Home / Daerah / Tangerang

Senin, 12 Februari 2024 - 08:42 WIB

BANYAK NYA BANGUNAN LIAR DI TANAH SEMPADAN (PU) KALI CISADANE SEPANJANG KALI BAYUR-MUARA SIAPA YANG DI UNTUNGKAN

Tangerang,Liputannusantara.id-Banyak nya bangunan liar yang berbentuk pabrik dan gudang di sepanjang kali Cisadane hilir(bagian utara) mulai dari daerah kp bayur kelurahan priuk, sampai ke kampung muara, desa muara kecamatan Teluk naga.

bermacam-macam bentuk bangunan sesuai pungsi dan peruntukannya,di antaranya ada pabrik pengolahan plastik, ada pabrik penyucian levis (loundry) ada workshop bengkel, bahkan ada kegiatan limbah dan penyulingan tiner,”ujar kabag investigasi gwi.

hasil investigasi dari media yang tergabung di bawah naungan GWI kabupaten Tangerang, banyak nya bangunan liar ini di indikasikan ada yang di untungkan,yang di duga ada oknum yang Beck up bangunan-bangunan liar tersebut, hasil pantauan mesia di lapangan ada yang sistem sewa,dll,siapa yang menyewakan dan siapa yang di untungkan?,tanggul kali sempadan itu bukan untuk komersil, tapi untuk menguatkan tanggul kali dan penghijauan,”ujarnya.

Baca Juga  Gadaikan Mobil Sewaan, 3 Pria Ditangkap Aparat Polresta Tangerang

sejalan dengan banyak nya bangunan liar di sepanjang kali cisadane, mulai dari bayur sampai ke kampung muara di duga ada yang bermain dan menjadi pem-beck up, ” ujar Uje ketua gwi
kami akan berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan pusat, untuk. membuat laporan kepada kementrian pupr agar di semua area sempadan kali di seterilkan,”ujar uje
masih menurut uje, bahwa sempadan kali itu untuk di pergunakan penguatan tanggul dan penghijauan, “imbuhnya.

Baca Juga  Sebanyak 169 KPM Wilayah Kecamatan Ciledug Nikmati Bansos Rice Cooker Gratis

Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Tangerang Didin Syamsudin mengungkapkan, waktu itu kepada Awak media pemberian sanksi terhadap pelanggar tata ruang, seperti yang tertuang dalam UUPR belum diaplikasikan di Kabupaten Tangerang. Hal ini karena, saat ini Kabupaten Tangerang sedang mempersiapkan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang disesuaikan dengan UU No. 26 Tahun 2007 dan Perda Tata Ruang yang ada saat ini masih mengacu pada UUPR yang lama ( UU No. 24 Tahun 1992). Ditargetkan tahun 2010 Perda RTRW tersebut telah selesai dan kemudian dilakukan sosialisasi kepada masyarakat luas, sebelum sanksi-sanksi pelanggaran terhadap Perda diberlakukan, jelas Didin.

Red

Share :

Baca Juga

Daerah

Gelar Dialog, NPK Indonesia ajak Pemuda Kota Serang Melek Politik

Tangerang

Pastikan Aman, Wakapolresta Tangerang Cek Kantor dan Gudang Logistik KPU

Daerah

Polda Banten Hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu*

Bisnis

Hunian Hotel Melonjak saat Aquabike Jetski Danau Toba 2023

Daerah

HPN 2024, Polres Metro Tangerang Kota Ajak Insan Pers Jadi Cooling Sistem Demokrasi*

Tangerang

Ibadah Raya Pouk Maranatha Sitanala: Pilihan antara Kehidupan dan Kematian”

Tangerang

Gudang oli Palsu di Police line,Sejumlah Pekerja Berikut BB Diamankan Polisi

Daerah

Calon Presiden Prabowo Diprediksi Sejahterakan Indonesia Lewat Hilirisasi.

Contact Us