarhum Affanb Kurniawan Perbesar

Jakarta,Liputannusantara.id-Persekutuan Gereja-Gereja Dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII), saya menyampaikan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Almarhum Affan Kurniawan. Semoga Tuhan memberi penghiburan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa-peristiwa beberapa hari terakhir ini, khususnya demonstrasi-demonstrasi elemenelemen masyarakat baik di kabupaten Pati, kabupaten Bone, di depan gedung MPR/DPR, di Medan, di Makasar dan di beberapa tempat lainnya yang diwarnai dengan berbagai tindak kekerasan, anarkhis, dan bahkan hingga mengakibatkan ada korban yang meninggal dunia, telah benar-benar mendukakan kita dan menimbulkan keprihatinan kita. Oleh karena itu kami menyuarakan:
1. PGLII mengajak seluruh warga masyarakat, seluruh komponen bangsa, aparat-aparat keamanan untuk mengedepankan cinta damai, kebersamaan, kesetiakawanan, serta menjauhi kebencian dan kekerasan.
2. PGLII mendukung sepenuhnya hak-hak tiap warga negara Indonesia yang harus dilindungi oleh negara, di antaranya adalah: Kebebasan, Persamaan, Keadilan, Perlindungan,
Kesetiakawanan dan Mengekspresikan rasa tidak puas dan berbeda pendapat (Expression of Discontent and Dissent).
3. PGLII berpendapat bahwa penyampaian pendapat atau protes oleh masyarakat itu sahsah saja dan dijamin oleh konstitusi, namun perlu mempertimbangkan keamanan dan ketertiban dalam mengekspresikannya, sehingga tidak merugikan masyakat lainnya dan tidak mengarah kepada hal yang anarkhis.
4. PGLII meminta Kapolri memerintahkan agar aparat kepolisian yang menangani massa demonstran untuk tidak bertindak represif dan menjalankan SOP dengan benar. Juga kepada segenap aparat keamanan yang menjalankan tugasnya untuk selalu bersikap sabar, bijaksana dan mengutamakan pendekatan persuasif dalam menanggapi warga masyarakat yang menyampaikan aspirasi mereka.
5. PGLII meminta semua pimpinan PGLII di wilayah provinsi, kabupaten, kota, serta semua pimpinan Sinode Gereja dan Lembaga, dan para Pendeta untuk turut mendoakan, dan berperanserta di wilayahnya masing-masing menenangkan masyarakat, serta turut berperan dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Konsolidasi Pengurus Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Banten: Tegaskan Komitmen dan Perkuat Soliditas

31 Agustus 2025 - 15:57 WIB

Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Tangerang Gelar Mapenta Ke-V, Dorong Regenerasi dan Aksi Nyata Kaum Muda

31 Agustus 2025 - 14:29 WIB

Satbinmas Polresta Bandara Soetta Imbau Karyawan Ciptakan Kamtibmas Kondusif

31 Agustus 2025 - 07:20 WIB

Melalui Pondok Pesantren, Lapas Jember Cetak Santri Teladan

31 Agustus 2025 - 06:20 WIB

Laksanakan Trolling, Kalapas Jember Pastikan Kondisi Aman dan Pembinaan Berjalan Optimal

30 Agustus 2025 - 16:54 WIB

Trending di Uncategorized