Menu

Mode Gelap
Satbinmas Polresta Bandara Soetta Imbau Karyawan Ciptakan Kamtibmas Kondusif Persekutuan Gereja Dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Berbelasungkawa Sedalam -Dalamnya atas Meninggalnya Almarhum Affanb Kurniawan Melalui Pondok Pesantren, Lapas Jember Cetak Santri Teladan Laksanakan Trolling, Kalapas Jember Pastikan Kondisi Aman dan Pembinaan Berjalan Optimal Lapas Banyuwangi Bagikan 50 Paket Makanan Bagi Masyarakat Sekitar Cegah Korsleting Listrik, Kalapas Banyuwangi Cek Instalasi Listrik pada Seluruh Area Lapas

Uncategorized

Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Banten,Syamsul Bahri:Dia Jual Kami Beli

badge-check


					Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Banten,Syamsul Bahri:Dia Jual Kami Beli Perbesar

 

Pandeglang,Liputannusantara.id-Intimidasi oleh pihak pelaksana proyek Spam jaringan perpipaan yang berada di Desa Ranca Tereup Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten ke Ketua DPC Gabungnya Wartawan Indonesia Kabupaten Pandeglang ,membuat Ketua DPD Gabungnya Wartawan Indonesia Provinsi Banten ,Syamsul Bahri ,berang dan mengatakan “kami lembaga kontrol ketika tupoksi kami bekerja sesuai koridor jangan coba-coba mengancam kami tidak takut ente jual kami borong”.

Tak sampai disitu bahkan Syamsul Bahri akan membawa kasus ini keranah hukum pasalnya kalau berita yang disajikan ketengah publik ada yang tidak berimbang silahkan lakukan hak sangah atau hak jawab,bukan pakek ngancam segala.

Pemberitaan yang dimaksud terkait dugaan para pekerja tanpa mempergunakan APD (Alat Pelindung Diri). Namun, bukannya memperbaiki kesalahan, oknum pelaksana malah menantang dengan cara mengajak berkelahi ke Ketua GWI Pandeglang melalui pesan singkat di WhatsApp.

Raeynold Kurniawan mengatakan bahwa ia telah membagikan berita tersebut ke oknum pelaksana beberapa hari lalu, namun tidak di respons, pada Minggu malam Senin (06-07-2025), oknum pelaksana tersebut tiba-tiba mengaktifkan nomor WhatsApp-nya dan membalas dengan nada arogan.

“Oknum pelaksana mengirimkan foto dokumentasi para pekerja yang sedang memakai APD, namun kami memiliki bukti rekaman video yang menunjukkan bahwa para pekerja tidak memakai APD saat bekerja di ketinggian kurang lebih 10M,” ungkap Raeynold kesejumalh rekan Pers.

Raeynold juga menilai bahwa sikap oknum pelaksana tersebut sangat menyayangkan dan diduga telah mengintimidasi dan mengkerdilkan GWI sebagai pewarta. Ia berharap pihak dinas terkait memberikan teguran keras kepada oknum pelaksana yang diduga tidak mematuhi aturan yang diterapkan.

(DIRMAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satbinmas Polresta Bandara Soetta Imbau Karyawan Ciptakan Kamtibmas Kondusif

31 Agustus 2025 - 07:20 WIB

Persekutuan Gereja Dan Lembaga Injili Indonesia (PGLII) Berbelasungkawa Sedalam -Dalamnya atas Meninggalnya Almarhum Affanb Kurniawan

31 Agustus 2025 - 07:13 WIB

Melalui Pondok Pesantren, Lapas Jember Cetak Santri Teladan

31 Agustus 2025 - 06:20 WIB

Laksanakan Trolling, Kalapas Jember Pastikan Kondisi Aman dan Pembinaan Berjalan Optimal

30 Agustus 2025 - 16:54 WIB

Lapas Banyuwangi Bagikan 50 Paket Makanan Bagi Masyarakat Sekitar

30 Agustus 2025 - 16:48 WIB

Trending di Uncategorized