Home / Metropolitan

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:28 WIB

Ini Pandangan Romo Benny Susetyo Staff Khusus BPIB Dan Pdm Rosiana Dalam Diskusi Stop Judi Online Dan Pinjol Dengan Pewarna Indonesia

Jakarta,Liputannusantara.id-Pewarna Indonesia menggelar Acara Obrolan Santai, Media Center PGI, Jakarta Pusat, 08/07/2024.

Acara ini, diselenggarakan menampilkan pembicara seperti Romo Antonius Benny Susetyo, Staff Khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Pdm. Rosiana Purnomo, Kepala Biro Pemuda dan Remaja PGI.

 

 

Turut hadir dalam acara ini adalah Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Harsanto Adi, dengan Johan Sopaheluwakan sebagai moderator dan Elly Wati Simatupang sebagai koordinator acara. Diskusi ini dihadiri oleh anggota PEWARNA Indonesia dari berbagai media. Acara berlangsung dalam nuansa interaktif dan mendalam.

Dalam paparannya, Benny Susetyo menekankan pentingnya rasa keadilan dalam sistem pinjaman online. “Pinjaman tidak boleh membuat bunga berbunga yang memberatkan rakyat,” ujarnya. Beliau juga menyoroti betapa pentingnya karakter kuat seperti dengan mengutamakan kerja keras dan disiplin.

Sementara itu, Rosiana Purnomo menekankan bahaya psikologis dari judi online. “Orang yang kecanduan judi online sangat rawan secara psikologis, selalu ingin menang, dan ini bisa berdampak fatal seperti bunuh diri,” ungkapnya. Ia menyebutkan bahwa ada empat kasus bunuh diri yang dilatarbelakangi oleh kecanduan judi online.

Baca Juga  Penyakit Demam berdarah (DBD) sedang melanda Kota Jakarta

Rosiana juga menyoroti dampak digitalisasi terhadap generasi muda saat ini, “Anak-anak dan remaja menjadi lebih tertutup dan tegang karena terlalu fokus pada gadget mereka”. Era digital menjadi pintu untuk judi online. Judi online dampaknya bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga masalah psikologis dan sosial,” tambahnya.

Benny Susetyo menambahkan bahwa judi online telah menjadi bagian dari budaya yang merusak, membawa masyarakat ke jurang kemiskinan. “Bangsa ini, terkadang seperti bermuka dua, di satu sisi menolak judi, namun di sisi lain praktik judi terus berlangsung karena sudah menjadi tradisi, sehingga masyarakat sulit merasakan kemerdekaan yang sesungguhnya” kata Benny.

Selain itu, Benny menekankan bahwa edukasi literasi digital sangat diperlukan untuk menghambat budaya instan yang dihasilkan oleh teknologi saat ini. “Lembaga keagamaan dan pendidikan harus berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai dan moralitas,” ujarnya.

Pendidikan holistik yang menggabungkan nilai-nilai etika dan moral harus ditekankan, menurut Rosiana. “Budaya harus dipandang dari perspektif Alkitabiah sehingga tidak terjadi praktek-praktek yang tidak benar atau salah,” katanya.

Baca Juga  Dugaan Mafia Solar Subsidi Bagaikan Hantu di wilayah hukum Jakarta Timur,Hingga Kapolres pun Tidak Mengetahuinya???

Judi online, menurut Benny, harus diretas dan dihapuskan karena telah meresahkan masyarakat. “Negara harus membangun proteksi dengan memblokir semua situs judi online dan membuat regulasi yang melindungi masyarakat kecil dan miskin, supaya tidak menjadi korban” tegasnya.

Penegakan hukum yang tegas juga menjadi sorotan dalam diskusi ini. “Para bandar judi online harus ditindak tegas, dan pendidikan keluarga harus diperkuat untuk menghilangkan ilusi dari judi,” kata Benny. “Judi itu sangat menggoda, tetapi kita harus menghadapinya dengan kekuatan moral dan etika yang kuat.”

Diskusi ini menggambarkan betapa mendesaknya peran pemerintah dan masyarakat dalam menangani masalah judi online dan pinjaman online yang telah meresahkan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan masalah ini dapat diatasi dengan baik.
(Redaksi)

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Deklarasi Andika Perkasa Calon Gubernur (Cagub) Jakarta 2024

Metropolitan

Hujan Mengapa Engkau Turun Sampai Membasahi Ku ?

Metropolitan

Makna Paskah(By.Adharta Ongkosaputra ketum KRIS) (Disosialisasikan Ringo,Kabiro Liputan Nusantara DKI Jakarta)

Metropolitan

Peran Sekolah dalam Menerapkan Laudato Si dan Kurikulum Sekolah  Laudato Si

Daerah

Mayday 2024 di Kota Batam Berjalan Aman dan Kondusif, Kapolda Kepri Didampingi Kapolresta Barelang Gelar Silaturahmi dan Syukuran di Temenggung Abdul Jamal Kota Batam

Metropolitan

Mengenal Idul Fitri 1 syahwal H 1445

Metropolitan

Pimpinan Ponpes Tahfidz Daarul Arifin ” Ustadz Songket ” Hadiri Upacara Tradisi Penerimaan Paja Abituren Akademi Militer (Akmil) Angkatan Darat Tahun 2024

Metropolitan

” Tolak Revisi UU Penyiaran !!!

Contact Us